Tangisan Lazuardi

Senja ini kulihat lazuardi menangis
Entah apa yang ia tangisi
Mungkin sedih melihat kondisi negeri ini
Korupsi yang masih merajalela
Pemberantas korupsi berusaha dikriminalisasi oleh ‘pemberantas’ korupsi lainnya
Atau karena pemadaman bergilir yang sering terjadi akhir-akhir ini

Entahlah, aku tidak tahu
Yang jelas air mata tangisannya jatuh ke banyak orang
Membuat banyak orang kebasahan
Membuat banyak orang berteduh
Membuat banyak orang melindungi kepalanya
Membuat banyak orang melindungi barang bawaannya
Membuat banyak orang memayungi orang lainnya untuk sekedar mencari nafkah hariannya

Itulah tangisan lazuardi
Seringkali kita hanya melihat buruknya
Padahal banyak sekali hal baiknya

Tangisan lazuardi ditunggu para petani untuk menyuburkan sawah ladangnya
Tangisan lazuardi ditunggu para tumbuhan agar dapat tumbuh besar
Tangisan lazuardi ditunggu para bunga agar dapat mekar dan memberikan keindahan
Tangisan lazuardi ditunggu oleh para binatang untuk menghapuskan dahaga mereka

Tangisan lazuardi ditunggu,
agar kita dapat melihat indahnya sang pelangi dan bersyukur atas kehidupan ini

PLN : Pemadaman Listrik Negara

Pemadaman Listrik Negara

Ga tau deh apa jadinya dunia sekarang ini tanpa listrik. Hampir semua kebutuhan manusia terbantu pakai listrik. TV dan radio ga bisa nyala karena ga ada listrik, jadi ga ngikutin berita. Komputer ga nyala karena ga ada listrik, jadi ga bisa ngerjain tugas. HP ga nyala karena batere habis dan ga bisa merecharge karena ga ada listrik, alhasil komunikasi juga mati. Laptop batere habis, internet juga mati, jadi ga bisa berinteraksi di dunia maya. Pompa air mati karena ga ada listrik, jadi ga bisa mandi cuci kaskus kakus deh.

Yah,, sepertinya dunia memang sudah sangat bergantung pada listrik. Kebayang kalo orang pedesaan hidup di jaman ini yang tak mengalir listrik di rumahnya, mungkin jadi seperti yang ditulis di sini, dimana hal ini menjelaskan kepada kita mengapa penduduk desa rata-rata mempunyai lebih banyak anak dibanding penduduk kota. Belakangan ini, pemadaman listrik bergilir terjadi di Jakarta. Di berbagai daerah lain di Indonesia juga sudah dari dulu ada pemadaman seperti ini. Bandung juga pernah, walaupun musim ini belum ada pemadaman bergilir (yang saya prediksi kalau PLN dibiarkan seperti sekarang yaa Bandung bakalan kena juga).

Kalo PLN ditanya, jawabannya normatif, ga konsisten. Seolah ingin mencari kesalahan orang lain dan ga mau disalahkan. Kadang mereka bilang “TDL murah, makanya PLN rugi”, atau nyalahin pemerintah “TDL aturan pemerintah, jadi listrik ya terbatas”, atau nyalahin perusahaan tambang “Bahan bakar yang disuplai ke kami sedikit, jadi pasokan juga sedikit”, dan berbagai alasan lainnya yang –bagi saya– terlihat dibuat buat. Atau mungkin mereka telah bekerja sama dengan penjual lilin nasional agar bisa berbagi keuntungan, siapa tahu? 🙂

Padahal PLN itu perusahaan monopoli. Kalau manajemennya cukup baik, harusnya mereka mengerti kebijakan apa yang harus dilakukan. Pemadaman listrik tidak hanya menimbulkan masalah-masalah individu seperti yang dijelaskan di atas. Yang paling dikhawatirkan ialah masalah tadi menimbulkan dampak pada perekonomian baik secara langsung maupun tidak langsung. Industri besar merugi, industri rumah tangga juga, alhasil perekonomian negara bakalan rugi. Belum lagi efek tidak langsungnya, misalnya laporan dikumpulkan terlambat yang menyebabkan perusahaan merugi, presentasi produk gagal dilakukan yang menyebabkan tender gagal, kegiatan akademik terhambat sehingga penelitian gagal, dan sebagainya. Kalau hal ini dihitung, mungkin kita akan bilang bahwa no electricity is more expensive than expensive electricity.

