Bisa gak yah berlari mengejar ketertinggalan ini?
Kalo inget orang-orang itu, jadi malu rasanya. Cuma bia mengamati dalam diam.
Sudah tertinggal jauh dari mereka. Dan semakin kesini, juga semakin jauh rentang ketertinggalannya.
Kalau sepuluh tahun lagi bertemu, kayak gimana ya rasanya? Mungkin mereka sudah jadi orang-orang hebat di negeri ini. Sementara saya cuma jadi beban negara aja (semoga engga.. amin).
Sekarang saya cuma bisa berusaha untuk berjalan semakin cepat. Banyak tembok yang menghadang di depan. Tapi intinya saya ga boleh menyerah sekarang! Belum waktunya beristirahat.
Terus saja berlai dan berlari semoga mimpi Agan bisa tercapai…