antaitel

whoaaaaaa,,, Udah lama ga nulis di mari… 4 bulan lebih gan. ckck,,,, kasian banget blogger yang satu eni nih

WordPress pun sudah banyak berubah, jadi udik sendiri deh ane. Nyobain theme baru, UI baru, sambil ngetik postingan baru. Buat ngetik juga rasanya udah agak beda. Seperti masih perlu penyesuaian untuk bisa membiasakan diri lagi untuk ngeblog di sini.

Cerita mengenai aktivitas selama masa galau ini,,,, yaa gitu deh,,, ga seru :P . Kelanjutan kehidupan gw berikutnya pun masih entah kemana, bisa jadi di Tangerang, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Semarang, Solo, atau bisa dimana aja. Life must go on, hari llibur tetep on  :D

Yaa kalau saat ini sie,,, jalani dulu yang bisa dilakukan. Untuk kehidupan perbloggingan gw, moga bisa teteup jalan juga, ya ga coy? bismillahirrahmaanirrahiim

Admin gak lagi-lagi (sok) sibuk TA

Dhimas Lazuardi Noer, ST

Dhimas Lazuardi Noer, ST

Alhamdulillahirabbil alamin
Segala puji syukur bagi Allah, akhirnya gw diwisuda juga. huahahaha,,, dasar sarjana tua.

Hmm,, selama pengerjaan TA yang bertahun-tahun ini, tak terasa juga blog ini telah terbengkalai cukup lama. Sebenernya bukan karena ga sempet diurus gara-gara TA sie. Waktu buat ngeblog tentu ada, tapi gw ga pengen aja blog ini jadi kambing hitam. ya ga men?

Eniwei, dengan ini gw nyatakan selamat kepada Dhimas Lazuardi Noer, S.T. atas gelar barunya. Semoga bermanfaat bagi Tuhan, bangsa, dan almamater. Amin ya robbal alaminnn…


Mars ITB

Dengan ini admin juga akan mengganti homepage “admin lagi (sok) sibuk TA” yang membosankan dan sudah berjamur (karena udah berbulan bulan ga diganti) itu dengan homepage seperti blog biasa. Terimakasih juga kepada 215 doa yang ada, insyaAllah udah disebut ucapan terimakasihnya di kata pengantar tugas sarjana gw. Terima kasih :)


Skrinsut homepage lama

Hello Hello Hello Hello World!

Ternyata usia blog ini sudah semakin tua, empat tahun tepatnya. Jika disamakan dengan manusia, umur 4 tahun adalah usia dimana perkembangan mereka dalam belajar sangat pesat. Umumnya manusia mulai belajar cara membaca dan berhitung pada saat ini. Maka dari itu blog ini sudah sedianya juga masuk ke TK 0 kecil, agar dapat belajar sekaligus bermain bersama teman-temannya (apa coba).

Ya udah sekian dulu. Halo dunia!

Beach

Sementara ini pake theme baru dari wordpress: Beach.

Ini screenshotnya. Tampilannya lebih berwarna & ada second menu. Suasananya lebih ceria & nuansa pantainya bikin awak jadi pengen ke laut lagi :)

Kekurangannya: ukuran widget kurang lebar, ga bisa upload header pict, dll.

Oia, ada siluet hiu di bagian bawah blog

ScreenShot dhimaskasep.wordpress.com in BEACH Theme

ScreenShot dhimaskasep.wordpress.com in BEACH Theme

Faktor yang mempengaruhi lamanya waktu membuat post di blog

ada polling menarik yang dibuat dailypost.wordpress.com di postingan terbarunya mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat sebuah tulisan di blog.

Hmm, kalo saya sendiri biasanya nongkrong sekitar 30-60 menit mulai dari mengklik “add new post” sampai mengklik tombol “publish”. Dan ternyata sampai postingan ini dibuat, hasil di polling menunjukkan pilihan terbanyak jatuh pada 30-60 menit.

Sebenernya sie kalo sekadar nulisnya, paling 5-15 menit udah selesai. Tapi khan kudu “ngehias” dengan gambar biar lebih ganteng lebih bagus dan kadang perlu memberikan beberapa referensi link biar sok ilmiah pembaca lebih ngerti dan dapat menjelajah lebih lanjut. Jadi ada tambahan waktu untuk loading nunggu upload atau nunggu waktu halaman referensi terbuka. Jadi kalo ditotal sekitar 30menitan.

Tapi kalo dipikir-pikir lagi,,weh,, sepertinya saya terlalu banyak membuang waktu. Gimana caranya ya biar menghasilkan tulisan dengan kualitas sama dengan kecepatan lebih tinggi? Okey, kalo gitu di-list aja faktor-faktor yang mempengaruhi lama waktu penulisan:

- Berat/tidaknya tema sebuah tulisan

Semakin berat tema tulisan, maka semakin lama. Kalau sekadar diary biasanya lebih cepat. Tapi kalau berhubungan dengan expertise umumnya lebih lama.

