Untukmu Palestina….

image

Duh,, udah lama banget nih Palestina dijajah, tapi kok ga merdeka-merdeka yah? Jadi inget waktu jamannya ikut aksi palestina dulu. Tahun lalu juga, tepat tanggal 13 desember fsldk masuk koran PR karena aksi palestina. Masih inget judulnya “solidaritas non-stop” & ketika pertama kali kenal ama kang Heykal.

Yo wes lah, ini ada beberapa lirik nasyid yang dipersembahkan bwt saudara-saudara saya di palestina.

Pemuda Palestina – edcoustic
Cita Pemuda – Shotul harokah
Merah Saga – Shoutul harokah
Lirih Pembebas – Shoutul harokah
Sheikh Ahmad yassin – Shoutul harokah
Palestina – Shoutul harokah
Palestina Tercinta- Shoutul harokah


Pemuda Palestina – Edcoustic

Tiada kusesal berdiri di tepian jalan
walau hanya batu senjata ku melawan engkau
ini negeriku dan kami pantas berontak
perang takkan usai sampai Palestina mulia

kusadari sebiadab apa dirimu
dan kau perlu tahu, ada Allah di atas sana

aku kencang berlari
biar ku hadap dengan apa yang ku punya
bunuh saja tubuh ini
biar kusyahid itu mati yang mulia
barisan kami pemuda Palestina

Mimpi jika engkau berharap kami berhenti
perang takkan usai sampai palestina mulia
tanah suci ini kelak akan menjadi saksi
saat kau terima kehancuran bertubi-tubi

aku kencang berlari
biar ku hadap dengan apa yang ku punya
bunuh saja tubuh ini
biar kusyahid itu mati yang mulia

barisan kami pemuda Palestina
Perang takkan usai, sampai Palestina Mulia

 

Cita Pemuda by Shoutul Harokah:

Tapakkanlah kaki di jalan Ilahi
Jangan ragu lagia janji surganya pasti
Kobarkanlah api peperangan suci
Yakin kemenangan janjikan bidadari

Bangkitlah segera wahai pemuda
Jangan terlalaikan oleh buai dunia
Di sana ada negeri Islam terluka
Sadarkan jiwamu untuk membela
Siapkan diri, rangkul senjata
Panjatkan do’a untuk citakan surga
Pekikkan takbir sampai nafas terakhir
Kejayaan di tangan kita

Satu! Hati! bebaskan Palestina
Hancurkan yahudi penjajah
Tegap! maju! dan songsonglah surga
Tak kan pernah gentar
Sampai Al-Quds merdeka

Hahahahahahahahahahaa
Hahahahahahahahahahaa
Aha hahaha Ahahahahaha
Aha hahaha hahahahaha

Satu! hati! bebaskan Palestina
Hancurkan yahudi penjajah
Tegap! maju! dan songsonglah surga
Tak kan pernah gentar
Sampai Al-Quds merdeka

Bangkitlah segera wahai pemuda
Jangan terlalaikan oleh buai dunia
Di sana ada negeri Islam terluka
Sadarkan jiwamu untuk membela
Siapkan diri, rangkul senjata
Panjatkan do’a untuk citakan surga
Pekikkan takbir sampai nafas terakhir
Kejayaan di tangan kita

Satu! hati! bebaskan Palestina
Hancurkan yahudi penjajah
Tegap! maju! dan songsonglah surga
Tak kan pernah gentar
Sampai Al-Quds merdeka

Satu! hati! bebaskan Palestina
Hancurkan yahudi penjajah
Tegap! maju! dan songsonglah surga
Tak kan pernah gentar
Sampai Al-Quds merdeka
Tak kan pernah gentar
Sampai Al-Quds merdeka

 

Merah Saga by Shoutul Harokah:

Saat langit berwarna merah saga
Dan kerikil perkasa berlarian
Meluncur laksana puluhan peluru
Terbang bersama teriakan takbir

Semua menjadi saksi
Atas langkah keberanianmu
Kita juga menjadi saksi
Atas keteguhanmu

Ketika yahudi-yahudi membantaimu
Merah berkesimbah ditanah airmu
Mewangi harum genangan darahmu
Membebaskan bumi jihad palestina
Perjuangan telah kau bayar
Dengan jiwa, syahid dalam cinta-NYA

Lirih Pembebas by Shoutul Harokah:

