Anekdot seputar ITB

Anekdot ITB

· – :arrow: Masuknya susah, keluar lebih susah

Kalo orang-orang bilang masuk ITB itu susah, maka anak ITB bilang keluar dari ITB lebih susah lagi (tentu yg dimaksud keluar secara normal). Sumpe dee,, kalo tau gini mah mending dulu masuk UI ajah. Bener-bener berat euy. :cry:

·

- – :arrow: Institut Tekanan Batin

Nyambung ama yg diatas. Tugas, laporan, praktikum, tugas pendahuluan, asistensi, dan bla bla bla lainnya yg,,,,, cape dee……

·

- – :arrow: Mahasiswa ITB yg pernah main ke kebun binatang pasti lulusnya lama

Entah denger mitos ini dari mana. Walau tanpa pembuktian secara ilmiah, probabilitas kasus ini terjadi ada. Makanya ga banyak mahasiswa ITB yg pernah main ke kebun binatang Bandung, padahal letaknya persis di sebelah kampus. Coba aja tanya, bahkan yg udah tingkat 4 pun, kaya’nya ga sampe 10% yg udah pernah main ke bonbin.

·

:arrow: Ketika bertemu dengan alumni ITB, harus ditanya : “lulusnya lewat mana, Mas : sabuga atau anex?”

Waa,,, ini salah satu yg bikin stress. Secara mahasiswa ITB banyak yg di-DO, kalo ketemu dengan orang yg mengaku alumni ITB pun harus ditanya dulu kronologis kelulusannya. Lewat Sabuga dengan cara biasa (diwisuda tentunya), atau lewat gedung rektorat Anex dengan cara luar biasa . Moga termasuk yg lewat Sabuga yaaa…..

·

- – :arrow: Institut Termahal Bangsa

Waduh, emang nie kampus bayarannya mahal. Padahal itu juga udah dapet subsidi dari rakyat. Tapi tetep aja mahal mahal mahal mahalllll

·

- – :arrow: Institut Terbaik? mBahmu!

Semakin ke sini, prestasi mahasiswa ITB semakin menurun. Terlihat dari hasil perlombaan riset/paper/robot nasional. Yg berminat untuk ikutan begituan pun semakin sedikit juga. Entah yaa kenapa? Atau mungkin saya aja yg ga tau……

·

- – :arrow: Menurut salah satu film >> perbandingan jumlah cowo dan cewe ITB = 8 : 1 (itupun sudah termasuk jumlah kucing betinanya).

Tau khan film apa? Itu lhoo yg pernah didemo gara2 syutingnya di kampus. Yahh,, biarpun terlalu dilebih-lebihkan, setidaknya menggambarkan bagaimana keadaan kampus yg “gersang” ini. Huu,,,,,

·

- – :arrow: Cewe ITB Cuma buat cowo ITB, cowo ITB buat semua

Ho ho,,, ini nie yg paten. Awas kalo ada yg macem-macem sama cewe sini.

Maksudnya sie ingin melindungi hak sebagai cowo di sini. Masa’ udah jatahnya dikit, masih direbut sama yg lain? Jangan lah yaa :D

·

- – :arrow: 50 % cowo ITB homo, 50 %-nya lagi,,,, pasangannya

Ini nasib kalo ga dapet pasangan lawan jenis di sini, yaa keinginan pun bisa “berbelok” menuju ke makhluk sejenis. Argh,,,,,,,,,

·

- – :arrow: Institut Tarbiyah Bandung

Weits, gara-gara kebanyakan kader jadi sok2an gini. Amin aja deh,,,,, :)

·

- – :arrow: Institut Teteh Berjilbab

Orang awam yg dateng ke ITB lewat Salman/gerbang depan sie iya-iya ajah. Tapi kalo masuknya lewat belakang bisa berubah pikiran tentang ini. Tapi bener lho,, makanya kalo ngajak keluarga ke Bandung lewat Salman aja. Yg ga soleh pun bisa dianggap soleh :D

·

- – :arrow: Internet Terkena Blokir

Penjaga Cumi ITB memang tak bosan-bosannya memblokir akses para pengguna yg berlebihan & keasyikan di dunia maya. Juga Cumi ini memblokir akses ke situs-situs dengan keycode manga, anime, “xxx”, juga memperlambat akses ke situs useless like Friendster (beneran deh lemot banget. Makanya kalo friendster-an pake warnet di luar kampus).

