Pernyataan Sikap Anti Israel

pernyataan-sikap-anti-israel


PERNYATAAN SIKAP

Pusat Komunikasi Nasional Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus

(PUSKOMNAS FSLDK) Indonesia

TENTANG: PERINGATAN 60 TAHUN KEDZALIMAN ISRAEL

Eksistensi Negara Israel yang dideklarasikan pada 14 Mei 1948 merupakan fenomena ganjil di era yang menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia seperti saat ini. Sebuah negara baru dengan penduduk baru di tanah rakyat yang sebagian besar telah diusir keluar, dan kini wilayah yang diduduki menjadi konflik paling berdarah di Timur Tengah.

Ternyata pembentukan Negara Israel tak hanya didasari oleh motivasi geopolitik dan finansial, tetapi juga keyakinan Kabbalistik bahwa dunia akan dipimpin ‘Ratu Adil’ di mana Amerika Serikat dan Israel nantinya akan menjadi negara terkuat di dunia. Ide pembentukan Negara Israel ini tercetus sejak lama dan untuk mewujudkannya para Zionis menggunakan berbagai cara dan rekayasa.

Tak hanya mencaplok tanah rakyat Palestina, Israel melumpuhkan sendi-sendi kehidupan Palestina dan membantai ratusan ribu? jiwa tak berdosa, termasuk perempuan dan anak-anak. Israel hendak berkuasa di Palestina dengan menjadikan bangsa Yahudi sebagai mayoritas dan menjadikan rakyat Palestina sebagai minoritas. Tentu rakyat Palestina tak tinggal diam dan melakukan perlawanan. Dalam ulahnya berbuat kerusakan, Israel selalu didukung oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Bahkan kini Israel makin gencar melakukan serangan terhadap Palestina.

Oleh karena itu, kami Lembaga Dakwah Kampus yang tergabung dalam Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia yang dikoordinasikan oleh Pusat Komunikasi Nasional Lembaga Dakwah Kampus (PUSKOMNAS LDK) Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Jamaah Nuruzzaman Universitas Airlangga Surabaya, hari ini, Kamis 15 Mei 2008, menyatakan sikap bahwa kami :

1. Menolak berdirinya negara Israel di tanah Palestina dan mengutuk keras penjajahan Zionis Israel terhadap bangsa Palestina yang telah menyebabkan berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia di Palestina.

2. Mendukung perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Palestina untuk membela tanah airnya dari penjajahan dan mempertahankan kemerdekaan, kehormatan, dan hak-haknya.

3. Mengecam keras upaya-upaya Israel, Amerika, dan sekutunya yang dengan sengaja menciptakan krisis kemanusiaan di wilayah berdaulat Negara Palestina dan menghambat proses perdamaian di Palestina.

4. Menghimbau para pakar sejarah dan peneliti independen untuk melakukan investigasi terhadap peristiwa Holocaust yang menjadi latar belakang eksodus masif bangsa Yahudi dan didirikannya negara Israel di bumi Palestina, agar rakyat Palestina terbebas dari penderitaan atas kejahatan yang tidak mereka lakukan dan pihak-pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan dan menerima konsekuensi perbuatannya itu.

5. Menghimbau seluruh umat Islam untuk mengaktualisasikan rasa nasionalisme Islami. Hal ini dapat dilakukan dengan menghimpun dan memberdayakan segenap potensi yang dimilikinya untuk berkiprah memajukan negara, selanjutnya membawa negaranya kepada pergaulan dan kerja sama internasional dengan ruh ukhuwah untuk membantu menghapuskan penderitaan bangsa-bangsa lain yang terdzalimi seperti Palestina.

6. Mendesak para pemimpin Arab, Islam dan dunia Internasional, serta PBB dan organisasi-organisasi Islam internasional untuk bertindak tegas, memberikan pembelaan terhadap bangsa Palestina, dan melepaskan diri dari segala tekanan dan intervensi negara tiran dan sekutunya.

7. Menyeru bangsa-bangsa di dunia untuk menjadi bangsa yang merupakan “Rahmat Bagi Seluruh Alam”, menjadi bangsa yang berkontribusi positif bagi dunia, tidak menindas dan mendzalimi bangsa lain, dan berlomba menorehkan prestasi dalam memajukan peradaban umat manusia.

8. Menyeru Pemerintah RI agar berperan aktif mewujudkan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa lain yang kini masih berada di bawah cengkraman penjajahan, seperti Palestina, serta melepaskan diri dari segala tekanan dan intervensi negara tiran dan sekutu-sekutunya sebagai bentuk penghargaan kepada Palestina yang telah memberi dukungan dan pengakuan atas kemerdekaan RI.

Demikian pernyataan sikap kami. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, taufiq dan hidayah, serta keteguhan iman kepada kita semua, umat Islam, dalam menunaikan amanah sebagai Khalifah di bumi. Allahu Akbar!

Surabaya, 15 Mei 2008

Ketua Pusat Komunikasi Nasional

Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus

Dani Setiawan

Ketik komen di mari gan.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s