Admin gak lagi-lagi (sok) sibuk TA

Dhimas Lazuardi Noer, ST

Dhimas Lazuardi Noer, ST

Alhamdulillahirabbil alamin
Segala puji syukur bagi Allah, akhirnya gw diwisuda juga. huahahaha,,, dasar sarjana tua.

Hmm,, selama pengerjaan TA yang bertahun-tahun ini, tak terasa juga blog ini telah terbengkalai cukup lama. Sebenernya bukan karena ga sempet diurus gara-gara TA sie. Waktu buat ngeblog tentu ada, tapi gw ga pengen aja blog ini jadi kambing hitam. ya ga men?

Eniwei, dengan ini gw nyatakan selamat kepada Dhimas Lazuardi Noer, S.T. atas gelar barunya. Semoga bermanfaat bagi Tuhan, bangsa, dan almamater. Amin ya robbal alaminnn…


Mars ITB

Dengan ini admin juga akan mengganti homepage “admin lagi (sok) sibuk TA” yang membosankan dan sudah berjamur (karena udah berbulan bulan ga diganti) itu dengan homepage seperti blog biasa. Terimakasih juga kepada 215 doa yang ada, insyaAllah udah disebut ucapan terimakasihnya di kata pengantar tugas sarjana gw. Terima kasih 🙂


Skrinsut homepage lama

Advertisements

Biaya masuk ITB 2011 & Tips Bayar Murah kuliah di ITB

Pertama-tama, tolong dibaca secara lengkap, biar info yang didapat tidak parsial. Hatur nuhun 🙂

.

__________________________________________

Pertanyaan pertama : gimana caranya masuk ITB? berapa biaya pendaftaran ujiannya?

.

1. Daftar secara online di http://www.snmptn.ac.id/

2. Mengenai pembayaran, jumlahnya sbb (salah satunya saja, sesuai program studi yang ingin dipilih):

  • Kelompok IPA dan IPS : Rp. 150.000,- (dapat memilih maksimum 2 program studi)
  • Kelompok IPC : Rp. 175.000,- (dapat memilih maksimum 3 program studi)
  • Ujian Keterampilan : Rp. 150.000,- (khusus Fakultas Seni Rupa & Desain)

3. Jenis Ujian SNMPTN 2011 – Jalur Ujian Tulis :

  • Tes Potensi Akademik (TPA).
  • Tes Bidang Studi Prediktif (TBSP) :
    • Tes Bidang Studi Dasar : Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
    • Tes Bidang Studi IPA : Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
    • Tes Bidang Studi IPS : Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
  • Khusus bagi peminat FSRD, diharuskan untuk mengikuti Ujian Keterampilan yang dilaksanakan dua hari setelah pelaksanaan ujian tertulis. Peserta Ujian Keterampilan dapat mengikuti ujian di PTN yang memiliki program studi yang mempersyaratkan Ujian Keterampilan atau PTN terdekat dari tempat pendaftaran peserta yang memiliki program studi yang mempersyaratkan Ujian Keterampilan sesuai dengan pilihan peserta.

jawaban selengkapnya ada di link berikut : http://www.itb.ac.id/usm-itb/nas-t-3.htm (tentang tata cara pendaftaran) dan link http://www.itb.ac.id/usm-itb/nas-t-2.htm (tentang persyaratan peserta)

.

__________________________________________

berapa sih biaya masuk ITB tahun 2011? berapa sih biaya total belajar di sana nantinya?

.

Jadi, biaya pendidikan di ITB ada dua:

1. Biaya pendidikan di muka (BPM). dibayar satu kali di awal masuk ITB. Besarnya maksimal Rp55.000.000 (ada diskonnya juga lho. makanya baca sampai akhir ya)
2. Biaya pendidikan per semester (BPP). dibayar setiap awal semester kuliah. Besarnya Rp5.000.000/semester

.

__________________________________________

Waduh, kok mahal banget ya biayanya? ada ga caranya biar bisa bayar murah?

.