·

- – :arrow: Intranet Terserang Brontok

Terjadi ketika masa-masa kejayaan virus brontok. Hampir semua kompi di sini memiliki folder di dalam folder dengan ciri berextension *.exe yg menunggu untuk di-klik oleh korban. Bahkan kabarnya, virus yg pernah menjadi 10 besar virus tercanggih dunia ini dibuat oleh mahasiswa ITB. Wallahualam….

·

- – :arrow: Perpus-ku, WC-ku

Disebabkan bentuk, material, dan warna yg gedung perpustakaan pusat ITB yg mirip dengan WC, gedung ini dinobatkan sebagai Wcterbesar di Indonesia. (iya gitu? Bukannya itu emang WC beneran y? dicium dari basementnya juga terasa koq….)

·

- – :arrow: Institut T** Burung

Untuk tahu kejelasannya, silahkan jalan-jalan di jalan ganesha (ps: sedia payung sebelum “dihujani”).

Ratusan (mungkin ribuan) burung koak yg saat ini bermarkas di pepohonan Jalan Ganesha sepertinya telah bersepakat untuk memerangi mahasiswa yg kuliah di pagi hari. Dengan bersenjatakan amunisi dari pengolahan sistem pencernaannya, burung-burung ini dapat memutihkan jalan ganesha seperti salju yg turun di musim dingin.

Menurut salah satu tour guide pariwisata bandung yg pernah kebetulan diajak ngobrol dengan saya, spesies ini merupakan makhluk yg bermigrasi dari pantai di wilayah selatan Bumi (Australia). Mereka mungkin bermigrasi karena ada masalah pada habitat aslinya. Dua tahun sebelum ini (ketika masa awal kuliah), makhluk ini tak ada di Bandung. Namun pernah dijumpai juga bertahun-tahun sebelumnya di Bandung dengan kasus yg serupa. Untuk kali ini, sepertinya mereka sudah bertahan selama dua tahun karena “betah” tinggal di bandung. Entah sampai kapan pasukan ini bertahan untuk “membagikan” cairan putihnya kapada pengguna jalan ganesha.

Oia, kenapa burung koak bersuara koak?

Karena ingin memanggil temennya, “koak,, koak,,” … (’-_-) [goreng pisang, garing pisan]

·

·

- – :arrow: ITB = MIT-nya Indonesia (mBandung Institut of Technology)

I

- – :arrow: Institut Thagut Bergading

H astaghfirullah hal adzim,,,, kenapa thagut gajah ini bisa ada di setiap sudut kampus ya?

:arrow: Katanya mahasiswa ITB ,,,,

Kata anak IPB, “mahasiswa ITB bisa segalanya, selain bertani”.
Kata anak UI, “mahasiswa ITB bisa segalanya, selain jadi dokter”.
Kata anak STAN, “mahasiswa ITB bisa segalanya, selain jadi akuntan”.
Kata anak UPI, “mahasiswa ITB bisa segalanya, selain mengajar”.
Kata anak ITB, “kami bisa segalanya, selain pelajaran di jurusan kami”

-Walah,, ini gara-gara beban mental yg diberikan di setiap program studi yg bikin mahasiswa jadi ogah-ogahan. Tapi entah kenapa kok anak kampus lain bilang kaya’ gitu ya?

·

_____________________________________________________
update

8/2

:arrow: Institut Tambal Ban
Just look at the picture. I can’t comment this

it-ban.jpg it-ban-2.jpg

·

dari hafni & milis

17/2

:arrow: Cabang-cabang ITB

ITB tu sebenernya punya banyak cabang dimana-mana. pusatnya ada di jalan ganesha 10 kota bandung. berikut beberapa diantara cabang2nya:
di amerika namanya MIT (Mbandung Institute of Technology)
di jakarta/depok namanya UI (Universitas Itb)
di bogor nama cabangnya IPB (Itb Perwakilan Bogor)
di bandung utara nama cabangnya UPI (Universitas Pendidikan Itb)
di jatinangor namanya UNPAD (UNiversitas PADahal itb)
di jogja ada lagi cabang namanya UGM (Universitas Ganesha Mbandung)
di beberapa kota di indonesia ada namanya IAIN (Institut Anak Itb Negeri)

dari Salman

:arrow: SUSAHNYA CARI KERJA

Saking susahnya nyari kerjaan saat ini, akhirnya seorang lulusan ITB terpaksa menerima tawaran untuk bekerja di Kebon Binatang Ragunan.

“Apa boleh buat, daripada nganggur…. kerja beginian juga bolehlah, yang penting kan …..halal!” begitu tekadnya.