- Panjang tulisan

Ya iya lah :D . Semakin panjang tulisan maka semakin lama

- Kecepatan akses internet

Cukup berpengaruh. Terutama berhubungan dengan proses loading ketika membuka halaman dan uploading.

- ‘Menghias’ postingan

Menaruh dan mengedit gambar, menyisipkan video, memberikan referensi link,

Juga termasuk mengatur ukuran font & heading, mengatur tulisan bold italic underline strike, perapihan alignment, warna font, dsb.

- Faktor sang blogger

Mood pada saat menulis, focus (kalo ngeposting sambil makan bisa lama kayak kebiasaan saya. Lama makannya maksudnya :P . Atau sambil ngerjain T.A.), juga termasuk faktor ragu-ragu untuk menekan tombol publish :mrgreen:

- Faktor komputer/tools yang digunakan

kalau pake keyboard warnet bisa lebih lama dibanding keyboard leptop :D ,

- Faktor keimanan

hmm,, sepertinya ga terlalu berpengaruh. Mohon maaf :D

- Faktor lainnya

Poin ini adalah poin wajib bagi seorang yang membuat list opini tapi belum mensurvei :D . Untuk mencegah poin lain yang khilaf tak tercantum di poin-poin sebelumnya

Sekian dulu tulisan tentang faktor yang mempengarui waktu yang dibutuhkan seorang untuk membuat postingan di blog. Semoga bisa membantu agar kita dapat lebih efektif dalam menggunakan waktu ketika menulis blog. Sebenarnya ada satu faktor lagi yang paling berpengaruh, Laa haula wala quwwata illa billah. Kurang lebih maksudnya adalah jika Allah mengizinkan untuk bisa memposting dengan cepat, maka itu bisa terjadi; jika Allah memutuskan untuk tulisan baru jadi dalam 1 hari, itu pun yang akan terjadi.

Sejarah Ngeblog

Oke, jadi ceritanya 3 hari terakhir ini saya buntu mau posting apa di blog ini. Pikiran susah mikirin yang lain selain ‘itu’. Tapi karena harus ada yang ditulis sebagai bagian dari #postaday2011 , maka saya akan tetep ngeposting di blog. Selama ini saya nyoba cari sendiri tentang topik apa yang mau ditulis, tapi kali ini karena udah mentok saya pake aja salah satu ide dari blog dailypost.wordpress.com :)

Jadi Topiknya adalah “Why do you start?“; What made you decide to start a blog? If you’ve blogged about this before, go back and read it. Is that still the reason? What’s changed?

Hmm,, buat ngejawab pertanyaan ini,saya coba mulai merunut saat pertama kali ngebuat blog. Blog pertama yang saya bikin itu di multiply tahun 2006. Dulu itu ga tau awak apa itu blog dan ga tau multiply itu buat apa. Karena baru ada akses internet murah dari kampus, saya jadi lebih sering online, hampir setiap situs yang ada pilihan “sign up” itu saya cobain :P . Salah satunya yaa multiply itu. Tapi masalah berikutnya adalah, multiply adalah salah satu situs yang dihambat aksesnya oleh kampus karena kebanyakan dipakai buat ngedonlot mp3, jadi situs ini sekelompok ama friendster. Dulu itu juga saya ga tau kalo multiply bisa jadi tempat donlot mp3 dan ga tau kalo termasuk situs yang dihambat aksesnya. Walhasil, setiap kali nyoba ngedit-ngedit, yang ada cuma gregetan karena aksesnya yang llllaaamma, jadilah itu blog yang terbengkalai selama berbulan-bulan :D

multiply
Jadi, jawaban pertama tentang pertanyaan mengapa saya mulai ngeblog adalah coba-coba, itu juga kalau yang didefinisikan dengan ngeblog adalah “mempunyai blog”. Nah, terus kapan dong mulai ngeblog dengan sebenar-benarnya ngeblog (istilahnya ga banget ye :P )?

Kali ini berlanjut di tahun 2007. Ini dimulai saat ada akses internet unlimited di asrama ppsdms (yeah,, udah ga ada lagi hambatan ngakses prenster :P ). Tapi, berhubung ni asrama punya visi misi masa depan untuk mencetak futur leader, eh future leader, maka adanya internet pun diupayakan untuk memberikan kebaikan sebesar-besarnya bagi Indonesia (haiahhh). Dan salah satu konsep yang digulirkan adalah dengan membuat blog.

