Puasa & Merdeka

random things about Ramadan & HUT RI 65

  • quotes dari kaskus : Setiap Agustus rakyat bingung, kita sudah merdeka atau belum?
  • Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945 terjadi di bulan Ramadan. 17 Agustus 2010 juga
  • Sepertinya lomba & perayaan kemerdekaan ga serame tahun lalu. Mungkin wajar karena bulan Ramadan
  • Sepertinya tarawehnya juga ga serame tahun lalu? (Lha ini yang ga wajar)
  • Sholat taraweh di Salman jadi lebih “cepet”
  • Upacara bendera digital? ah,, sangat cocok untuk orang-orang malas, lagi puasa, ga mau kepanasan, ga mau capek, ga mau haus, dan ga mau ketinggalan ngepesbuk. seperti saya misalnya http://www.indonesiaoptimis.org/
  • #indonesia65
  • Ramadan menargetkan jadi mayor di Mesjid Salman ITB? dulu sempet beberapa hari. sekarang dah di ousted lagi 😀 . Harus lebih rajin lagi nih main-main ke mesjid 🙂
  • TA. akhirnya dimulai juga :D,, setelah menyelesaikan bab niat selama satu setengah tahun 😀
  • hah,, kenapa malam sebelum kemerdekaan malah :ngakak ngeliat hashtag #unpadvsitb
  • Puasa sekarang jadi jarang ikut tajil gratisan. hehe,, udah sedikit lebih “tau diri” lah 😀
  • euh,, apa lagi ya? udah deh gitu dulu. mau menikmati malam ini 🙂

(image dari google.co.id di HUT RI 65)

Advertisements

Trailer: Facebook the Movie, Youtube the Movie, Twitter the Movie

Apa jadinya kalau Social Networking dijadikan inspirasi Film? cekidot these 3 trailers:

Facebook The Movie – “The Social Network”

Vodpod videos no longer available.

Youtube Movie – The Video Website

  • “I’m talking about taking the entire humiliating experience of home videos and putting it online.”
  • “We don’t have enough videos of adorable laughing babies.” “Then find more! This is my shot”
  • “The keyboard cat wants more money.”
  • “You don’t get to 500 million subscribers without making a highly fictionalized movie”

Twitter Movie – Rated Awesome

  • “I need to create a way to blog that is as random and incoherent as writing on a bathroom wall.”
  • “The Fail Whale is showing up! — No, what is the Fail Whale? Why do you always go limp when we have fights.”
  • “If you put a ‘tw’ in front of any word it makes it infinitely cooler. Check this out: hey, can I get a twhiskey?”
  • “If Twitter is as useless and as boring as they say it is, then somebody would have tweeted it.”

Okey,, 2 video yang terakhir memang ‘agak’ aneh. Karena memang yang bakalan jadi film cuman yang nomer 1, sisanya trailer film parody aja. haha,, . Tapi sepertinya FB the Movie terlalu didramatisir, mungkin lebih seru nonton yang twitter the movie kali yak, trailernya kocak 😆 .

Berikutnya apa lagi nih? Google the Movie? Kaskus the Movie :mrgreen::ilovekaskus

Menampilkan Tombol Tweet (Tweet Button) di wordpress.com

Ingin dengan mudah men-share sebuah artikel dari blog wp.com ke twitter? Pakai saja tweet button

Belum lama ini twitter secara resmi mempublish tweet button versi twitter sendiri (cek di [postingan ini]). Dengan tombol ini, pembaca dapat dengan mudah men-share postingan dari berbagai situs (termasuk dari blog wordpress.com) melalui twitter, dengan url yang sudah disingkat (http://t.co/s1nGk4tAn) . Jadi kita ga perlu repot-repot buka twitter lagi, terus memendekkan url nya via situs lain (bit.ly, pendek.in, dan sejenisnya), baru dicopy lagi ke twitter dan dibumbui sedikit komentar. Sekarang tinggal pencet tombol tweet, lalu akan muncul jendela pop-up.

Cara menampilkannya?

Nah, sekarang bagaimana cara menampilkannya di wordpress.com. Caranya ialah sbb:

  • Masuk ke bagian “appearance” >> “extras”
  • centang di bagian yang diperlukan
  • klik “update extras”
  • Nanti di setiap post akan muncul tombol tweet di bagian bawah

.

Untuk situs lain selain wordpress, cara menampilkan tweet button ini tinggal meyisipkan code script yang ada di [halaman ini].

Analisis lain: (haiah kayak lagi TA aja)

  • Kelebihan lain dari tweet button ini ialah setiap tweet yang dilakukan oleh pembaca dari postingan kita dapat kita pantau. Kalau tanpa tweet button khan ga ketauan berapa banyak postingan kita yang tersebar di twitter. Walaupun dari pengamatan pribadi sepertinya masih agak bermasalah untuk melihat persebaran tulisan kita di Twittersphere.
  • Url penyingkat yang dipakai adalah t.co , bukan wp.me yang biasa dipakai wordpress

Continue reading

Jikalau Saja Macet dan Pemindahan Ibukota itu….

