mengapa golput ?

sambungan dari notes di facebook saya.

17 alasan mengapa golput versi dhimaskasep.wordpress.com?

1. Biar ga bingung

Peraturan KPU yg aneh membuat kita bingung harus dicoblos, dicontreng, disilang, dilingkari, atau dibulatkan&dihitamkan dengan pensil 2B (emangnya SPMB🙂 ).

Juga adanya kampanye-kampanye yg aneh kadang nyuruh kita nyoblos bagian tertentu (waktu jamannya masih nyoblos lho): ada yg bilang coblos kumisnya, ada yg bilang coblos dadanya, ada yg bilang coblos bringosnya. Khan orang jadi lieur. Yg bener kita harus nyoblos kumis, dada, bringos, mata, hidung, mulut, telinga, lidah, jidat, kuping kanan, kuping kiri, pipi, dagu, jenggot, rambut, atau apanya????

2. Mendukung gerakan pencegahan global warming

Dengan tidak menggunakan hak pilih, maka kita telah menghemat pemakaian kertas. Hal ini akan berdampak pada terciptanya lingkungan yang lestari dan masa depan bumi yang lebih baik

3. Agar termasuk golongan suci

Golput berarti golongan putih. Putih berarti suci. Golput berarti golongan yang suci. Suci itu lebih dekat kepada Allah Yang Maha Suci, Subhanallah!

4. Cara praktis memenangkan pemilu

50% pemilu dan pilkada di berbagai daerah dimenangkan oleh Golput. Berdasar data KPU, dengan basis suara 30% di setiap daerah, partai Golput adalah partai terbesar di Indonesia. Makanya kalau mau menang pilihlah Golput! Hidup Golput!!!

5. Biar ga sakit hati

Kata orang, “cobloslah dengan hatimu”. Dengan golput, hati kita ga sakit karena ga dipakai buat nyoblos

6. Meringankan beban sesama

Dengan golput, maka kita secara tidak langsung telah meringankan beban para panitia pemilu & penghitung suara karena tidak perlu repot-repot menghitung suara golput.

7. Menggunakan hak demokrasi

Demokrasi adalah hak, bukan kewajiban. Maka gunakanlah hak kita untuk golput! Allahuakbar!

8. Cerminan Konsistensi kita

Kita dilahirkan dalam keadaan golput. Setelah mati pun kita akan golput. Agar terus konsisten, sebaiknya kita golput.

9. Menumbuhkan sikap ADIL

Setiap kandidat calon berusaha sekuat tenaga mengorbankan harta, jiwa, dan raga (lebay) dalam berkampanye. Sangat tidak adil jika kita hanya memilih salah satunya. Lebih baik kita golput untuk menghargai kerja keras mereka dengan adil & tidak berat sebelah.

10. Menjadikan bangsa ini lebih maju

Di negara maju, jumlah golput sangat besar. Di Indonesia jumlah golputnya masih belum sebanyak negara-negara maju. Mari kita memajukan bangsa ini dengan menambah jumlah golput!

11. Menghargai kerja panitia

Betapa repotnya panitia pemilu ketika mendesain kertas suara, lalu mengeprintnya, dan yang paling berat adalah ketika melipat kertas suara itu. Mari kita hargai kerja keras & hasil karya seni mereka dengan tidak merusak atau mencoret-coret kertas suaranya

12. Memberi contoh kampanye hemat

Berbeda dengan kampanye partai lain, golput menggunakan cara kampanye paling murah. Bahkan anggaran dana kampanye golput pun tak perlu repot-repot dilaporkan ke panitia pemilu ataupun bawaslu.

13. Lawan Amerika

Saat presiden amerika putih, sebaiknya kita ga ikut jadi putih. Sekarang presidennya hitam, maka kita lawan amerika dengan putih (baca: golput).

14. Dijamin tidak korupsi

Hingga saat ini belum ditemukan aleg dari partai golput yang melakukan korupsi (^^)b

15. Lebih berbesar hati & berlapang dada

Biarpun terkadang tidak menang dalam pemilu, pendukung golput tidak melakukan tindakan anarkis seperti yang sering terjadi saat pilkada di beberapa daerah. Sikap lapang dada & berbesar hati ini perlu dicontoh oleh yang lain

16. Membudayakan Hidup Bersih

Biasanya setelah memilih orang akan dikotori tangannya dengan tinta. Hal ini merupakan budaya hidup jorok yang harus kita berantas

17. Kampanye yang efektif dan efisien

Untuk melakukan kampanye golput tidaklah sulit. Cukup copy-paste tulisan ini lalu disebar melalui milis-milis, blog, lewat y!m, ataupun notes di facebook (jangan lupa tag saya yaa! Selamat berkampanye🙂 !

