Kriteria calon umi,,,, (eh, bukannya dulu udah, mas?)

Sambil terus berpikir tentang nasihat orang-orang, sepertinya saya memang harus meralat & “menurunkan level” kriteria calon umi yg dulu pernah diposting di sini. Memang terlalu kompleks & hampir ga mungkin nemu yg selengkap itu, bisa-bisa awak malah ga nikah2 seperti yg dibilang bung kasyfi. Apa yah? Mungkin cukup satu aja deh kriterianya: MAU! [weqs,,, koq jadi jauh banget, seolah gw ini kaga ada yg mau aja. hahaha]. Oke kita skip dulu aja soal ini deh,, mulai dari prolog nya dulu aja ya….

Hmm,,,lagi-lagi postingan tentang cinta. Ga bermaksud untuk meningkatkan stats blog ini (walaupun efek sampingnya sie ya itu 8) ), hanya saja memang akhir-akhir ini hati ini sedang berbunga-bunga [cie elah,, cem taman kota aja]. Ternyata musim nikah yg dimulai awal tahun ini belom selesai juga. Setelah jadi panitia di walimahnya dika-trian, terus bermunculan undangan-undangan pernikahan dari temen-temen lainnya. Mulai dari milis FF yang ramai membicarakan akh Verry PL’05 & Inna TL’05 yang akan melangsungkan nikahnya bulan depan. mba asti latifa (UI’05, dah lulus pula) & mas nuryazid (ppsdms jakarta) [link] yg ngundang lewat blog tentang nikahnya bulan maret ini. Gil**g & k**ti*a yang juga nikah walopun cuma lewat pesbuk [liat aja statusnya,, makin banyak aja orang bikin sensasi lewat pesbuk,, huehehe]. Juga beberapa angkatan 2005 lainnya di tempat lain yang tak disebut disini. Ya memang itulah titik tekannya, ada pada kata “angkatan 2005”. Ya Allah,, temen seangkatan awak tuh dah pada “menempuh hidup baru” nih,, kapan giliran saya yah???. (nb: mohon maaf ya buat yg bukan angkatan 2005 yg ga disebut disini macem teh anni sospol & yandri juga akh imron irpani ppsdms jakarta . Yah,, saya mungkin hanya bisa memberikan ucapan selamat kepada semuanya yang tidak lama lagi akan melangsungkan pernikahannya, moga bisa membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warohmah & membawa perubahan banga ini kepada yang lebih baik. Jangan lupa mengubah statusnya di facebook dari single/it’s complicated/enganged menjadi married ya & di-link ke FB pasangannya [duh apa pula ga penting ginih.dasar FB addicted!]

Oke-oke,, let’s back to main topic. Menurut salah satu kosultan MJDK terbaik sedunia saat ini [secara belum ada lagi yg disebut konsultan MJDK], kita bisa membedakan karakteristik seseorang dari yang sulit diubah/dibuat dengan karakter yang bisa diubah/dibuat setelah pernikahan. Atau mungkin lebih tepatnya kita akan membedakan karakter yang “emang udah dari sononya begitu” dengan karakter yang “bisa dikompromikan”. Postingan ini akan lebih membahas karakter yg pertama itu, sedangkan tentang karakter yg akan dikompromikan masih memakai yg ada di postingan ini dan akan dibicarakan lebih lanjut dengan “si dia” (sesuai poin 5).

Okey, here they are kriteria calon umi dari fulan bin dhimas versi 2.0 :

1. Muslimah
Alesannya sama, karena saya ini masih normal dan lebih menyukai lawan jenis. He777x

2. Extrovert
Ini penting nih,, awak bener2 ga pengen bikin rumah jadi sepi kalo dapetnya yg introvert juga.

3. Tidak punya penyakit yg mungkin diturunkan
Kasian khan anak kita kalo lahir sudah membawa penyakit genetik?

4. Apa yah? Duh bingung. Harus pake AHP kah? Emm,,,, ffff,,,, oia, saya butuh seorang yang bisa mengelola finansial dengan baik. Bukan berarti dia harus ahli dalam pembukuan & pencatatan akuntansi, tapi lebih pada ciri-ciri seperti bisa berhemat, efektif efisien dalam penggunaan financial capital, anti-korupsi, dan sebagainya.

5. Bersedia merencanakan tentang masa depan perjalanan hidup bersama

Udah ah coekoep 5 aja. Sebenernya di postingan ini cuma mau meralat yg dulu aja. Kasian banyak yg pengen tapi jadi mengurungkan niatnya gara-gara baca postingan yg itu 8) . Lagi pula saya juga bukan orang yang sempurna kok. Duh jadi inget lagunya EdCoustiq,, sekalian jadi penutup yaa….


Maafkan aku jika tak bisa sempurna
Kar’na ku bukan lelaki yg turun dari surga
Ketulusan hatimu anugrah hidupku
Doakan langkah kita tak berpisah
untuk selamanya,,,

Duhai pendampingku akhlakmu permata bagiku
buat aku makin cinta
Tetapkan selalu janji awal kita bersatu
bahagia sampai ke surga,,,,,

24 thoughts on “Kriteria calon umi,,,, (eh, bukannya dulu udah, mas?)

  1. iya nih, d batam jg gtu (especially angkatan 2005)
    dari awal thun mpe skrg ga ad satu pun undangan yg ada nama aku ny,
    bahkan untuk bulan juni en juli aja udah ada temen yg tancep kapling
    (huhuhu8x,,, bsa2 ga kbagian kapling ni)

  2. walah2 cah..
    tenang ja lah bro..
    semuanya itu ada waktunya..
    kita diharuskan bersegera dan bukannya tergesa gesa..
    dulu saya dsering bgt mikir beginian..
    cuma ternya ta setelah dilalui sekian bulan malah membuat hidup jadi gak produktif..
    Mendins sekarang kau tentuin target untuk mempersiapkan apa saja yang akan di bawa ke mertua (entah siapapun dia)…
    jangan sampe sekarang kita mikir jauh2 bgt tapi gak mempersiapkan menuju ke sana..

    ingat kata awak Bung…
    “Semua itu ada waktunya”

  3. @humaira
    iya nih,, gawat kalo ga segera bisa-bisa keabisan,, wahahaa

    @fathim
    iya nih mba sedang mempersiapkan (nyiapin apa coba? hehe)
    udah ga di epeseldeka lagi sie,, bagi-bagi pengalaman ama yg muda. hehe

    @sandi
    oke bro,,,, kudu ikhtiar jeung tawakal nih

    @nanto
    ga juga sih,,, putus asa ngeliat ente. huehehe

    @sulun
    sip bos. awak bakalan pake jalur yg ente saranin deh

    @rino
    wah,,, cantik itu aset yg menurun. kalo masakan bisa di-outsourcing,, haha

    @salam rev
    doa’in aja cepet siap.

    @desy
    ga promosi sie,, cuma membuka lowongan. haha

Ketik komen di mari gan.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s