Update Blog

ga jadi deh

 

Continue reading

Advertisements

The answer to life, the universe, and everything

Sudah sewajarnya seorang manusia mempertanyakan hal-hal yang ada di sekitarnya. Ini merupakan sebuah fitrah manusia yang memiliki rasa ingin tahu. Namun beberapa pertanyaan merupakan pertanyaan yang sangat sulit untuk dicari jawabannya, misalnya jawaban dari pertanyaan mengenai kehidupan, alam semesta, dan segalanya. The answer to life, the universe, and everything. Jawaban mengenai kehidupan dan alam semesta dan segalanya berasal dari pertanyaan yang hampir setiap orang yang sedang mencari jati dirinya akan menanyakannya.

Alkisah, manusia membuat sebuah komputer canggih yang dapat mengkalkulasi apapun dan dapat menjawab pertanyaan apapun. Lalu beberapa orang yang ingin mencari jawaban mengenai kehidupan, alam semesta, dan segalanya, mencoba bertanya kepada komputer ini dan mulai mengetikkan query-nya:

The answer to life, the universe, and everything

[Enter]

Sang komputer mulai mengkalkulasi. Kalkulasi dari komputer canggih ini setara dengan pemikiran biasa selama 7½ juta tahun. Tak lama kemudian sang komputer memberikan jawaban

42

Krik.. krik.. krik… orang orang yang bertanya tadi pun bengong. Saya yang ganteng ini juga bengong. “Hah, apa maksudnya dengan 42?”

DON’T PANIC! Okey, kalo ga percaya, kita coba tanya ke om Google

Hah? dia juga ngasih jawaban 42?! Hmm,, coba deh tanya ke situs yang lebih canggih kalkulasinya, WolframAlpha

Waww,, ternyata agan wolframalpha juga ngasih jawaban yang sama. kenapa yey???….

…. setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ini adalah sebuah bagian dari cerita The Hitchikers Guide to the Galaxy, novel yang lagi ane baca. Menarik juga karena situs seperti google sampai menjadikan ini sebagai salah satu spesial query. Bahkan di Facebook Chat jadi icon tersendiri dengan mengetik :42: . Ah,, andai saja hidup ini memang sesederhana “42”. Walaupun ga tau artinya 😛 (but it mostly harmless than the reality 🙂 )

Tentu saja jawaban dari pertanyaan mengenai kehidupan, alam semesta, dan segalanya, bukanlah sesimpel dua digit angka. Mungkin sebagian orang telah menemukan jawaban dari pertanyaan ini saat di bumi. Mungkin juga sebagian orang mendapatkan jawabannya sambil menikmati hidangan di restauran di ujung dunia. Atau mungkin juga sebagian besarnya baru akan menemukannya saat kiamat nanti….

Cukup sekian postingan yang agak ga jelas ini. So long, and thanks for all the fish….. 🙂

I’m sorry 1234567

Ketika bule dan orang lokal berpas-pasan di jalan, lalu mereka bertabrakan.

  • lokal: (bermodal bahasa inggris yang seadanya bermaksud meminta maaf) I’m sorry, sir
  • bule: (karena merasa bersalah juga, ia meminta maaf) I’m sorry too
  • lokal: (bingung karena ga tau lagi harus membalas apa) I’m sorry three
  • bule: (ga yakin dengan pendegarannya) “I’m sorry” for?
  • lokal: I’m sorry five
  • bule: are you sick
  • lokal: seven
  • bule: *(^()#(*&)(*

.

.

.

    _notes ga penting terinspirasi dari mendengar MQ-FM pagi ini, kebiasaan (jaman dahulu) yang coba dibiasakan kembali bada tilawah subuh_

    [Tragis]Dilarang memakai jilbab oleh ayah sendiri

    Dilarang memakai jilbab oleh ayah sendiri

    Di suatu malam, Susi memutuskan bahwa ia akan mulai memakai jilbab mulai esok hari. Ia meminta izin terlebih dahulu kepada ayahnya. Namun, tak ia sangka ayahnya malah melarangnya. Berikut dialog yang terjadi antara keduanya:

    Susi        : Pa, Susi ingin bicara…
    Ayah     : Ada apa, sayang?