(Intro. Drum)
Haha hahaha haha hahaha
Hahaha hahaha hahaha hahahahaha
Hu ah hu

Debu-debu beterbangan
Kabut di tanah kemuliaan
Kringat darah bercucuran
Iringi kepergian
Bribu nyawa tlah terbang
Menuju tempat yang dijanjikan
Tapi ghiroh tak kan sirna
Bebaskan bumi anbiya

Debu-debu beterbangan
Kabut di tanah kemuliaan
Kringat darah bercucuran
Iringi kepergian
Bribu nyawa tlah terbang
Menuju tempat yang dijanjikan
Tapi ghiroh tak kan sirna
Bebaskan bumi anbiya

Puing bebatuan tlah menjadi saksi
Kekejaman yahudi bangsa syaithoni
Meninggalkan luka, jiwa terzholimi
Berazam bebaskan Palestina kembali

U ha u
Derap-derap pejuang
Generasi nafas perubahan
Rengkuhlah kejayaan
Goyah jalan disingkirkan

A aa ‘ aaa
A aa ‘ hahahahaha
A aa ‘ aaa
A aa ‘ hahahahaha

U ha hu
Instumrentalia Drum

Debu-debu beterbangan
Kabut di tanah kemuliaan
Kringat darah bercucuran
Iringi kepergian
Bribu nyawa tlah terbang
Menuju tempat yang dijanjikan
Tapi ghiroh tak kan sirna
Bebaskan bumi anbiya

Puing bebatuan tlah menjadi saksi
Kekejaman yahudi bangsa syaithoni
Meninggalkan luka, jiwa terzholimi
Berazam bebaskan Palestina kembali

U ha hu
Derap-derap pejuang
Generasi nafas perubahan
Rengkuhlah kejayaan
Goyah jalan disingkirkan

A aa ‘ aaa
A aa ‘ hahahahahaha
A aa ‘ aaa
A aa ‘ hahahahaha

Hu ha hu
Debu-debu beterbangan
Kabut di tanah kemuliaan
Kringat darah bercucuran
Iringi kepergian
Bribu nyawa tlah terbang
Menuju tempat yang dijanjikan
Tapi ghiroh tak kan sirna
Bebaskan bumi anbiya

Puing bebatuan tlah menjadi saksi
Kekejaman yahudi bangsa syaithoni
Meninggalkan luka, jiwa terzholimi
Berazam bebaskan Palestina kembali
U ha hu

Sheikh Ahmad Yassin by Shoutul Harokah:

Kala fajar, hendak berpendar
Mentari pun belum bersinar
Sebongkah dendam membara
Memburu sang hamba nan bersahaja

Raganya tak seperti kita
Namun smangatnya menembus semesta
Dari kursi roda, mengguncang dunia
Untuk kemerdekaan Palestina

Darah membuncah, menyirami bumi
Tubuhnya terhempas tercabik
Namun dia hidup di sisi Ilahi
Dalam ni’mat abadi

Selamat jalan hai mujahid
Do’a kami mengiringi
Dengan jiwa nan tentram suci
Kepada ﷲﺍ kembali

Kala fajar, hendak berpendar
Mentari pun belum bersinar
Sebongkah dendam membara
Memburu sang hamba nan bersahaja

Raganya tak seperti kita
Namun smangatnya menembus semesta
Dari kursi roda, mengguncang dunia
Untuk kemerdekaan Palestina

Darah membuncah, menyirami bumi
Tubuhnya terhempas tercabik
Namun dia hidup di sisi Ilahi
Dalam ni’mat abadi

Selamat jalan hai mujahid
Do’a kami mengiringi
Dengan jiwa nan tentram suci
Kepada ﷲﺍ kembali

Selamat jalan hai mujahid
Do’a kami mengiringi
Dengan jiwa nan tentram suci
Kepada ﷲﺍ kembali
Kepada ﷲﺍ kembali

 Palestina by Shoutul Harokah:

Palestina, negeri yang tercinta
Tempat suci umat Islam, kiblat yang pertama
Palestina, kini terluka
Tertindas oleh yahudi durjana
Palestina, tanah jihad kita
Berjuanglah kobarkan perlawanan
Intifadhoh ‘ Intifadhoh

Hancurkan, segala, kedzoliman
Tumbangkan, tirani, angkara murka
Langkahkan kakimu
Ayo jangan ragu (Alloh)
Allohu Akbar, Allohu Akbar

