Model Masyarakat Indonesia Abad XXI (*Bad Version)


Kisah ini dimulai beberapa hari yang lalu. Bada sholat Isya, ku berjalan menuju asrama seperti biasa. Dan di tengah-tengah perjalanan pulangku (*duuhh, seolah mesjidnya jauh gituh. Lha wong cuma 10 meter), kulihat adanya sebuah pengumuman tentang peringatan HUT RI ke-62 di dekat asrama. Coba kuperhatikan saja isi posternya, dan disana ada sesuatu yang sangat menarik. Coba deh liat dulu isi posternya. Terus mulai baca dari bagian bawah di bagian perlombaan anak.

Poster Lomba HUT RI

Subhanallah,.. ternyata didikan anak-anak mesjid dari TPA yang dibina bersama teman-teman di PPSDMS tidak sia-sia. Di poster itu kulihat ada loma adzan, kaligrafi, MTQ, doa-doa, pokoknya semua yang berbau islami ada. Luar biasa!!

Terus saya berpikir….. kira-kira bisa ikut bantu dimana ya untuk perayaan HUT RI kali ini?? Kubaca kembali poster tersebut dan menemukan sesuatu yang janggal tertulis di poster. ……..

Coba lihat pada bagian kelompok umur dewasa………..(*sudah?). lihat bedanya lomba yang diikuti anak-anak dengan orang dewasanya? Astaghfirullah hal adzim. Apakah seperti ini minat orang dewasa Indonesia? Gapleh..kartu..PS2 winning..masyaAllah. Akhi, TUGAS KITA BELUM BERAKHIR!! Bangsa ini masih butuh bantuan tangan-tangan kita sebagai SDM yang katanya “strategis”!!

Terkadang, kita tak memperhatikan bagaimana nasib pemuda-pemuda sekitar rumah kita. Yang biasa kita berikan perhatian hanyalah para mahasiswa teman kita, jaringan di kampus, perusahaan, alumni, tokoh masyarakat, ustadz, dan paling-paling anak kecil yang bisa di-TPA-kan di mesjid deket rumah. Lalu bagaimana dengan para pemudanya? Memang kita mungkin sering mengadakan pembiaan untuk para mahasiswa, tetapi pemuda itu khan ga cuma yang jadi mahasiswa aja! Mahasiswa tuh hanya 2% saja dari penduduk bangsa. Walaupun, memang membina mahasiswa merupakan langkah strategis dalam membangun bangsa, karena mahasiswa lah yang akan menduduki posisi-posisi strategis dalam tatanan kenegaraan nantinya, bukan berarti kita jadi tak perlu melirik para pemuda di sekitar kita yang non-mahasiswa. Tidak ! Itu salah besar kawan! Justru mereka lah yang akan terjun langsung ke masyarakat dan tampil di tengah-tengah masyarakat, karena mereka lah masyarakat itu sendiri. “Sesungguhnya bangkitnya suatu bangsa karena tampilnya para pemuda masyarakatnya!”. Tapi kalo yang tampil pemuda yang (*afwan*) ga bener, ya bangsa yang dibangkitkan juga bangsa yang ga bener. Betul?

Terus, solusinya gimana donk? Masa’ sih kita masih tetap berdiam diri menunggu anak-anak TPA didikan kita tumbuh besar dan menggantikan pemuda yang sekarang ada? Masa’ sih kita harus nunggu pemuda yang ga bener (afwan) …ko it ? engga lah! Bangkit kawan, kita orang kuat! Qum fa andzir!

Yu’ mulai ngadain pembinaan untuk pemuda. Mungkin pedekatan awalnya ya… kita manfaatin momen 17-an ini. Bantu jadi panitia mungkin? Atau langsung aja ngajakin liqo (widih.. extrim abiz. Ntar malah kabur lagi.. he2). Atau solusi konkrit lainnya lah???

Piss 8)

Kami tidak mengharapkan sesuatu apapun dari manusia, tidak mengharap harta benda ataupun imalan lainnya, tidak juga popularitas, apalagi sekadar ucapan terima kasih.

Yang kami harap adalah, terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat, serta kebaikan dari Tuhan Pencipta Alam.

LINK artikel ini di tempat LAINNYA

4 thoughts on “Model Masyarakat Indonesia Abad XXI (*Bad Version)

  1. wah jadi inget kosan nih mas… ente ini…

    bisa lewat panitia 17-an. atau bikin pengajian aja. ntar kan ketahuan mana yg rajin mana yg nggak. nah deketin mulai dari yg rajin. atau bikin acara show anak2 TPQ. undang warga2. abis itu follow upnya ada pengajian tadi.

  2. ga segampang itu cing! ane ngurusin FS-Nas aja kagak beres2. ane yg ikut lombanya aja deh. gapleh juga boleh. main di emulator menang terus nih, saatnya untuk merealisasikan apa yg telah didapat di dunia digital.
    o..yeah!!
    soal syuro RW.. harus izin dulu ke DPD setempat ga ya? he2😀 (emangnya mau syuro naon?). kaya’nya si Aep udah okeh tuh

Ketik komen di mari gan.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s