    Susi      : Papa, aku ingin memakai jilbab mulai besok
    Ayah      : Apa kau bilang, Susi? Papa ga salah denger nih?
    Susi        : Aku ingin memakai jilbab, Pa…..
    Ayah      : Papa tak setuju. Papa tidak ingin kamu memakai jilbab, Susi sayang.
    Susi        : Pa, aku khan ingin tampil seperti teman-teman muslimah di kantorku
    Ayah      : Tidak boleh, Susi. Pokoknya tidak boleh. Titik!

    Susi        : Papa,, aku khan ingin menjaga kehormatanku. Makanya aku memakai jilbab (dengan nada memelas)
    Ayah      : (Mulai emosi) Kehormatan apanya? Pokoknya papa ga suka kamu memakai jilbab. Apa nanti kata tetangga, hah?
    Susi        : Pa, suatu saat setiap manusia harus berani untuk berubah. Tak peduli apa kata orang. Karena perubahan itu suatu keniscayaan bagi umat manusia. (dengan nada yakin seperti orator politik berbicara)
    Ayah      : Susi, papa sayang sama kamu. Makanya papa melarang kamu memakai jilbab. Jadilah Susi seperti anak papa yang biasa yah sayang…..
    Susi        : Tapi, paaaaa…
    Ayah      : (tak acuh)

    Susi        : Pokoknya Susi mulai pakai jilbab besok. Ga peduli papa mau ngomong apa
    Ayah      : (Marah) KALAU KAU TETAP MEMAKAI JILBAB BESOK, JANGAN PERNAH KEMBALI KE RUMAH INI!
    Susi        : (Tersentak kaget. Lalu menangis ke kamar) hiks.. hiks..

    Ayah      : (Melihat anaknya menangis masuk ke kamar. Ia pun mengikutinya) Susi,,, maafin papa yah?
    Susi        : Papa jahat! Kenapa sih papa melarang kebebasanku? Berikan Susi satu alasan kenapa papa ngotot tidak memperbolehkan Susi memakai jilbab!
    Ayah      : Susilo, kamu ini khan laki-laki, makanya papa ga setuju kamu pakai jilbab……

    Demikianlah kisah Susilo. Akhirnya ia  bertaubat dan memutuskan untuk tidak memakai jilbab. Setahun kemudian, ia bertarung melawan naga raksasa untuk membebaskan sang putri yang cantik dan berjilbab. Lalu ia menikah dengan putri cantik sholehah berjilbab itu dan hidup bahagia untuk selamanya. Sekian….

    Hikmah kisah ini:

    1. jadilah anak yang penurut kepada orang tua
    2. jadilah ayah yang baik seperti ayah Susi
    3. kalau menangis sebaiknya di kamar, jangan di tempat umum
    4. carilah istri yang sholehah, cantik, juga berjilbab agar hidup bahagia selamanya
    5. hikmah lainnya silahkan dicari sendiri
    6. hmm,, apalagi ya? oia, hikmah tentang jilbab… ah, lebih baik cari sendiri juga

    Narcissus

    Karena hari ini tanggal cantik (mirror date: 01022010), maka berikut adalah kisah cantik di tanggal cantik mengenai orang yang suka bercermin. Selamat menyimak, jangan lupa di-comment & di-rate kalo suka…….

    ============================================

    Alkemis itu mengambil buku yang dibawa seseorang dalam karavan. Membuka-buka halamannya, dia menemukan sebuah kisah tentang Narcissus.

    Alkemis itu sudah tahu legenda Narcissus, seorang muda yang setiap hari berlutut di dekat sebuah danau untuk mengagumi keindahannya sendiri. Ia begitu terpesona oleh dirinya hingga, suatu pagi, ia jatuh kedalam danau itu dan tenggelam. Di titik tempat jatuhnya itu, tumbuh sekuntum bunga, yang dinamakan narcissus.

    Tapi bukan dengan itu pengarang mengakhiri ceritanya. Dia  menyatakan  bahwa  ketika  Narcissus  mati,  dewi-dewi  hutan  muncul  dan mendapati danau tadi, yang semula berupa air segar, telah berubah menjadi danau airmata yang asin.

    “Mengapa engkau menangis?” tanya dewi-dewi itu.

    “Aku menangisi Narcissus,” jawab danau.

    “Oh, tak heranlah jika kau menangisi Narcissus,” kata mereka, “sebab walau kami selalu mencari dia di hutan, hanya kau saja yang dapat mengagumi keindahannya dari dekat.”