Hoho,, tentu ada sodara-sodara. Begini, ikutin tipsnya ya:

Ternyata kita bisa meminta diskon Biaya BPM yang 55juta itu, bahkan tersedia diskon 100% bagi lebih dari 600 orang. Begini caranya:

1. Download dan isi formulir permohonan diskon BPM di [link ini] atau di sini : http://www.itb.ac.id/usm-itb/form-bpm-2011-t.pdf

2. Pada bagian permohonan subsidi, jangan lupa centang/pilih yang 25%, 50%, 75%, atau yang 100%

3. kirim formulirnya. Boleh lewat fax, email, atau pos, ke alamat:

Loket Direktorat Pendidikan ITB
Gd. CCAR ITB lt. 1
Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116
Telp.: 022-2508519, 022-4254016
Faks.: 022-2508519
E-mailusmitb@pusat.itb.ac.id

3. Siapkan bukti-bukti yang mendukung. Bukti-bukti ini diserahkan saat pendaftaran mahasiswa baru nanti (setelah pasti diterima). Misalnya:
– Slip gaji orang tua (kalau ada. kalau ga ada bikin sendiri aja, tulis aja gaji yang kecil. hehe,, tapi jangan boong yak )
– Surat keterangan RT/RW daerah asal. Jadi berupa keterangan kalau keluarga tidak mampu membayar banyak untuk masuk ITB.
– Surat keterangan kondisi keluarga. Misalnya jumlah keluarga dan kondisi pekerjaannya. Lebih direkomendasikan bagi anda yang punya banyak adik-adik yang masih sekolah, jadi terlihat kalau tanggungan beban orang tua itu besar sekali, hoho 😉 .

4. Spesial: Bagi calon mahasiswa yang sejak awal hanya berminat untuk memilih Program Studi Astronomi (FMIPA), Program Studi Meteorologi (FITB), dan/atau Program Studi Oseanografi (FITB) dapat mengajukan permohonan Beasiswa Minat berupa subsidi 100% BPM. Untuk itu pemohon harus menyerahkan Formulir Pilihan Program Studi ITB yang dapat diunduh dari situs http://www.itb.ac.id/usm-itb/form-prodi-2011.pdf paling lambat tanggal 24 Mei 2011, pukul 15.30 WIB. Formulir yang telah diisi lengkap dikirimkan melalui kantor pos, faksimili, e-mail, atau diserahkan sendiri ke alamat:

Loket Direktorat Pendidikan ITB
Gd. CCAR ITB lt. 1
Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116
Telp.: 022-2508519, 022-4254016
Faks.: 022-2508519
E-mailusmitb@pusat.itb.ac.id

5. Kalau BPM sudah “beres”, maka tinggal mencari beasiswa untuk membayar BPP. Di sini banyak tersedia beasiswa, misalnya beasiswa ITB untuk semua (BIUS  http://www.itbuntuksemua.com ).

6. Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan rejeki lebih biar bisa kuliah di ITB. Syukur-syukur kalo ga perlu minta diskon biar masuk kampus itu, apalagi kalau bisa memberikan sebagian rezeki kita buat meringankan beban yang lain. InsyaAllah pahala lho 🙂

__________________________________________

Info lebih lanjut?

.

– buka situs ini: http://www.itb.ac.id/usm-itb/nas-t-4.htm

– komen aja di mari. atau

– Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi :

Kantor Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Direktorat Pendidikan ITB
u.p. Kasubdit Penjaringan Mahasiswa
Gd. CCAR ITB lt.4, Jl. Tamansari 64 Bandung
Telepon           : 022-4254016
Telepon           : 022-61083601
Faksimili         : 022-2508519
E-mail              : usmitb@pusat.itb.ac.id

Seleksi Masuk ITB 2011 hanya lewat SNMPTN

Untuk tahun ini, seleksi masuk mahasiswa S1 ITB hanya melalui SNMPTN, alias ga ada USM seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Ini berita dari situs ITB (http://www.itb.ac.id/news/3069.xhtml)

ITB Hanya Terima Mahasiswa Program Sarjana Melalui SNMPTN

Download as PDF

Rabu, 12 – Januari – 2011, 18:11:11 | nofri 

BANDUNG, itb.ac.id – Seperti yang dilansir situs resmi Ujian Saringan Masuk itb.ac.id/usm-itb, ITB hanya menerima mahasiswa program sarjana melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 34/2010 tentang pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana.

