Mahasiswa TI bisa apa?

Ngiri juga rasanya ngeliat anak Elektro & Informatika dengan berbagai inovasi yang bisa mereka buat. Berbagai kesempatan terbuka lebar di kedua keilmuan itu untuk terus menciptakan karya-karya baru.

Lantas, mahasiswa TI (teknik industri) bisa apa? Ngoprek program kaga bisa (cuma dapet pemrograman pascal doank. paling2 cuma jadi kalkulator), ngoprek alat elektronik kaga bisa (cuma ngarti resistor & rangkaian doank. paling2 cuma bisa bongkar pasang barang elektronik sederhana aja).

Paling yang biasa dilakukan:

>>kunjungan industri (dapet apa coba beginian?)

>>optimasi produksi(bullshit doank, kagak konkrit)

>>manajemen inovasi (manajemennya aja, inovasinya kagak ada. apa yang dimanaje donk?)

>>perancangan organisasi (yaahhh,, ini mah ilmu jadul)

>>ergonomi (yah, lumayan lah. tapi paling2 cuma desain kursi meja kerja aja)

>>apa lagi donk???

Ah, dasar. Jangan cuma bisa jadi orang cuma bisa ngeluh aja!

otak lu masih bisa dipake khan? temuin tuh ide-ide baru!

khan masih ada “integrasi”. itu khan ilmu TI? Siapa coba yang sadar kalo semua itu berhubungan

ah udah ah….

[hanya curhatan seorang yang belum bisa berkarya hingga detik ini]

Jangan tidur di kasurku!

Jangan tidur di kasurku!*

Kenapa:

1.Terlalu nyaman

Akibatnya :

1. 1)Susah bangunnya

2. 2)Solat jamaah telat karena ketiduran

3. 3)Mendzolimi amanah

4. 4)Ada hal lain yang seharusnya lebih prduktif yang bisa dilakukan

5. 5)Dan lain-lain

Astaghfirullah

Pren, jangan biarkan awak tidur di kasur itu lagi!!!!!

* : yang dimaksud adalah kasur yg berada di kamar dhimas-fiqih, yg berada di atas.

Waaa,,,, Indonesiaku!!!!!!!!!!

Waaa,,,, Indonesiaku!!!!!!!!!!

Sedih rasanya melihat negeriku saat ini,
BBM naik, harga sembako ikut naik, rakyat tak mampu membeli, rakyat kelaparan….
Di sisi lain, pendidikan pun butuh dana, berobat butuh dana, pembangunan pun butuh dana….
Kalo BBM ga naik, negara tambah ngutang, energi,,,,, masih tersisa kah?

Sementara itu, di sisi lainnya lagi,
Korupsi masih membudaya, kasus BLBI ga tuntas-tuntas, wakil rakyat hidup bermewahan, rapat dewan di villa-villa mahal, kampanye pilkada tiap hari, dsb, dll….
Rakyatnya juga banyak yang membuang-buang uang demi sebatang rokok, banyak juga yang merusak fasilitas umum, ada pula yang menebangi hutan seenaknya, membuang sampah sembarangan, boros listrik, boros air, dst, dkk….

Mahasiswa, kemanakah dirimu?
Terkungkung dalam rutinitas kehidupan kampus? Menikmati aktivitas akademik? Disibuki kegiatan di organisasi? Atau keasyikan liqo & ngaji?

Oi,, rakyat butuh kita sekarang cuy!
Apa harus nunggu ente-ente lulus?
Apa harus nunggu ente-ente uda kerja?
Apa harus nunggu ente-ente masuk syurga?

Tapi,,, kita bisa apa?
Aksi?
Reaksi?
Ngaji?
PTI? (Yg ini khusus TI )

Yang jelas ga cuma diem di kampus aja khan?
Ngapain donk??????????????????????????????????????????????
Ah,,,, mahasiswa,,,
cem mana kau ini?

Berjuta rakyat menanti tanganmu,
Mereka lapar dan bau keringat,
Kusampaikan salam-salam perjuangan,
Kami semua cinta-cinta Indonesia……..

Betapa berat rasa di hati, ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik bangsa ini,
sementara kita hanya menyerah pada kehinaan, dan pasrah oleh keputusasaan

Doa mendapat jodoh #2

Ya Allah,
Akhlakku memang tak sebaik Muhammad,
tapi,,, salahkah jika aku mengharapkan Khadijah???

Ya Allah,
Ilmuku memang tidak setingi Ali,
tapi,,, salahkah jika aku mengharapkan Fatimah???

Ya Allah,
Kekayaanku memang tak sebanyak Sulaiman,
tapi,,, salahkah jika aku mengharapkan Ratu Bilqis???

Ya Allah,
Wajahku memang tak setampan Fahri,
tapi,,, salahkah jika aku mengharapkan Aisha???


Ya Allah,
Jika ia memang jodohku, maka dekatkanlah..
Jika ia bukan jodohku, maka jodohkanlah..
Dan jika ia tidak berjodoh denganku, maka jadikanlah kami berjodoh..


Ya Allah,
Jika jodohku masih di tangan-Mu,
Maka lepaskanlah..

Jika ia sudah Engkau lepaskan,
Maka turunkanlah ia ke dunia ini..

Jika ia sudah turun ke dunia ini,
Maka tunjukkanlah ia padaku..

Dan jika “dia” lah yang Engkau tunjukkan itu,,,
maka,,,, yah,, Kau tahu yang kumau!


Wahai ukhti,,

engkau kah Khadijah ku??
atau engkau adalah Fatimah ku??
ataukah engkau Ratu Bilqis ku??
atau,,, jangan-jangan,,, engkau adalah Aisha ku?


Wahai ukhti,

Jikalau engkau benar-benar bidadari yang diturunkan dari tangan-Nya,
Maka,,,,,,,,

________________________________________________________

ehm,,, silahkan dilanjutkan sendiri…
nb :

There is always a better way

Yah,,, beginilah hidup. Terkadang suatu hal yang kita anggap sudah kita lakukan secara maksimal, dengan pengorbanan yang teramat besar pula, namun mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Padahal, jika kita coba untuk berpikir lebih baik lagi, dengan persiapan yang matang dan menganalisanya dengan cermat, maka kita dapat menemukan cara yang lebih baik dengan mendapatkan hasil yang jauh lebih optimal.

Seperti yang pernah dikatakan oleh salah seorang dosen PSK&E, “There is never a best way, but there is always a better way”. Akan selalu ada cara yang lebih baik sehingga kita harus terus mencari dan melakukannya (continuous improvement).

Barusan juga coba ngeliat-liat ada komik yang seolah menggambarkan kejadian yang baru saya alami berkaitan dengan finding a better way ini . Walaupun ketawa juga ngebacanya, tapi semoga bisa diambil pelajaran buat masa depan nanti.

Semoga terus menjadi lebih baik, amin,,,,,,

-liat komiknya yuu,,,->