Maka sejak hari itu, sang insinyur muda mulai bekerja sebagai “monyet-monyetan” .Sepanjang hari, ia harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng monyet sambil mengunyah pisang atau kacang rebus terus-terusan. Dan harus jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya tidak beda dengan monyet asli yang sudah mulai punah. Tak ayal lagi, pengunjung Kebon Binatang Ragunan membludak lantaran mau ‘ngeliat si monyet super yang konon tidak hanya lincah dan gesit, tapi juga cerdas! (Yee…..wong lulusan ITB koq…… -)

Sayang sekali, yang namanya sial itu sulit untuk di-elak-kan, dan…..akhirnya, bisa datang juga. Sedang enak-enaknya jempalitan, tiba-tiba… …..”gedebuk. …..byurrrrrrrr rrrrr…. …” Sang monyet terjatuh ke dalam kandang tetangga…. ..buaya!!

“Waduh, mati aku!” pikirnya sebelon dicaplok ama si buaya-buaya ganas itu. Tetapi ketika mulut buaya2 itu terbuka lebar siap menggigit, dari dalam terdengar suara berbisik…. .“sssttttt. …..mas. … jangan takut…. kami dari UI!” D

dari milis tetangga [ppsdms_0608] << [fsi_fisipui] << andri_solieb@…

______________________________________________________
______________________________________________________

:arrow: “Mana Universitas Terbaik?”

1. Yang paling banyak
Universitas Indonesia adalah universitas yang paling banyak memproduksi menteri. sejak zaman kabinet Orla, Orba, Orde Reformasi, sampai Kabinet Indonesia Bersatunya SBY sekarang ini, alumni UI secara rata-rata paling banyak nyangkut di kabinet. Tapi untuk untuk jadi presiden? Belum pernah.. calon saja beloon ada kok. Sepertinya UI hanya spesialis produsen menteri saja.

2. Yang paling produktif
Ternyata ITB adalah perguruan tinggi yang paling produktif sampai saat itu karena sudah mampu menelorkan dua presiden Indonesia, yaitu Soekarno dan Habibie.

3. Yang paling sial
UGM termasuk kategori yang paling sial, salah satu alumninya, sudah S3, professor (Amin Rais) dan selama 5 tahun “magang” di MPR untuk mempersiapkan diri sebagai calon presiden, dan didukung organisasi alumni pula.. eh ternyata gagal total menjadi presiden..

4. Jagonya strategi
IPB, ternyata adalah yang paling jago dalam hal strategi. Karena tahu persis kapan harus bertindak.. persis saat-saat ‘injuri time’, yaitu pada dari H-2,sebelum hari pencoblosan, memberikan gelar doctor (S3) untuk calonnya (SBY) dan ternyata sukses besar menjadi presiden…

5. Yang paling hebat

Tapi ITB dan IPB jangan sombong dulu, keduanya butuh waktu lama untuk mendididk alumninya (sampai S3 dan professor segala) untuk bisa menjadi presiden, yang paling hebat adalah UNPAD, karena cukup mahasiswa ‘drop out’ Fak Pertaniannyanya untuk bisa menjadi presiden (Megawati)…

sumber : detikcom (01/11/2004 10:04 wib) – nurul hidayati detikcom

:arrow: Gurauan di sekolah

kalau di sekolah dulu ada gurauan:
alkisah 2 kawan lama saling bertemu kembali
“kamu kerja sekarang ngapain? udah kerja?”
“oh sekarang saya ITB”
“wow, jurusan apa?”
“nggak bukan kuliah sih, ITB=Icalan Teh Botol (jualan teh botol)”

dari Salman

54 Responses to “Anekdot seputar ITB”

  1. F4154LMAN Says:

    :D
    wiii.. posting terkeren..
    ayo tambahin lagi yang panjang, tambahin lagi..

  2. mas errick Says:

    keluarnya susah?justru di situlah asyiknya, hehehe…mari kita kuliah lama2

    semoga sesama makhluk hidup di sini bisa hidup berdampingan tanpa saling merugikan. saling menghormati dan jangan saling menyebarkan mudharat…

    :) :) :)

  3. Dhimas LN Says:

    :arrow: F4154LMAN
    Ayo, Man, tambahin yg banyak! yg lain jugaaaa!!!!! 8)

    :arrow: mas errick
    that’s right. Di sinilah letak “nikmatnya” kesengsaraan kampus ini. Harus bener-bener berjuang nie buat lulus lewat sabuga :)

  4. radit Says:

    ·

    50 % cowo ITB homo, 50 %-nya lagi,,,, pasangannya

    Ini nasib kalo ga dapet pasangan lawan jenis di sini, yaa keinginan pun bisa “berbelok” menuju ke makhluk sejenis. Argh,,,,,,,,,

