Influensa A (aka. Flu Babi)

Ajegile Bandung akhir-akhir ini dingin banget. Pagi, siang, sore, malem,tetep aje dingin. Makanya jangan mandi (lho?). Kalo kata orang sie suhu dingin ini merupakan gejala awal musim panas. Tapi begitu udah masuk musim panas, maka panasnya juga ga kalah ama panasnya orang yang kena flu babi. (lha kok nyambungnya ke flu babi?)

Jadi gini ceritanya coy, sejak sekitar dua hari lalu awak kena flu. Moga-moga aja sie bukan flu 811 (baca: eight one ‘en one / H1N1). Tapi bisa jadi ini emang swain flu.

Mengapa ada kemungkinan H1N1?

Karena gejalanya mirip. Menurut berbagai sumber, beberapa ciri-ciri penderita flu meksiko ini ialah sebagai berikut:

  • Panas badan melebihi 38 C >> nah badan awak emang panas
  • Terasa lelah (Lethargy) >> iya nih sering capek. Mau mijetin?
  • Tidak ada nafsu makan >> nafsu makan sayuran ga ada
  • Hidung mengalir >> emangnye hidung gw fluida? Tapi kalo cairan hidung memang banyak
  • Merasa sakit tenggorokan bila menelan >> bila menelan tulang ikan iya
  • Batuk >> ehm ehm…
  • Otot-otot sakit >> sejak pindah-pindah barang kosan sie gitu
  • Sambungan tulang nyeri >> kok tau tadi gw nabrak meja?
  • Diare >> dah lama ga pup
  • Mual-mual dan ingin muntah >> masakan gw emang ga enak ye?

Oke-oke, gejala yang menandakan awak kena virus Orthomyxoviridae emang cuma suhu tubuh panas, hidung berair, dan sering terasa mual. Tapi bukan berarti lepas kemungkinan kalo aye kena flu babi. Diberitakan di Tribun Jabar pada tanggal 26 Juli lalu, Bandung adalah kota dengan suspect flu babi terbanyak. Nah, lho…..

Sampai hari ini, sudah 495 orang di Indonesia yang terkena kasus flu babi. Lantas apakah saya akan menambah daftar panjang pasien penderita swain flu ini? Lalu bagaimana bisa saya menyelamatkan dunia? bagaimana dengan nasib dunia yang bergantung pada saya? tidaaakkk <<(kebanyakan baca komik jadi gila). lanjut mang…

Apakah influensa A itu penyakit mematikan?

Katanya sie flu ini hanya mematikan di Meksiko dan ga mematikan di negara tropis, makanya awalnya flu ini juga disebut dengan flu Meksiko. Tapi ini khan baru katanya. Awak susah menemukan sumber terpercaya yang bisa memastikan bahwa flu ini ga mematikan. Bisa jadi ketika saya sedang jalan di Dago, terus mau nyebrang jalan, lalu flu menyerang, bersin tiba-tiba, terhenti sejenak, lalu ketabrak mobil, kemudian meninggal. Nah kalo gini khan jadi mematikan, ya ga? hehe

Tapi awak tetep nunggu jawaban resmi dan jelas dari dokter jiwa yang ahli atau WHO.

Apakah flu babi haram?

Haram. Jangan dimakan, hahaha

Apakah babi diharamkan karena flu babi?

Ada beberapa orang yang mulai melebih-lebihkan kasus flu babi dengan mengkaitkannya dengan keharaman. Padahal satu-satunya alasan yang jelas mengharamkan babi adalah karena keharaman babi disebutkan dalam Al-Qur’an.

Saya meminta kepada para ustad agar jangan mengkaitkan haramnya babi dengan penyakit cacing pita, flu babi, perbandingan dengan kandang ayam, dsb. Memangnya kalo babi dibersihkan dari penyakit itu semua lantas babi jadi halal? Ya, ndak tho.

Kalau kita ditanya mengapa babi haram sebaiknya jangan menjawab karena alasan keterkaitan dengan penyakit atau sejenisnya. Babi haram karena itu perintah Allah, sami’na wa atho’na. Anggaplah ini mirip seperti mengapa buah khuldi diharamkan bagi Adam dan Hawa. Kalo ditanya hikmah diharamkannya babi baru boleh jawab dengan alasan-alasan itu.

Jadi,,, flu babi itu..

STOP dulu bentar. Sebelum dilanjutkan, ada baiknya kita klarifikasi dulu mengenai tafsir nama penyakit ini. Banyak yang salah tafsir kalau babi yang menularkan flu ini. Padahal, penyebab utama menularnya penyakit ini pada manusia disebabkan karena pernapasan. Oleh karena itu WHO telah mengganti nama penyakit ini dengan influenza A (H1N1).

Iya tadinya gw juga mau nanya apakah flu babi itu disebabkan karena mengkonsumsi Sus scrofa domestica. Atau ternyata ada alasan lain. Soalnya khan yang makan babi itu dikit tapi yang kena banyak. Ya suw lah toh udah dijawab.

Terus, gimana cara mencegahnya?

Ini jawaban dari berbagai sumber.

1. Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
2. Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
3. Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
4. Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
5. Jika Anda sakit flu, Anda sebaiknya tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.

Kalo cara nyembuhinnya?

Berdoa

Ada pesan terakhir?

Kalo tak lama lagi saya mati karena influensa A, ada beberapa pesan terakhir yang ingin saya sampaikan kepada umat manusia di dunia. Pertama, berpegangteguhlah kalian kepada Qur’an dan sunnah. Kedua, warisan saya tolong kasih ke orang tua di Tangerang. Boleh juga dizakatkan ke RZI. Ketiga, kasih komen & rating di blog ini. hahaha

3 thoughts on “Influensa A (aka. Flu Babi)

  1. artikel yg bagus…stamina juga harus prima, kalau mau kembali ke alam gunakan saja propolis untuk benteng pertahanan kondisi badan. Banyak merek di pasaran, cari saja mana yg terbaik. Tks

Ketik komen di mari gan.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s