There is always a better way

Yah,,, beginilah hidup. Terkadang suatu hal yang kita anggap sudah kita lakukan secara maksimal, dengan pengorbanan yang teramat besar pula, namun mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Padahal, jika kita coba untuk berpikir lebih baik lagi, dengan persiapan yang matang dan menganalisanya dengan cermat, maka kita dapat menemukan cara yang lebih baik dengan mendapatkan hasil yang jauh lebih optimal.

Seperti yang pernah dikatakan oleh salah seorang dosen PSK&E, “There is never a best way, but there is always a better way”. Akan selalu ada cara yang lebih baik sehingga kita harus terus mencari dan melakukannya (continuous improvement).

Barusan juga coba ngeliat-liat ada komik yang seolah menggambarkan kejadian yang baru saya alami berkaitan dengan finding a better way ini . Walaupun ketawa juga ngebacanya, tapi semoga bisa diambil pelajaran buat masa depan nanti.

Semoga terus menjadi lebih baik, amin,,,,,,

-liat komiknya yuu,,,->

Advertisements

Risalah Manajemen Dakwah Kampus [Revised]

rmdk-revised.jpg

Alhamdulillah, buku Risalah Manajemen Dakwah Kampus edisi revisi yang diterbitkan oleh GAMAIS PRESS, bisa antum download di sini.

Bagi kami, ilmu itu akan menjadi lebih berkah jika dapat disebarluaskan, bukan begitu?

Buku ini dipersembahkan bagi antum para aktivis Lembaga Dakwah Kampus untuk membantu dakwah di kampus antum. Bukan untuk standarisasi, tapi hanya sebatas pegangan, yang berisi masukan-masukan untuk kegiatan ke-LDK-an di kampus antum.

Semoga dengan ini, perjuangan dakwah di kampus-kampus se-Indonesia akan menjadi lebih baik. insyaAllah…..

-ayoo LDK!!->

Pengalaman adalah guru yang “berharga”

A : Assalamualaikum, akhi B. Siapa gurumu?

B : Pengalaman

A : Kenapa kau jadikan pengalaman sebagai guru?

B : Karena pengalaman itu “berharga”

A : Memangnya,,, berapa harga pengalaman itu?

B : Kalo pake nasi, telor, sama tahu,,, belinya di Sumedang, antum ditungguin bis, dapet dua suap saja, ga dibungkus, dapet minuman panas, totalnya 10.000

A : ????

B : biarlah “pengalaman” itu yang menjawabnya ………… ()

A :

Terbanglah Wahai Elang-Elang Muda!

“Finally, I cannot teach you anything. I can only help you to find it within yourself. Just find ‘it’. Then, achieve your own greatness! Terbanglah wahai elang-elang muda!”

Inilah pesan yang masuk ke HP saya pagi ini. Pesan dari kang Ida, supervisor PPSDMS Bandung, yang telah menemani kita sebagai peserta angkatan 3 PPSDMS sejak awal kami berada di sini (Agustus 2006).

“Yah, memang pada akhirnya, motivasi internal lah yang akan membuat kita dapat menjaga idealisme ini”. Begitulah salah satu hal yang disampaikan oleh beliau pada saat-saat terakhir menjadi supervisor di sini. Memang idealisme ini masih dapat kita jaga selama masih di asrama, tapi setelah keluar, mungkin saja kita dapat berubah.

Saya sendiri pun mengharapkan banyak hal yang bisa dilakukan dari asrama ini. Terlalu banyak, jadi mungkin akan dibahas di lain waktu, insyaAllah. 2 tahun pembinaan di asrama tak boleh menjadi hal yang sia-sia belaka. Masih ada satu semester lagi, kawan! Mari kita tunjukkan prestasi-prestasi kita! Bahkan jikalau tak memungkinkan pun, kita masih memiliki berbagai kesempatan di masa depan untuk mewujudkan impian kita bersama.

Wahai para pemimpin masa depan, bangkitlah, dan terbanglah! Sudah saatnya elang-elang itu dilepaskan untuk membuktikan seberapa tinggi mereka dapat terbang.

Continue reading