    Wah,pernyataan ini koq sepertinya menjurus pada prodi tertentu ya!?:D

  5. ithaazzahra Says:

    oh..ternyata

  6. zuldgreat Says:

    Entah denger mitos ini dari mana. Walau tanpa pembuktian secara ilmiah, probabilitas kasus ini terjadi ada. Makanya ga banyak mahasiswa ITB yg pernah main ke kebun binatang Bandung, padahal letaknya persis di sebelah kampus. Coba aja tanya, bahkan yg udah tingkat 4 pun, kaya’nya ga sampe 10% yg udah pernah main ke bonbin.

    wakakakakak,,,

    80 saya dah pernah kesana,,, gimana dong???
    .
    .
    .
    ato sebenernya anak ITB yang gak gaul,,, sampe bonbin aja gak pernah dateng…
    :lol:

  7. Sulun Says:

    Tukang tambal ban bilang:

  8. Sulun Says:

    Institut Tambal Ban
    Coba cek di http://s.itb.ac.id/%7Eazki_hakim/sampah/CrEzz..%2812%29x.jpg
    —-
    Ga bisa HTML yah?

  9. F4154LMAN Says:

    tambah ah…
    ITB tu sebenernya punya banyak cabang dimana-mana. pusatnya ada di jalan ganesha 10 kota bandung. berikut beberapa diantara cabang2nya:
    di amerika namanya MIT (Mbandung Institute of Technology)
    di jakarta/depok namanya UI (Universitas Itb)
    di bogor nama cabangnya IPB (Itb Perwakilan Bogor)
    di bandung utara nama cabangnya UPI (Universitas Pendidikan Itb)
    di jatinangor namanya UNPAD (UNiversitas PADahal itb)
    di jogja ada lagi cabang namanya UGM (Universitas Ganesha Mbandung)
    di beberapa kota di indonesia ada namanya IAIN (Institut Anak Itb Negeri)
    di kota2 lain masi banyak sebenernya cuman saya ga hapal namanya satu-satu….

    8)

  10. Dhimas L N ---- (^-^)v Says:

    :arrow: radit
    ehm,, prodi 131 memang spesialis di bidang ini :mrgreen:

    :arrow: ithaazzahra
    ternyata gimana? yaa beginilah keadaan kampus kami

    :arrow: zuldgreat

    saya dah pernah kesana,,, gimana dong???

    yah, qt lihat saja apakah teorema ini benar :)

    .ato sebenernya anak ITB yang gak gaul,,, sampe bonbin aja gak pernah dateng…

    Iya deh yg gaul… 8)
    sibuk ngurusin administrasi di anex nih :lol:

    :arrow: Sulun
    oke, awa’ tambahin gambarnya y!

    :arrow: F4154LMAN
    wow ! eksis juga y ITB :D

  11. purmana Says:

    Nasiiib…. nasiiiib….. :sad: :cry:

  12. Mihael "D.B." Ellinsworth Says:

    Masuk ITB jadi kayak Lingkaran setan begini… :-|

  13. Rachma Says:

    Kalau belajarnya serius, lulus tepat waktu insya Allah tidak susah.
    Kalau menyukai proses menuntut ilmu, stres itu kaya katalis :P
    Mitos tentang berkunjung ke bonbin,,,, duh, kok bisa sih percaya mitos begitu… [anak ITB bukan sih? >:)]

    Dinikmati aja, menuntut ilmu itu menyenangkan.

    Sukses ya….

  14. wed-boku Says:

    Gue dosen bo… gue juga senteresss kalau meriksa ujian dan tugas mahasiswa…helllpp !!!

  15. wed-boku Says:

    (tambahan)
    eh..gue udahlamaa sepuluh taon lebih gak ke BonBin..kali supaya gaksenteresss gue kesana ya..? :roll:

  16. ariandy Says:

    nambahin mas faisalman:
    UGM = Uinstitut Geknologi Mbandung..

    hehehe garing

  17. scooterboyz Says:

    *clingak clinguk cari temen*

    Salam Ganesha….Mulai…

    *ngacirrr*

  18. Holid Azhari Says:

    131?
    ah jangan kau singgung 131. ditempat kami cewek banyak cuma belum waktunya dipublikasi aja coy.

    suatu saat nanti kebenaran akan terbuka 131 akan jadi jurusan idola kaum permpuan. bersabarlah kemenangan segera tiba wassalam

    dari mantan 13194082

  19. Dhimas L N ---- (^-^)v Says:

    :arrow: purmana
    yaah,, dimana ada kesulitan, disitulah ada kemudahan ……
    jalani saja nasib ini (;_;)

