Break the limit

Katanya jika mau mengetahui seberapa batas kemampuan kita, maka lakukanlah sekuat tenaga, sepenuh hati kita, secara konsisten, every single day.

Kadang merasa aneh juga ketika dipikirkan, untuk apa saya berusaha sekeras ini? Lelah, banyak perjuangan, banyak pengorbanan, rugi waktu, kehilangan banyak saat untuk bersenang-senang, dan lainnya. Apakah hasilnya sepadan? Hanya Allah yang tahu. Mungkin di sini letak ujian kesabaran dan keimanan. Toh, setidaknya sebagian hasilnya sudah terasa.

Tetapi, mimpi yang ingin diraih masih banyak. Jalan kehidupan pun masih panjang. Bentar lagi gw juga jadi bapak-bapak dengan seorang anak (aminn). Nambah lagi berkahnya (dan juga ujiannya).

Yosh,,, semangat semangat!!! keep smile

 

 

 

from one-punch man mangafox

Advertisements

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

Ikhtiar doa tawakal sabar syukur senyum istiqomah

 

Tukang meja

Capek juga jadi tukang meja…..

Dimarahin orang.

Jadi bemper perusahaan.

Jauh dari rumah.

Yah,, namanya juga resiko pekerjaan.

Namaya juga orang bayaran.

Terima dulu aja…. nanti juga dikasih yang lebih baik 🙂

 

 

 

Selamat jalan, Nek

Tidak sampai satu semester yang lalu kita pertama kali bertemu. Tidak juga sampai 3 bulan aku menjadi cucumu. Namun kita sudah ditakdirkan untuk tidak dapat berjumpa lagi.

Selamat jalan Nenek. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT di dalam jannah-Nya.

 

 

 

11 Mar 2013

 

 

Buruh 1 tahun

One year in Hell,, Helliburton.

Yeah, kalo kata Kangen Band sie yaa syukuri aja apa yang ada, hidup adalah anugrah, tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik. Tuhan pasti ‘kan menunjukkan Kebesaran dan KuasaNya bagi hambaNya yang sabar dan tak kenal putus asa. Walaupun ku merana, hidup sebatang kara, istri nun jauh di sana, ketemunya akhir bulan saja. Tapi tak mengapa, toh aku hanya manusia biasa, yang hanya bisa berdoa, sambil berlari mengejar asa.

Lari

Bisa gak yah berlari mengejar ketertinggalan ini?

Kalo inget orang-orang itu, jadi malu rasanya. Cuma bia mengamati dalam diam.

Sudah tertinggal jauh dari mereka. Dan semakin kesini, juga semakin jauh rentang ketertinggalannya.

Kalau sepuluh tahun lagi bertemu, kayak gimana ya rasanya? Mungkin mereka sudah jadi orang-orang hebat di negeri ini. Sementara saya cuma jadi beban negara aja (semoga engga.. amin).

 

Sekarang saya cuma bisa berusaha untuk berjalan semakin cepat. Banyak tembok yang menghadang di depan. Tapi intinya saya ga boleh menyerah sekarang! Belum waktunya beristirahat.

 

 

 

Sibuk dunia

Kewajiban yang harus engkau kerjakan lebih banyak daripada waktu yang kau miliki” ~Hasan Al-Banna”

 

Fiuh,,, di sela-sela kesibukan pekerjaan yang sepertinya semaaaaaaakin berat, tiba-tiba saya teringat pesan di atas yang pernah saya dengan 6 tahun lalu.

Ya Allah,, saya terlalu disibukan dengan urusan dunia. Maafkan hambaMu ini Ya Allah….

Moga bisa menata waktu dengan jauh lebih baik lagi

 

 

Eniwei, ini blog kok isinya curhatan semua y? kapan gw bisa nulis opini kayak dulu lagi????!!!