Reff :
Majulah serentak, hai mujahid setia
Bebaskan Palestina dari taring penjajah
Majulah serentak, hai mujahid setia
Bebaskan Palestina dari taring penjajah

Binasakan (binasakan)’ Lantakkan (lantakkan)’
Yahudi la’natulloh ‘
Binasakan (binasakan)’ Lantakkan (lantakkan)’
Yahudi la’natulloh
Yahudi la’natulloh
Hahahahahaa hahahahahaa hahahahahaa hahahahahaa
Hahahahahaa hahahahahaa hahaahahaa

Intifadhoh ‘ Intifadhoh

Hancurkan, segala, kedzoliman
Tumbangkan, tirani, angkara murka
Langkahkan kakimu
Ayo jangan ragu (Alloh)
Allohu Akbar, Allohu Akbar
Allohu Akbar, Allohu Akbar
Alloh allohu akbar
Allohu Akbar, Allohu Akbar
Alloh allohu akbar

Majulah serentak, hai mujahid setia
Bebaskan Palestina dari taring penjajah
Majulah serentak, hai mujahid setia
Bebaskan Palestina dari taring penjajah

Binasakan (binasakan)’ Lantakkan (lantakkan)’
Yahudi la’natulloh
Binasakan (binasakan)’ Lantakkan (lantakkan)’
Yahudi la’natulloh
Yahudi la’natulloh

Palestina, negeri yang tercinta
Tempat suci umat Islam, kiblat yang pertama
Palestina, kini terluka
Tertindas oleh yahudi durjana
Palestina, tanah jihad kita
Berjuanglah kobarkan
perlawanan
Intifadhoh ‘ Intifadhoh

Hancurkan, segala, kedzoliman
Tumbangkan, tirani, angkara murka
Langkahkan kakimu
Ayo jangan ragu (Alloh)
Allohu Akbar, Allohu Akbar
Allohu Akbar, Allohu Akbar
Alloh allohu akbar
Allohu Akbar, Allohu Akbar
Allohu Akbar
Allohu allohu akbar

Palestina Tercinta by Shoutul Harokah

Untukmu jiwa-jiwa kami
Untukmu darah kami
Untukmu jiwa dan darah kami
Wahai Al-Aqsho tercinta

Kami akan berjuang
Demi kebangkitan Islam
Kami rela berkorban
Demi Islam yang mulia

Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu
Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu

A aa aaaa
A aaa aaa
A aaa aaaa a a a aa
A aa aaaa
A aaa aaa
A aaa aaaa a a a aa

Kami akan berjuang
Demi kebangkitan Islam
Kami rela berkorban
Demi Islam yang mulia

Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu
Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu

Untukmu jiwa-jiwa kami
Untukmu darah kami
Untukmu jiwa dan darah kami
Wahai Al-Aqsho tercinta

Ya Robbi, izinkanlah kami
Berjihad di PalestinaMu
Ya Alloh, masukkanlah kami
Tercatat sebagai syuhadaMu
Ya Robbi, izinkanlah kami
Berjihad di PalestinaMu
Ya Alloh, masukkanlah kami
Tercatat sebagai syuhadaMu
Tercatat sebagai syuhadaMu
Tercatat sebagai syuhadaMuuu

4 thoughts on “Untukmu Palestina….

  1. “Mereka (muslim) mendiami wilayah yang luas dan sumber daya alam yang kaya. Mereka mendominasi lalu lintas perjalanan dunia. Tanah mereka adalah pusat peradaban dan agama. Mereka memiliki satu keyakinan, satu bahasa, satu sejarah dan satu aspirasi. Tidak ada batas alam yang mampu memisahkan mereka, satu dari lainnya..kalau saja, bangsa mereka bisa tersatukan dalam satu negara, ia akan menggenggam nasib dunia dan memisahkan Eropa dari belahan dunia lainnya. Mengingat betapa pentingnya masalah ini, entitas asing perlu ditancapkan di jantung mereka agar mereka tidak akan pernah bisa bersatu dan menghabiskan energi mereka dalam peperangan yang tidak berkesudahan. Entitas itu juga bisa menjadi alat bagi Barat untuk mendapatkan apa yang sangat dia idam-idamkan.” (Perdana Menteri Henry Bannerman dalam Laporan Campbell-Bannerman terbit di tahun 1907)

  2. Pingback: Kami cinta perdamaian, tapi kami lebih cinta kemerdekaan « ~ Continuous Improvement ~

  3. Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!

Ketik komen di mari gan.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s