    :arrow: Mihael “D.B.” Ellinsworth
    lingkaran, segitiga, jajargenjang, bla bla,,,,, (jadi ga jelas gini :?: )

    :arrow: Rachma
    sughoi! stress adalah katalis. :D
    Soal menuntut ilmu, itulah hal yang amat menyenangkan di sini . doa’kan yaa :D

    :arrow: wed-boku
    waduh ada dosen 151 . Kalo bingung meriksa tugas, tinggal kasih ‘A’ aja kok pak :mrgreen:
    Boleh juga tuh jalan2 ke bonbin. Ajak mahasiswa juga ya, sekalian jadi percobaan :D

    :arrow: ariandy
    krunchy :D

    :arrow: scooterboyz
    Salam Ganesha! bakti kami untukmu : harta, tahta, wanita !
    ((( ((( (;^ ^) ngacir juga,,,,,,,,

    :arrow: Holid Azhari
    8O Wow! Belum dipublikasi ya? percaya deh :lol:
    Tapi,, sementara 131 menunggu jadi idola, 134 sudah jadi idola sejak saat ini nih :mrgreen:

  20. Rahmat Zikri Says:

    bertahun-tahun setelahnya semua akan terasa indah koq… huahaha..

  21. uyuy Says:

    wah, soal mitos bonbin…
    lucu juga neh…
    waktu masih 106, jelas wajib lah…ke sana…
    trus…pindah ke 171…kena wajib kunjungan juga untuk keluwesan tangan meniru gerakan
    walhasil…7 tahun dah…hahahhahaha

  22. reiSHA Says:

    Hahaha… Keren… Ada tambahan lagi ga?

    Institut Terkenal Banget?

  23. Dhimas L N ---- (^-^)v Says:

    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:

    :!:
    :!:
    :!: TAMBAHAN :!:
    :!:
    :!:

    ___________________________________________________
    dari milis tetangga :mrgreen: [ppsdms_0608] << [fsi_fisipui] << andri_solieb@…

    :!: SUSAHNYA CARI KERJA :!:

    Saking susahnya nyari kerjaan saat ini, akhirnya seorang lulusan ITB
    terpaksa menerima tawaran untuk bekerja di Kebon Binatang Ragunan.

    “Apa boleh buat, daripada nganggur…. kerja beginian juga bolehlah, yang penting kan …..halal!” begitu tekadnya.

    Maka sejak hari itu, sang insinyur muda mulai bekerja sebagai “monyet-monyetan” .Sepanjang hari, ia harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng monyet sambil mengunyah pisang atau kacang rebus terus-terusan. Dan harus jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya tidak beda dengan monyet asli yang sudah mulai punah. Tak ayal lagi, pengunjung Kebon Binatang Ragunan membludak lantaran mau ‘ngeliat si monyet super yang konon tidak hanya lincah dan gesit, tapi juga cerdas! (Yee…..wong lulusan ITB koq…… :-)

    Sayang sekali, yang namanya sial itu sulit untuk di-elak-kan, dan…..akhirnya, bisa datang juga. Sedang enak-enaknya jempalitan, tiba-tiba… …..”gedebuk. …..byurrrrrrrr rrrrr…. …” Sang monyet terjatuh ke dalam kandang tetangga…. ..buaya!!

    “Waduh, mati aku!” pikirnya sebelon dicaplok ama si buaya-buaya ganas itu. Tetapi ketika mulut buaya2 itu terbuka lebar siap menggigit, dari dalam terdengar suara berbisik…. .“sssttttt. …..mas. … jangan takut…. kami dari UI!” :D

    ______________________________________________________
    ______________________________________________________

    sumber : detikcom (01/11/2004 10:04 wib) – nurul hidayati detikcom

    :!: “Mana Universitas Terbaik?” :!:

    1. Yang paling banyak
    Universitas Indonesia adalah universitas yang paling banyak memproduksi menteri. sejak zaman kabinet Orla, Orba, Orde Reformasi, sampai Kabinet Indonesia Bersatunya SBY sekarang ini, alumni UI secara rata-rata paling banyak nyangkut di kabinet. Tapi untuk untuk jadi presiden? Belum pernah.. calon saja beloon ada kok. Sepertinya UI hanya spesialis produsen menteri saja.

    2. Yang paling produktif
    Ternyata ITB adalah perguruan tinggi yang paling produktif sampai saat itu karena sudah mampu menelorkan dua presiden Indonesia, yaitu Soekarno dan Habibie.