    “Tapi… indahkah Narcissus?” tanya danau.

    “Siapa yang lebih mengetahuinya daripada engkau?” dewi-dewi bertanya heran. “Di dekatmu lah ia tiap hari berlutut mengagumi dirinya!”

    Danau terdiam beberapa saat. Akhirnya, ia berkata:    “Aku  menangisi  Narcissus,  tapi  tak  pernah  kuperhatikan  bahwa  Narcissus  itu indah.  Aku  menangis  karena,  setiap  ia  berlutut  di  dekat  tepianku,  aku  bisa melihat, di kedalaman matanya, pantulan keindahanku sendiri.”

    “Kisah yang sungguh memikat,” pikir sang alkemis.

    =====================================

    Salah satu cerita yang sangat menarik. Diambil dari prolog buku The Alchemist nya Paulo Coelho. Jangan tanya hikmahnya apa, gue yang ganteng banget ini juga kagak tau 8)


    Tapi kata mbah google, lebih banyak orang jujur daripada orang narsis di Indonesia 😀

    Jika kembali ke masa lalu,,,,

    Okey, weekend ini saatnya menghayal sedikit. Udah lama ga berimajinasi bebas. Tema kita kali ini adalah:

    “Jika ada mesin waktu dan anda dapat kembali ke masa lalu dan pergi kemana saja, serta dapat mengubah kejadian yang terjadi saat itu yang akan berpengaruh ke masa depan, kemanakah anda akan pergi?”

    Berikut 10 list by dhimasln diurut berdasar waktu kejadian:

    1. Masa tepat sebelum penciptaan nabi Adam. Ingin tahu hubungan antara Adam dengan Homo Sapiens, Neandhertal, Pithecanthropus Erectus, serta Pan troglodytes. Ingin mengetahui sejarah evolusi manusia yang sesungguhnya dan berharap dapat membuat buku, “Darwin’s Ancestor maybe a chimp, but NOT OURS”
    2. Syurga, saat dimana Adam & Hawa digoda Iblis untuk memakan buah Khuldi. Ingin mencegah mereka off course.
    3. Zaman nabi Ibrahim & Ismail. Peristiwa penyembelihan Ismail oleh Ibrahim. Ingin melihat ujian terhebat sepanjang sejarah umat manusia. Serta ingin melihat peletakan batu pertama Ka’bah (siapa tahu ane dapet bagian buat “pemotongan pita”nya 😛 )
    4. Pembangunan dinding Ya’juj & Ma’juj. Pertama ingin mengetahui dimana letak dinding itu. Kedua ingin mengetahui siapakah ya’juj & ma’juj. Ketiga ingin ngobrol ama Iskandar Dzulkarnaen, sekaligus menanyakan, “Hey, are you Alexander the Great or not?”
    5. Peristiwa Isra’ Miraj. Ingin bertemu nabi Muhammad SAW. Sekalian kalo boleh ikutan numpang Buraq buat jalan-jalan keliling alam semesta. It will be the greatest backpacker tour program ever 🙂
    6. Mengikuti pelayaran Christoper Colombus. Ingin memberi tahu arah dimana letak India yang sesungguhnya. Berharap Amerika tak’kan pernah ditemukan. Haha
    7. Peristiwa jatuhnya apel Sir Isaac Newton. Ingin memakan apel itu dan mencegah Newton berpikir “aneh-aneh”. Karena hasil pemikirannya akan membuat jutaan siswa dan mahasiswa di masa depan kebingungan saat ujian 😀
    8. Roswell incident. Tentunya ingin mengetahui kebenaran yang sesungguhnya akan peristiwa itu. Sekalian foto-foto ama alien kalo emang ada
    9. Pelantikan Soeharto sebagai Presiden RI (1967). Ingin menggagalkan pelantikan itu apapun yang terjadi. Karena ini adalah peristiwa yang menjadi tipping point berbagai permasalahan Indonesia di masa depan
    10. Pendaratan manusia pertama di bulan (1969). Ingin mendahului Neil Armstrong menginjakkan kaki di bulan dan mengatakan, “One small step for a man, one giant leap for mankind.” Heh heh,, i really like this quotes . Tak lupa mengibarkan bendera Indonesia di sana (tentunya yang asli buatan produk dalam negeri :))

      [Harus semangat nih menghadapi ACFTA]

    Fin