Memang sie, tidak bisa juga kita menuduh semua salah PLN. Atau lebih tepatnya saya mau bilang bahwa ‘tidak semua PLN itu salah’. Bayangkan para petugas operator lapangan yang tiap hari memantau distribusi listrik untuk memastikan ketersediaan listrik ke rumah-rumah, atau petugas pemasangan dan perbaikan kabel listrik yang memeriksa jaringan kabel agar tidak rusak, atau petugas operator bagian pusat sumber daya yang memastikan energi listrik terus tersedia yang diolah dari bahan bakar dan energi yang akan diubah menjadi listrik (air, uap, dsb). Mereka sudah bekerja keras dan mungkin mereka tidak tahu menahu bagaimana bisa terjadi pemadaman listrik. Kita patut juga berterima kasih kepada PLN akan kerja keras yang telah mereka lakukan ini.

Namun, terntunya jika PLN dibiarkan seperti sekarang maka dipastikan masa depan perekonomian dan teknologi Indonesia makin suram. Ada tiga hal yang menurut saya dapat dilakukan, yang pertama ialah mengoptimalkan kinerja PLN. Hal ini menjadi berita akhir-akhir ini di berbagai media. Misalnya dengan mengganti bagian manajemen PLN (direksi dan jajarannya) agar dapat bekerja lebih baik. Atau dengan menyediakan dana bagi PLN untuk membangun infrastruktur dan penyediaan kebutuhan alat PLN seperti pembangkit, transmisi, dll (walaupun saya kurang sepakat dengan solusi yang ini karena kita belum tahu pasti kebutuhan/masalah PLN yang sebenarnya).

Yang kedua ialah menggunakan energi alternatif. Hal ini sudah banyak dibahas namun realisasinya ga nongol-nongol. Banyak energi alternatif yang masih belum termanfaatkan di Indonesia: nuklir, panas bumi, angin, dan lainnya. Namun wacana biasanya terhenti pada perdebatan di seminar atau pada proposal penelitian yang tak kunjung di’restui’.

Tentu solusi yang ketiga ialah dari kita sendiri dengan melakukan penghematan listrik. Mematikan peralatan listrik saat tidak dipakai, menggunakan alat listrik yang hemat daya, serta menggunakan peralatan listrik yang benar-benar diperlukan saja (yang terakhir ini bisa dibaca dengan: tidak menyetel radio keras-keras, tidak menonton acara gosip dan sinetron, dan sebagainya).

Daftar Anggota DPR RI 2009-2014

SiteMap:
Daftar Anggota DPR RI 2009-2014 (diurut berdasarkan komisi)
Daftar Anggota DPR RI 2009-2014 (diurut berdasarkan fraksi partai)
Daftar Anggota DPR RI 2009-2014 (diurut berdasarkan daerah pemilihan)
Pembagian fungsi dan tugas komisi DPR RI, ruang lingkup, partner kerja, plus nomor kontak, alamat, & email

I II III IV V VI VII VIII IX X XI ? JUMLAH
Demokrat 13 13 14 13 14 13 14 13 13 13 12 3 148
Golkar 10 10 10 9 10 10 10 8 8 10 8 2 105
PDIP 8 8 9 8 8 9 8 8 9 8 9 2 94
PKS 5 5 5 6 5 5 5 5 5 5 5 1 57
PAN 4 4 5 4 5 4 5 3 3 4 4 1 46
PPP 3 3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 1 40
PKB 2 3 3 3 2 2 2 3 2 4 1 2 29
Gerindra 2 2 3 2 3 3 3 2 2 2 1 1 26
Hanura 1 2 2 1 2 2 2 1 1 1 2 0 17
JUMLAH 48 50 55 50 53 51 53 47 46 51 45 13 562

.

the 21th

Kayaknya dejavu deh ngeposting ucapan milad dari pesbuk di blog. haha,, dulu mosting di blog siapaa gitu y? tapi ora popo lah, daripada nih blog udah jarang keisi lagi 😛 . Syukron yaa semuanya, jazakumullah khair. Moga diberi keberkahan di setiap waktu dan aktivitasnya. Kalo udah ISO ane kasih cendol ijo lah ke agan-agan semua, haha

Doa ane moga bisa tercipta Indonesia yang lebih baik,dan umat ini semakin diberkahiNYA dan diselamatkan dari berbagai fitnah dan ujian. KPK bisa terselamatkan, korupsi bisa diberantas, serta keadilan bisa ditegakkan di muka bumi (ceelah). doa buat pribadi cukup muda foya-foya,tua kaya raya,mati masuk surga.amin :mrgreen:

Continue reading