    3. Yang paling sial
    UGM termasuk kategori yang paling sial, salah satu alumninya, sudah S3, professor (Amin Rais) dan selama 5 tahun “magang” di MPR untuk mempersiapkan diri sebagai calon presiden, dan didukung organisasi alumni pula.. eh ternyata gagal total menjadi presiden..

    4. Jagonya strategi
    IPB, ternyata adalah yang paling jago dalam hal strategi. Karena tahu persis kapan harus bertindak.. persis saat-saat ‘injuri time’, yaitu pada dari H-2,sebelum hari pencoblosan, memberikan gelar doctor (S3) untuk calonnya (SBY) dan ternyata sukses besar menjadi presiden…

    5. Yang paling hebat

    Tapi ITB dan IPB jangan sombong dulu, keduanya butuh waktu lama untuk mendididk alumninya (sampai S3 dan professor segala) untuk bisa menjadi presiden, yang paling hebat adalah UNPAD, karena cukup mahasiswa ‘drop out’ Fak Pertaniannyanya untuk bisa menjadi presiden (Megawati)… :mrgreen:

    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    :arrow:
    ________________________________________________________
    ada lagi yg mau nambahin?

  24. Dhimas L N ---- (^-^)v Says:

    :arrow: Rahmat Zikri
    pasti donk terasa indah.. (itu kalo lewat sabuga) :D
    awa’ percaya deh sama sesepuh yg satu ini :mrgreen:

    :arrow: uyuy
    8O 7 Tahun ? WOW kereennnnn….. (^_^)b

    :arrow: reiSHA
    udah ditambahin lagi dua tuh!
    Emang terkenal Banget ya ITB ni….. (^_^)v

  25. F4154LMAN Says:

    wii panjang sekali..
    updateannya koq ditulis di komentar, nggak dimasukin ke artikelnya mas?

    kalau di sekolah dulu ada gurauan:
    alkisah 2 kawan lama saling bertemu kembali
    “kamu kerja sekarang ngapain? udah kerja?”
    “oh sekarang saya ITB”
    “wow, jurusan apa?”
    “nggak bukan kuliah sih, ITB=Icalan Teh Botol (jualan teh botol)”

  26. Dhimas L N ---- (^-^)v Says:

    :arrow: F4154LMAN
    oiya! ta’ masukin ke artikel aj. sekalian yg punya antum boleh ya

  27. zulfadlillah Says:

    hahaha seru juga yah…

  28. F4154LMAN Says:

    hahaha iya seru..
    iseng-iseng pake google dengan keyword kaya “universitas ganesha mbandung”, “mbandung institute of technology”, plesetan itb, dan yang semacamnya… haha banyak ternyata thread yang bahas ginian :D
    banyak istilah2 aneh dan cerita bodor..
    dan ternyata kemaren gak up to date, soalnya IAIN kan sekarang udah jadi UIN (Universitas Itb Negeri).. STAN = Sekolah Teknik ANak itb.. wkwkwk maksa kali..
    ITS = Itb Tapi di Surabaya.. dsb

    *btw, koq saya nyasar kesini terus :? *

  29. _Ri Says:

    wah, klo di TEDC itu jadi Institut TEDC bandung..he…

  30. Dhimas L N ---- (^-^)v Says:

    :arrow: zulfadlillah
    seru kang, Zul. Makanya tambahin biar banyak :D

    :arrow: F4154LMAN
    Iye ni, ternyata banyak yang mplesetin kampus-kampus. tapi kenapa selalu ada ITB-nya y :?:

    *btw, koq saya nyasar kesini terus :?

    sering-seringlah nyasar . lumayan nambahin statistik 8)

    :arrow: _Ri
    Wah, TEDC mulai ikut2an nih…. :D

  31. M94 ~ solidarity forever « Systems Thinking Says:

    [...] simak di sini anekdot terkait ITB ——- [...]

  32. Jefri Says:

    Masalah perbanding cowo-cewe 8:1 itu kondisi skrg kali ya. Jaman saya dulu masih ada jurusan dg perbandingan 1:3 (satu cewek, tiga tahun sekali)

  33. Andriyana Tresnawan Says:

    Sangat Serius dan Sangat Mendesak:

    Dicari 10-15 Programmer Java dengan berbagai Level Keahlian untuk bekerja di PT Imocha (www.imocha.com.my). Suatu perusahaan Teknologi Informasi Malaysia. Kandidat yang diterima akan bekerja di BOGOR, JAWA BARAT (Tepatnya di Jalan Pajajaran Bogor). Perusahaan Imocha Malaysia membuka cabang unit produknya di BOGOR.