Nb : Berdoalah sebelum di-do’a-kan oleh ulama mui menjadi kodok😀

14 thoughts on “mengapa golput ?

  1. 😀 Jaman sekarang emang serba salah, mo golput yo nggak enak juga, aku udah dititipin banyak orang (yg kukenal) buat nyoblos sana sini, jadi binun sendiri, berhub. dah nggak bisa menghindar lagi (udah janji) yah….. terpaksa deh milih yg terbaik diantara yg terburuk :p

  2. menurut saya: jangan golput selama belum ada partainya.

    Golput itu ga masalah. Masalahnya sekarang, golput belum disediakan lahannya oleh KPU.

    Alangkah baiknya jika ada satu space di kertas suara untuk teman-teman golput bisa mencontreng disana. jadi suara golputnya punya alasan masuk akal, dan tidak tercampur dengan orang-oranag yang golput karena males nyari tau ato males datang ke TPS.

    jadi, selama belum ada space golput di kertas suara, baeknya jangan golput.

  3. Aslkm.sbg warganegara yg baik bukannya kt hrs ikutan PEMILU , bukan GOLPUT kan?tp klu GOLPUT dlm tanda kutip “Golongan putih” yg bersih,peduli , profesional mah harus dikampanyekan, bersama SUKA (SUDUT KANAN) angka 8,bangun Indonesia lbh maju:-)

  4. BANYAK PARTAI BIKIN BINGUNG

    Sudah menjadi pedoman hatiku, bahwa dalam pemilihan umum 2009 kita harus menentukan pilihan secara bijaksana. Tapi semua partai peserta pemilu, tiada kupandang tinggi, semua sama tak sapun mendapat keistimewaan.

    Karena bingung, aku membuat suatu undian. Di atas sekelumit kertas kutulis nama-nama partai. Akhirnya kertas itu kugulung sama serta kumasukkan dalam sebuah kotak kosong, yang kemudian kugoncang-goncangkan.

    Dengan mata terpejam kuambil sebuah diantara gulungan-gulungan kertas itu. Ketika gulungan itu sudah kukembangakan, kubuka mataku secara perlahan-lahan. Jantungku turut berdebar keras, Ketika salah seorang di antaranya memperoleh kemenangan.

    Ketahuailah… bahwa yang berhasil memperoleh kemenangan adalah……………………………

    inilah gambaran bimbang masyarakat, apa yang dijanjikan partai politik tak jua mencapai biduk kebahagiaan.

    sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/

  5. mungkin tulisan ini u hiburan saja, tp byk yg comment serius.. (mungkin loh..😀 )
    *bahkan alasan2 seperti ini tdk terfikirkan oleh awak..😀

    klu golput, dan partai non-islam menang, wah berabe tuh. ga mau golput..😀

  6. Maaf ya mas, kenapa ya setelah membaca tulisan ini saya mendapat impresi bahwa konten tulisan ini kosong.

    Let’s get things a little bit serious. Saya mau membahas sedikit salah satu poin di atas.

    7. Menggunakan hak demokrasi

    Demokrasi adalah hak, bukan kewajiban. Maka gunakanlah hak kita untuk golput! Allahuakbar!

    Di atas hak selalu ada kewajiban yang harus dilaksanakan. Inilah yang selalu dijadikan tameng oleh kebanyakan penduduk Indonesia dalam memperjuangkan “hak”-nya. Kewajiban kitalah untuk turut serta membangun negara ini, salah satunya dengan berpartisipasi di pemilu (ngga golput). Barulah, ada “Hak pilih” yang bisa digunakan atau tidak, dan jika anda tidak menggunakannya maka anda tidak melakukan kewajiban anda, begitu singkatnya.

    Sisanya tidak patut untuk didiskusikan karena menurut saya alasan-alasan tersebut sangat bersifat bercanda, bahkan dibuat-buat.

    Terima kasih ya, maaf kalau kurang berkenan. >_<

    ~sekalian blogwalking

  7. 😀🙂😀 iya … nyontreng, abis pemilu lalu kan nyoblos skarang ko nyontreng😀 sori telat reply-nya, tapi sapa tau postingan ini masi awet sampe pemilu yg akan datang🙂
    Yg lucu dari pemilu kmaren, budhe, pakdhe n mbahku yg rata2 udah tuwa saking binunnya malah asal nyontreng, nggak liat siapa ato dari partai apa, malah ada juga yg diratain dicontreng smua, alasannya supaya adil n akur😀
    disela2 antrian ada yg nyeloteh “c4lon w4kil rakyat… tuh seperti montor mogok, waktu ngadat minta dorong, tapi saat mesin dah idup.. berangkat nggak ngajak2 (ninggalin asap doang😀 ) -cuman guyonan n semoga yg jadi nggak spt itu😀

Ketik komen di mari gan.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s