Jikalau mau memindahkan ibukota hanya karena mau “bebas macet” yang sementara, sedangkan perilaku dan kebiasan pembuat macetnya ga ilang, yaa mending ga usah pindah deh. Cuma bakalan ngerusak alam & makin bikin panas warga saja.

  • Jikalau angkot masih seenaknya memberhentikan kendaraannya,mads
  • jikalau penumpang masih seenaknya memberhentikan angkotnya,hammers
  • jikalau masih banyak yang parkir di pinggir jalan,mahos
  • jikalau angkot masih ngetem sembarangan,mads
  • jikalau pasar masih menguasai jalan,capedes
  • jikalau menteri & pemilik kendaraan pribadi masih nerobos jalur busway,capedes
  • jikalau presiden masih dikawal yang berlebihanhammers
  • dan jikalau-jikalau lainnya baik itu faktor primer atau faktor sekunder penyebab kemacetan tetap ada di ibukota baru, yaa tunggu aja ga sampai 5 tahun juga bakalan sama kayak Jakarta sekarang
Kecuali memang rencananya adalah “ibukota bebas macet selama masa jabatan saya“, yaa itu sie silahkan saja. Tapi saya ga ikutan lho. Cukup ente dan para politisi-tukang-mikirin-diri-sendiri-dan-golongannya-tanpa-memikirkan-masa-depan-generasi-berikutnya aja yang ikut.mahos
.
Atau rencananya adalah membuat kemacetan di seluruh kota besar Indonesia. Yaa tinggal digilir aja yang mana jadi ibukotanya; Bandung, Surabaya, Medan, Palangkaraya, dll. Sampai nantinya Indonesia masuk rekor sebagai negara dengan jumlah kota macet parah terbanyak sedunia. capedes
.
Jujur, ane termasuk orang yang muak dengan Jakarta. Alhamdulillah (astaghfirullah) sempat bersekolah SMA di kota itu selama dua tahun (untung cuma dua tahun). Tapi dua tahun itu sudah cukup membuat awak berazzam tak akan mau menjadikan kota itu sebagai tempat tinggal di masa depan. “Hidup di Jakarta itu tua di jalan“, begitulah kata orang-orang. Mau menggunakan angkutan umum dengan tujuan mengurangi macet, eh pelayanannya ga bisa diandalkan (ugal-ugalan, pelecehan seksual, premanisme, ngetem). Akhirnya semua pengen beralih pake kendaraan pribadi, yang disadari-tapi-tak-diakui jelas berkontribusi menabah kemacetan. Huh,, capek deh.capedes
Kalo ane boleh punya teori nih ye, ada tiga cara mengatasi kemacetan. Pertama yaitu cara yang susah, kedua yaitu cara yang lebih susah, dan ketiga yaitu cara yang lebih susah lagi (lho kok susah semua? Yaa emang, kalo ga mau susah tinggal di hutan aje, dijamin kagak ada macet di sana.) Tentang cara yang susah yaa ini, dengan memindahkan ibukota RI. Nanti tinggal membangun jalan & gedung lagi. Terus tinggal nunggu macet lagi, lalu dipindahkan lagi ibukotanya. Bisa jadi pemerataan pembangunan sekaligus pemerluasan area kemacetan.
.
Kalau cara yang kedua, yaitu yang lebih susah, ialah dengan memperbaiki infrastruktur. Soal beginian ane ngikut tulisannya pak Jk dulu aja dah. Berhubung ane juga bukan pakar transportasi. Yb
.
Kalau cara yang ketiga neh, yaitu dengan mengubah kebiasaan masyarakatnya. Yaa dari berbagai poin yang ada di awal tulisan ini, ditambah mengubah kebiasaan menggunakan kendaraan ramah lingkungan (kalau perlu jalan kaki), mengutamakan penggunaan sarana transportasi umum daripada kendaraan pribadi. Kalau ditanya lagi gimana caranya bisa begitu? yaa ane juga kagak tau bingungs
.
Sebenernya sie ada teori tambahan, anggap aja teori versi beta (karena masih ngayal). Yaitu membuat alat teleportasi kayak di megaman & startrek gitu deh Yb, atau kayak apparate-nya Heri Poter, atau pintu-kemana-saja-nya doraemon, hehe. Khan enak tuh bisa kemana-mana dalam sekejap. Ga pake macet, ga pake lama, ga pake SIM :D.
.
Udah dulu ye karena ni tulisan makin ngayal aja. Aye sie sebenernya setuju aja pemindahan ibukota, tapi yaa harus memperhatikan perencanaan 100-200 tahun ke depan juga, jangan cuma pengen menghindari macet sementara. wallahualam
,
.
I love Indonesia