Walhasil dibuatlah akun di wordpress ini dan satu lagi di blogspot (dhimasln.blogspot.com), karena dua itu adalah provider blog gratisan yang lebih keren dibanding multiply. Awalnya lebih cenderung make blogspot karena bisa diotak-atik dengan lebih leluasa, tapi mulai beralih ke WP karena jauh lebih user friendly dan fiturnya semakin banyak.

 

dulu sering ngebandingin antara wordpress dengan blogger (blogspot)

So, alasan memulai ngeblog di generasi kedua dunia blog adalah karena ngeblog adalah program asrama, dan karena ada akses internet gratis. Sebenarnya program itu ga wajib sie, tapi karena saya orang yang suka nyoba-nyoba, toh akhirnya dibuat juga & terus diapdet blognya sampai sekarang :) . Oia, dulu itu judul blog pertama saya di blogspot dan wordpress ini adalah, “Perjalanan mencari ridho-Nya,,, dan yang diridhoi-Nya” sebelum diganti judulnya. Ternyata sampai sekarang status saya masih dalam mencari yang diridhoi-Nya :P

Lalu cerita pun berlanjut. Ternyata ada situs lagi yang disebut dengan situs tempatnya ngeblog selain di multiply, blogspot, dan wordpress. Sebutlah ini generasi ketiga dan keempat ngeblog saya, yaitu situs mikroblogging twitter (@dhimasln) yang dibuat April 2009, dan kompasiana (kompasiana.com/dhimasln) dibuat oktober 2009. Kenapa saya ngebuat akun di dua situs ini adalah karena saya sudah ga gaptek lagi kayak dulu :P , jadi bukan cuma karena coba-coba atau karena dipaksa.

 

profil kompasiana/dhimasln

Untuk kali ini, twitter dan kompasiana tidak membuat saya meninggalkan kekasih lama saya di wordpress. Mereka hanya sebagai penambahan saja. Masih-masing situs punya kelebihan sendiri. WordPress yang lebih enak buat eksistensi, kompasiana buat diskusi, dan twitter yang lebih sederhana.

Sekian sejarah ngeblog bung dhimaskasep nu kasep pisan :)

Error

Akhir-akhir ini sering mengalami error page di internet. Kalau kemarin sore hingga malam blog ini error. Ga bisa ngeposting. Di halaman add new post cuma muncul blank screen warna putih. Setelah konfirmasi ke wordpress, akhirnya bisa dipakai lagi. Dengan sedikit error lagi di awal, khususon di bagian RSS Reader yang tiba-tiba menampilkan posting lama sebagai unread.

Selain itu browser (google chrome) juga sering error. Entah kenapa tiba-tiba banyak halaman yang ga bisa ditampilkan. Padahal tadinya bisa, tapi tiba-tiba setengah dari semua halaman yang ingin dibuka malah ga bisa, bahkan termasuk google search itu sendiri. Muncul keterangan seperti ini di browser “Error 105 (net::ERR_NAME_NOT_RESOLVED): The server could not be found.” . Di-clear cache & cookies, tapi masih tetep error. Udah dibenerin yang lain-lainnya sesuai petunjuk dari google support, tapi masih juga sering error. Sekitar seminggu begitu terus. Tapi sekarang alhamdulillah udah engga error lagi, entah kenapa :?: .

Tapi jenis error yang disebut di atas bukanlah apa-apa. Yang paling bikin repot adalah kalau yang error itu adalah manusia. Manusia, apalagi jaman sekarang, masih sering error. Error karena masalah fisik, error karena masalah pekerjaan, error karena masalah keuangan, atau error karena masalah cinta. Tapi yang paling repot itu kalau errornya di hati kita.

Yang salah sering dianggap benar, yang benar sering dianggap salah. Ustad-ustad dipenjara, koruptor “dibebaskan” dari penjara. Lagu-lagu pop bisa dihafal, tapi Al-Quran dibaca pun jarang. Ulama-ulama dicaci, artis-artis dijadikan idola. Datang ke mall bisa berjam-jam, datang sholat jamaah di masjid 10 menit saja tidak tahan.

Kalau yang error itu manusia, ngebenerinnya bakalan lebih susah. Sebagian sie bisa dibenerin kalau datang ke dokter, itu kalau errornya berhubungan dengan kesehatan. Sebagian bisa dibenerin kalau datang ke ustad, itu kalau errornya berhubungan dengan maslaah rohani. Tapi sebagian besarnya lagi ga bisa dibenerin dengan bantuan manusia, tinggal nunggu “hidayah dari Al Wahhab” aja.

Ah,, ngapain juga ngomong kayak gini. Yang lagi nulis ini juga masih banyak error. Apalah awak nie, sekarang juga masih gini-gini aja….