H-10

Ten more days to go to my wedding ceremony.
But here I am. In the middle of nowhere.
In the place that (alhamdulillah) still have internet connection to do my job (and also to blog this post 🙂 ).

My phone signal? that’s depend.
I have a little hope for Telkomsel phone, a very little hope for the telkomsel internet connection, and no hope for my Indosat M3.

In this place, the place where my real heart is not belong to,
I do something, that i don’t really sure about it myself.
Calculating, browsing, reporting, meeting, browsing, cementing, prepairing, another browsing, and blogging.
I am connected, but also disconnected.

I miss many things.
I miss my home, I miss my friends, I miss my family.
There is nothing much i can do from here.
This internet is my only hope to connect to the outside world.
But that’s not without some notes, like i cannot access any social media like facebook, twitter, and youtube.

Maybe this is my scenario.
God gave me some time for me alone to think about my future.
To think about my plan, my new family, and also my job.

I remember,
That I still have many dreams to be reached.
To live my life to the absolute fullest.
Catching the stars,
helping other peoples,
changing the world,
and off course to reach my biggest dream: jannah

This day, and everyday in my life,
will be the part of my scenario in this world.
To fullfill my dream step by step,
to plan my future day by day,
to connect the puzzle of my live part by part.

Dear God,
please give me, my family, and my-will-be-new-family,
Your blessing,
so we can fullfill our dream in this world,
and reach our last destination in Your heaven.
Amin….

Advertisements

cantik

12-12-12

Hari ini tanggal cantik. Suasana hati juga cukup cantik untuk mengumumkan blog yang satu ini:

http://dewidhimas.wordpress.com

Blog yang cantik untuk memberikan informasi mengenai pernikahanku bersama calon ibu dari anak-anakku 🙂

Kunjungi yaa 🙂

Game Kehidupan

Hidup harus banyak belajar.
Belajar banyak hal, mendapatkan pengetahuan, kemampuan, dan (semoga) bisa diamalkan agar menjadi pahala yang tiada pernah terputus.

Hidup harus banyak berusaha.
Banyak bekerja, menabung, mempersiapkan masa depan, dan tentunya pekerjaan terbaik ialah bekerja di jalan Allah dengan harta dan jiwa yang kita punya.

Hidup itu merupakan rangkaian waktu yang terus mengalir.
Karena waktu adalah fluida yang terus mengalir tak dapat dihentikan, kita harus memanfaatkan setiap detik seoptimal mungkin.

Hidup itu seperti game RPG.
Harus menyelesaikan berbagai misi, satu demi satu agar bisa mendapatkan item-item baru yang akan berguna di masa depan. Di sini kita perlu belajar bagaimana bisa menyelesaikan misi kita dengan baik.
Harus berlatih, melawan rintangan dan cobaan, agar kita bisa naik ke level yang lebih tinggi. Di sini kita harus bekerja keras agar tidak kalah dalam perjuangan.
Harus berpetualang, pergi ke berbagai tempat baru yang belum pernah didatangi. Bertemu banyak orang, yang setiap perkataan mereka mungkin akan memberikan petunjuk mengenai misi-misi berikutnya.

Lebih dari 24 tahun yang lalu, saya melakukan “start new game” di dunia ini. Menyelesaikan beberapa misi seperti belajar berjalan dan berbicara, bersekolah di SD sampai SMA, menyelesaikan misi kuliah di ITB (dengan waktu penyelesaian yang cukup lama 😛 ), lalu harus menjalani misi bekerja, tentunya dengan berbagai macam misi lainnya yang tidak muat untuk disebutkan satu persatu. Masih banyak misi lain yang harus dilakukan: misi mencari keluarga, misi naik haji, misi memiliki anak dan merawat anak, dan misi-misi lain sebelum mencapai misi terakhir, “game over”. Dan setelah game over, akan ada dua pilihan: happy ending atau sad ending.

Yeah,, semua rangkaian misi itu hanyalah untuk mempersiapkan diri kita menghadapi hidup setelah kematian. Tuhan kita telah memiliki sistem yang dapat menilai seberapa baik point yang kita dapat sehingga kita cukup layak masuk ke surga-Nya, atau malah terjerumus untuk disiksa di neraka-Nya.

.

.

.

~24 hari menuju misi berikutnya 🙂 …..