Berkenaan dengan hal tersebut, ITB meminta seluruh informasi mengenai sistem Penerimaan Mahasiswa Baru ITB 2011 yang pernah terbit sebelum Senin, 10 Januari 2011 agar diabaikan. Termasuk informasi tentang pelaksanaan PMBP-ITB 2011, KN-ITB 2011, dan program Beasiswa seperti Bidik Misi, BIUS, Beasiswa Ekonomi Lemah, dan lain sebagainya.

Saat dikonfirmasi Kantor Berita kepada seksi penyaringan mahasiswa, Rabu (12/01/11), ITB masih merembukkan rencana selanjutnya terkait keputusan tersebut, seperti masalah keuangan, beasiswa, dan program studi yang selama ini hanya menggunakan penyaringan mandiri. Mereka berharap keputusan final bisa didapatkan dalam minggu ini. Jika ada informasi baru, hal tersebut akan segera dipublikasikan pada situs resmi USM.

Kabar penghapusan USM ini memang mengejutkan banyak pihak. Di situs mikro blogging twitter cukup banyak pengguna yang menanyakan hal ini. Seperti yang ditulis oleh @nilamastari : Demi apa lu? Seriusan?! RT @DeviNathania: Gak ada cyiiin..RT @nilamastari: Eh SERIUSAN PMBP ITB NGGAK ADA?

Atau seperti yang ditulis oleh Billy Richardo pada akun nya @billyrch: USM ITB GA ADA LAGI>>>> SPEKTAKULAR>>> itb dpt duit drmana donk?

Ada pula pihak yang kecewa dengan penghapusan USM ini. @dididiardi misalnya, dalam sebuah twitnya ia menulis @dididiardi: Okay thanks mendiknas lu menghancurkan semangat itb gw

Namun, tak sedikit pula pengguna yang mendukung keputusan tersebut. Seperti yang ditulis oleh @selvyrosa: Seriusan?mulai taun ini ken? RT @kenny_ald: Gile ITB gk pake USM+Kemitraan lagi! Good..good…

Keputusan ITB setelah menutup penerimaan mandiri dapat diakses pada situs USM
Peraturan Menteri Pendidikan no. 34/2010 dapat Anda unduh di sini.

Ini pengumuman dari situs resmi USM ITB (http://www.itb.ac.id/usm-itb/)

UJIAN SARINGAN MASUK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG TERPADU
(USM-ITB TERPADU) TAHUN AKADEMIK 2011/2012

Situs ini sedang mengalami perbaikan, menunggu jadwal pelaksanaan SNMPTN 2011 dari Panitia Pelaksana SNMPTN 2011.

Sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI no. 34/2010, ITB hanya melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana secara nasional bersama dengan seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia, melalui sistem Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Informasi mengenai pelaksanaan SNMPTN 2011 dapat diperoleh di situs http://www.snmptn.ac.id/.

Bagi peminat program Beasiswa (BIUS, BIDIK MISI, Beasiswa Biaya Pendidikan, dll.), dipersilakan untuk melakukan pendaftaran ke panitia pusat SNMPTN melalui SLTA masing-masing. Calon mahasiswa tidak diperkenankan mendaftarkan diri secara langsung ke Perguruan Tinggi tujuan.

Berkenaan dengan hal tersebut, seluruh informasi mengenai sistem Penerimaan Mahasiswa Baru ITB tahun 2011 yang pernah terbit sebelum hari Senin, tanggal 10 Januari 2011, termasuk informasi tentang pelaksanaan PMBP-ITB 2011, KN-ITB 2011, dan program Beasiswa (BIDIK MISI, BIUS, Beasiswa Ekonomi Lemah, dll), dinyatakan tidak berlaku dan dapat diabaikan.

Bandung, 10 Januari 2011

Direktorat Pendidikan ITB

Yang berikut ini email dari WRKMA di milis

Penerimaan Mahasiswa Baru ITB 2011

Rekan-rekan ysh,

Bersama ini kami sampaikan beberapa hal yang perlu diketahui terkait dengan Penerimaan mahasiswa baru ITB 2011, yaitu :

1.      Sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI no. 34/2010,

ITB hanya melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana secara nasional bersama dengan seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia, melalui sistem Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Informasi mengenai pelaksanaan SNMPTN 2011dapat diperoleh di situs http://www.snmptn.ac.id/.

