Things about Dhimas

Entah mengapa dalam sepekan terakhir ada dua orang yang ngetag awa di sini & di sini bwt bikin artikel tentang “things about me”.

Okey, lets start it. Here they are things about me :

1st , I have an ergonomics face

Saya memiliki wajah yang ergonomis J . Sebelumnya akan dijelaskan dulu maksud dari ergonomis bagi yg belum tahu. Secara ringkas, ergonomi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan alat. Sedangkan ergonomis menunjukkan suatu benda atau alat yang bernilai ergonomi tinggi. Semakin suatu alat / benda dapat digunakan dengan nyaman oleh pengguna, semakin tinggi pula nilai keergonomisan benda itu. (untuk detil tentang ergonomic bias dilihat di salah satu artikel seperti di sini).

Sedangkan maksud dari ergonomics face ialah wajah yang ergonomis. Dalam bahasa yang lebih mudah, wajah yang ergonomis ini membuat orang lain nyaman ketika melihatnya, memberikan kesejukan kepada yang memandang, dan seterusnya. Dalam bahasa yang jauh lebih simple lagi, maksud dari saya memiliki wajah yang ergonomis adalah bahwah saya ini tampan. Hua ha4x. Sayangnya, banyak orang yang malu-malu mengakuinya,,, he3x

Yah, itulah “things” yang pertama tentang dhimas, “narsis”. Berbicara tentang narsis, jadi inget cerita tentang narcissus yang pernah saya baca di prolog nya novel “The Alchemist”.

Satu lagi pesan dari saya, hati-hati kalo ada seorang industrial engineer bercakap-cakap seperti ini :

IE : “eh, muke lu kenapa tuh?”
Person : “hah, ada apa sama muka gue?”
IE : “itu tuh,,, kok ga ergonomis banget ye?”
Person : “ergonomis? Maksud lo apa? Ga ngerti gua.”
IE : (jelek lu! 😆 ) “oh, engga. Ga kenapa-napa.hehe”

2nd , I support to prevent global warming with efficiency in water uses

Gini-gini saya termasuk orang yang peduli sama lingkungan loh. Biarpun ga suka sama pelajaran PengLing (Pengetahuan Lingkungan) waktu TPB dulu, tapi insyaAlloh saya masih sedikit peduli sama lingkungan, khususnya masalah yang lagi ngetren akhir-akhir ini, “Global Warming”.

Mungkin ada di antara ente-ente yang pernah dapet forwardan email berisi file powerpoint yg kalo ga salah judulnya “surat sahabat dari 50 tahun yang akan datang”. Isinya tentang kondisi masa depan bumi yang serba kekeringan. Nah, dari sinilah saya mulai memikirkan gimana caranya menghemat air mulai dari diri sendiri. FYI, di Bandung aja air tanah itu sudah berkurang kedalamannya sekitar 80 meter dalam beberapa tahun terakhir (kata ustad yang satu ini. Gw mah iya-iya aja 😀 ).

Back to laptop topic, tentang menghemat air mulai dari diri sendiri bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kalo dihitung-hitung nih ya, ternyata setiap orang mengkonsumsi air yang cukup banyak. Coba kita itung bersama penggunaan air masing-masing dalam satu pekan. Studi kasus mahasiswa seperti saya, ternyata konsumsi air meliputi : air untuk minum, air untuk nyuci baju, air untuk nyuci piring/alat makan, air untuk mandi, dan air untuk wudhu.

Nah, dari penggunaan-penggunaan air di atas, kita bisa mereduce beberapa di antaranya. Untuk air minum hampir ga mungkin, bisa-bisa kita malah sakit kalo ngurangi jatah minum. Lagipula, jatah minum khan ga terlalu banyak. Hanya sekitar 2 liter air bersih untuk satu hari.

Untuk air wudhu juga agak sulit, mengingat kita harus sholat minimal 5 kali sehari (wajib). Kecuali solat dhuhur nya jam 14.30 (sekali wudhu bisa buat sholat dhuhur & ashar). Tapi saya ga merekomendasikan solusi ini lho. Daripada menghemat wudhu biar hemat air di dunia, tapi di akhiratnya harus “silaturahim sama mbah Malik”, mending wudhunya dijaga aja.

Untuk masalah nyuci alat makan, solusinya adalah kita makan di tempat orang. Jadi ga perlu make alat makan pribadi yg harus dicuci sendiri. Nah, masalahnya buat mahasiswa, kalo makan di luar itu khan lebih mahal dibanding makan bikin sendiri. Jadi, saya ga menyarankan juga.

Untuk masalah nyuci baju/pakaian, analisisnya sama dengan yang di atas.

Nah, solusi terakhir ialah penggunaan air untuk mandi. Inilah yang harus kita hemat, sepakat? 😀 {ataukah ini hanya pembenaran bagi kebiasaan saya. He777x }. Dibanding dengan penggunaan air yg lain, konsumsi air untuk mandi adalah yang paling besar. Jika kita bisa menghematnya, maka kita menjadi bagian dari penyelamatan bumi ini di masa depan,, hua ha2.

3rd , there is no day without internet Continue reading

Advertisements