SKB Ahmadiyah terbit, solusi kah?

SKB Ahmadiyah terbit, solusi kah?

Surat keputusan Bersama yang dibuat oleh 3 menteri : Menteri dalam negeri, menteri agama, serta Jaksa Agung, tentang Ahmadiyah telah terbit. Isinya berupa pelarangan jemaat Ahmadiyah dalam penyebaran agama.

Di satu sisi, jemaat ahmadiyah merasa kecewa dengan SKB ini. Namun di sisi lain, banyak umat yang merasa kurang puas terhadap isi SKB yang dirasa kurang tegas. Berikut adalah 6 butir isi SKB 3 menteri tentang Ahmadiyah :

1. Memberi peringatan dan memerintahkan untuk semua warga negara untuk tidak menceritakan, menafsirkan suatu agama di Indonesia yang menyimpang sesuai UU No 1 PNPS 1965 tentang pencegahan penodaan agama.

2. Memberi peringatan dan memerintahkan bagi seluruh penganut, pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) sepanjang menganut agama Islam agar menghentikan semua kegiatan yang tidak sesuai dengan penafsiran Agama Islam pada umumnya. Seperti pengakuaan adanya Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.

3. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada anggota atau pengurus JAI yang tidak mengindahkan peringatan tersebut dapat dikenani saksi sesuai peraturan perundangan.

4. Memberi peringatan dan memerintahkan semua warga negara menjaga dan memelihara kehidupan umat beragama dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum terhadap penganut JAI.

5. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada warga yang tidak mengindahkan peringatan dnan perintah dapat dikenakan sanksi sesuai perundangan yang berlaku.

6. Memerintahkan aparat pemerintah dan pemerintah daerah agar melakukan langkah-langkah pembinaan dalam rangka pengamanan dan pengawasan pelaksanaan keputusan bersama ini.

Ketidaktegasan pemerintah (terutama SBY) justru akan menjadi bom waktu sendiri. Mengapa bom waktu? Tentunya karena ketidaktegasan ini (ketidaktegasan dalam menghentikan Ahmadiyah) akan membuat umat Islam sadar bahwa agamanya masih “ternodai”.

Bisa saja Ahmadiyah tetap mengadakan penyebaran agamanya (agamanya lho, bukan agama Islam) dengan label “pertemuan keluarga” atau label lain. Bahkan pada butir 3 itu sendiri tidak dijelaskan sanksi seperti apa yang akan diberikan (katanya sesuai perundangan. Tapi perundangan yang mana? Lha wong SKB nya juga baru dibuat).

Seharusnya, ketegasan yang dilakukan pemerintah ialah salah satu dari alternatif berikut :

1. Perintahkan Ahmadiyah untuk bertaubat, dengan mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah Rasul terakhir dan tak ada lagi Rasul setelahnya. Jika para penganut Ahmadiyah sudah menyatakan hal ini, maka tentunya umat muslim akan dengan senang hati menerima mereka.

2. Jilalau alternatif 1 tidak dipilih, maka alternatif kedua ialah : Perintahkan Ahmadiyah untuk tidak membawa nama Islam pada agamanya. Jikalau Ahmadiyah sudah mengaku keluar dari Islam, maka umat muslim pun tak akan mengganggu mereka lagi, karena dengan begini mereka (JAI) sudah tidak menodai agama ini.

3. Bubarkan Ahmadiyah >> inilah alternatif terakhirnya. dengan begini segala aktivitasnya sudah pasti dilarang. Juga sudah jelas bahwa Ahmadiyah tidak boleh ada lagi, apalagi melakukan penyebaran agama dengan membawa-bawa Islam.

Dengan ini, saya harap pemerintah dapat bertindak lebih tegas lagi. Tolong jangan ½-½ dalam menegakkan dien ini. Murnikanlah agama Allah hingga tidak ada lagi fitnah lagi terhadap dien-Nya.

2 thoughts on “SKB Ahmadiyah terbit, solusi kah?

  1. Pingback: Bloggers’ reaction to SKB Ahmadiyah « Shariah @ National Law

  2. Sebelum Nabi Muhammad SAW meninngal beliau telah berpesan tidak ada lagi nabi setelah beliau, sangat jelas kan arti dan maknanya? menurut saya silahkan ahmadiah mendeklarasikan agama sendiri, itu lebih baik dari pada mengaku sebagai islam tapi tidak mengganggab Nabi muhammad sebagai rasul terakir. berjiwa besarlah wahai ahmadiah.. kenapa kalian mau menjadi budak2 kaum kapitalis yang telah menyebarluaskan qauzul fikri, kalian mengaku islam tapi kalian menghancurkan islam itu sendiri, atau sadarkah kalian telah menjadi tumbal dibalik akal busuk oknum2 yang berkepentingan dinegar ini? saya rasa bukan, lebih baik kalian deklarasikan agama sendiri dan buang nama islam dari agama kalian karena itu lebih baik buat ku dan mungkin bagi muslim yang lain…

Ketik komen di mari gan.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s