    Tanggung Jawab Umum:

    Koding dalam Java menjadi tugas sehari-hari. Area Pengembangan mencakup Teknologi Cutting-Edge seperti: JEE5, GlassFish, Struts2, Teknologi JAX, Apache Service MIx (ESB) dll.
    Berpartisipasi dalam pendesainan kebutuhan fungsi dan kebutuhan teknis.
    Memberikan ide-ide cemerlang pada tim.
    Dapat bekerja dalam deadline yang ketat namun tetap memelihara kualitas software.

    Tanggung Jawab Programmer Senior (Gaji Rp 6jt+Medical+Jamsostek):
    Memimpin satu atau lebih proyek atau produk pengembangan software.
    Bekerja dengan Manajer Produk untuk memastikan semua keperluan dan persyaratan pengembangan terpenuhi.
    Secara terus menerus melakukan penelitian dan evaluasi terhadap teknologi yang akan membawa perubahan di masa depan pada bidang software.
    Membuat keputusan terbaik dengan pendekatan teknik untuk kebutuhan pelanggan/bisnis dengan mempertimbangkan sisi performa, realibilitas dan skalabilitas.
    Tanggung Jawab Programmer Intermediate (Gaji Rp 4,5jt+Jamsostek+Medical):

    Mengembangkan produk perangkat lunak dengan 1 atau lebih programmer di dalam tim.
    Bisa membuat aplikasi dari scratch atau dari aplikasi yang sudah ada.
    Melakukan diagnosa pada koding dan memberikan bantuan teknis dibidang pemrograman pada tim pendukung pada saat aplikasi harus LIVE.
    Tanggung Jawab Programmer FreshGraduate (Gaji Rp 3jt+Jamsostek+Medical):

    Dengan modal penguasaan OOP, dapat belajar secara cepat dan mandiri mengenai teknologi yang dipakai oleh perusahaan.
    Terus menerus melakukan pembelajaran diri.
    Mengembangkan produk perangkat lunak dengan 1 atau lebih programmer di dalam tim.
    Bisa membuat aplikasi dari scratch atau dari aplikasi yang sudah ada.
    Persyaratan(HARUS):
    Berbakat dan Memiliki hasrat pada dunia pengembangan perangkat lunak
    Fast Learner & Self Starter
    Berpengalamn 3-4 tahun dalam pengkodean Java berskala enterprises (posisi senior programmer).
    Memahami framework J2EE (khususnya Struts 2), layar persistence (JPA/Hibernate), teknologi SOAP, webservice, GlassFish dan MAVEN.
    Bisa berbahasa Inggris minimal pasif.
    Nilai Tambah:

    Memahami teknologi cutting-edge seperti : JEE5, EJB3, Apache CXF, Service Mix dan Spring.
    Paham Oracle.

    Peserta yang berminat harap mengirimkan CV via email ke: andriyana.the.mefax@gmail.com sebelum tanggal 13 Maret. Peserta bersedia bekerja di Bogor!!!! atau kontak HP: Andriyana 0859 2052 1972

  34. nuril Says:

    huahahahahahahaha,, asli, konyol..
    baru baca nih.. :-) )

  35. dipo Says:

    keknya mw jjs ke sini sering2..
    sumpah, ak ngakak tak terkira
    tp tetep santun dan peduli,ko’
    maacih membetq tertawa sore ini :D

  36. catra Says:

    wahh ada yang nyinggung 131 nihhh
    ehehehe

  37. For Your Info - Pemuda Bangsa Says:

    [...] selengkapnya… Tags: itb, kuliah, tekanan bathin [...]

  38. meiy Says:

    anekdot yg keren cat..tapi ITB ato semua PT itu pasti kalah sama PT-ku Universitas kehidupan, cobalah, ITB bakal gak ada apa2nya…:D

  39. agungfirmansyah Says:

    Wah, baru baca…
    Lucu nih… :grin:

    Kenapa anak ITB ga mau jalan2 ke Bonbin Bandung?
    Karena mereka sungkan ketemu sama seniornya yang lagi “kerja” disana :mrgreen: .
    Wong di Ragunan saja nyampai, mana mungkin di Bonbin Bandung ga nyampe. :mrgreen:

  40. Dhimas L N ---- (^-^)v Says:

    >>agung
    parah ente , gung. bener2 ngena tuh cerita bonbin,,,, :D

  41. si Dion Says:

    hahaha !!
    ngakak pas baca Universitas Ganesha mBandung (UGM).
    Ati2 lho bro, nanti kena karmanya, tp smoga aja ngga

  42. ray rizaldy Says:

    si burung itu bukannya buangan dari kebon binatangnya ya?
    katanya gara2 kesal pengunjung bonbin dijatuhi bom busuk melulu, akhirnya pengurus bonbin mengusir burung2 tsb dg menggunakan jurus gelombang (gak tau gelombang apaan?)
    akhirnya tibalah mereka di jalan ganesha 10. memperindah jalan dengan cat putihnya yang menawan. mengusir pkl2 di sekitar ganesha. pak rektor pun senang, karenanya burung itu tak diusirnya. lebih baik burung cat putih dari pada pkl menurutnya. dan sampai sekarang burung2 itu enggan pergi. karena izin pak rektor

    opini dari daku
    CMIIW

  43. ChaL Says:

    ahahha…lucu…lucu…emang anak ITB hebat,,hebat euy, kreatif, salut deh..

    salam dari anTek unhas, makassar, jgn dibandingin dng ITB, bagaikan langit dan sumur bor..heuheu

  44. imoe Says:

    hahahahahah hebat juga niyyyyy postingannya…bagusssssssssssss

  45. Farijs van Java Says:

    welehweleh™…. mahasiswa ITB kreatipkreatip. bisabisanya memuji sekaligus menghina kampusnya. hwehe….

    (^_^)v

  46. weibullgamma Says:

    setuju dengan yang perbandingan 8:1…
    kemaren sempet ke ITB dan lewat salman..turun di Borromeus…naik angkot Pink….
    sayang ga sempat bertemu..mungkin pada kesempatan yang lain, btw, jurusan apa?

  47. onestargurl Says:

    tambah atu..!!

    INSTITUT TANGGA BEJIBUN!!

    yg paling ngerasa yah kaya gue gene, yang anak TPB (T.T)

    still, I Luv ITB!!

    ‘tuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater!!

    (^-^)d

  48. vienz Says:

    hahahaha… kocak, kocak. tapi tau gak, dulunya perpus itu ga berlapis ubin dan berwarna ungu janda gitu loh? tapi perawatannya emang mahal. entah siapa yang begitu pintar dan berinisiatif memasang tegel2 itu di seluruh permukaan bangunan perpus. jadilah dia wc raksasa seperti sekarang ini. wahahahaa…

    tapi sayang, anak ITB jaman sekarang terlalu terlena dengan nama besar ITB, sehingga masuk ITB sudah dianggapnya sebagai pencapaian. padahal masuk ITB justru sebuah beban kalo kita belum bisa membawa perubahan yang signifikan di masyarakat. ah, tapi ga banyak jg yang menganggap itu penting sih. sekarang kebanyakan orientasinya terlalu ke profesi, sementara yang mau mengabdi atau emang berminat dengan ilmunya sendiri ga banyak.

    wahwah, serius amat yah, gue? hakhakhak!

  49. fathah Says:

    Wkwkwkwk..
    Ampe ngakak bacanya..
    Ayo diterusin lagi biar panjaaaaang… :D

  50. AL Says:

    Sumpah lucu banget…

  51. arinvsfayra Says:

    hikz… hikz…hikzzz…
    bacaannya mengharukan sekali?
    Lho???

    gwa jadi malu nih, bukan anak ITB….hohoho
    tapi tetep eksis kalo maen keluar bandung ditanya

    “kulyah dimana rin?”
    “Polban.”
    “Apa itu???”
    “Poltek ITB”
    “Aduuuhh…. hebat!”
    gubrag!!!!

    maapkan saia kawand, bukan salah saia nama Polban begitu terkenal dengan nama poltek ITB…

    salam kenal iiyyyaakkkzzz…..
    eniwei, slaen design wp nya keren, postingannya lucu2 yah…(ngiri! ngiri!)
    ajariiiiinnnnnnnnnnnn…………………….

  52. arinvsfayra Says:

    iyyaaakzzzz….
    kayanya wp lebih keren dari blogger (which is lebih gampang juga “katanya”)
    then,
    karena gwa masi proses pembelajaran,
    bisa tolong dikasi bimbingan blogging di wp?
    tetep ya inti nya begitu!!!!!!

  53. Himaho (unit homo ITB), pantaskah? « ~ Continuous Improvement ~ Says:

    [...] awak pikir cuma main-main & becanda doank, makanya pernah nyinggung hal ini di postingan ini, ternyata emang komunitas ini ada di kampus. Bahkan sempet-sempetnya mengajukan diri sebagai unit [...]

  54. anita Says:

    Hahahahaha…lucuuuu..
    btw saya baru tau yang ini…
    “Perpus-ku, WC-ku..”
    Iya gitu????

Leave a Reply