2. Untuk tahun 2011, ITB akan menerima mahasiswa baru sekitar 60% melalui Jalur Undangan dan sekitar 40% melalui Jalur Ujian tertulis dan Ketrampilan.

3.   Jadwal Pelaksanaan SNMPTN 2011 Jalur Undangan :

Pendaftaran                                  :           1 Februari-12 Maret 2011
Pengumuman Hasil                       :           18 Mei 2011
Registrasi Mahasiswa Baru          :           31 Mei dan/atau 1 Juni 2011

4.   Jadwal Pelaksanaan SNMPTN 2011 Jalur Ujian Tertulis dan Keterampilan

4.1.Ujian Tertulis

Selasa, 31 Mei 2011   :           Tes Potensi Akademik
Tes Bidang Studi Dasar
Rabu, 1 Juni 2011        :          Tes Bidang Studi IPA
Tes Bidang Studi IPS

4.2.Ujian Keterampilan

Ujian Keterampilan dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 Juni 2011.

5.      Bagi peminat program Beasiswa (BIUS, BIDIK MISI, Beasiswa Biaya Pendidikan, dll.), dipersilakan untuk melakukan pendaftaran ke panitia pusat SNMPTN melalui SLTA masing-masing. Calon mahasiswa tidak diperkenankan mendaftarkan diri secara langsung ke Perguruan Tinggi tujuan.

6.      Informasi selanjutnya tentang penerimaan mahasiswa baru ITB tahun 2011 dapat di lihat pada situs resmi ITB http://www.itb.ac.id/usm-itb/

Salam Hormat,

Hasan
===========================
Prof. Dr. Hasanuddin Z. Abidin
Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan dan Alumni  (WRKMA)
Institut Teknologi Bandung
Jl. Tamansari no. 64, Bandung 40132
Telp/Fax: 022-2500935
E-mail : wrkma@pusat.itb.ac.id
Website : http:///www.itb.ac.id

TA ≠ Ctrl C + Ctrl V

Warga ITB mana yang tidak kesal dengan ulah M. Zuliansyah? Dia dengan seenaknya melakukan plagiat sementara alumni & mahasiswa lainnya membuat tugas akhirnya dengan tetap menjaga kehalalan dan berjuang mati-matian, termasuk awak ini (*sukurin lo, Mas kagak lulus-lulus,, huahahaha 😈 *)

Yah,, ITB tentunya ga bisa berlepas tangan. Mau dibilang dia S1-nya bukan di ITB kek, teuteup aja toh dia dan tiga dosen pembimbingnya dari ITB. Seleksi S1 ITB memang jauh-jauh lebih ketat dibanding pascasarjana nya. Tapi harusnya hal itu tidak bisa dijadikan alasan bahwa semua yang S1 dijamin bebas dari kasus plagiarisme. Kalo mau ditelusuri juga kita akan menemukan bahwa ada beberapa kasus plagiarisme yang dilakukan mahasiswa S1, ambil saja contoh kasus di jurusan Teknik Industri dua tahun yang lalu. Untungnya saat itu ybs belum diluluskan ketika Tugas Akhirnya dinyatakan plagiat, sehingga masih bisa ditoleransi. Lha gimana dengan kasus yang sekarang ini?

Kasus ini tentunya akan berdampak besar kepada ITB. Yang pertama ialah dampak buruknya kepada ITB yang ingin menjadi world class university. ITB akan tercemar di mata dunia karena melakukan plagiarisme. dan bla bla bla lainnya

Tapi bukan itu yang saya cemaskan. Yang lebih dikhawatirkan adalah citra ITB di masyarakat Indonesia sendiri. Udah prestasinya turun, biaya kuliah mahal, parkir ga rapi [OOT], eh ujung-ujungnya cuma jadi insinyur copy-paste. Bentar lagi isunya dihubung-hubungin ama kasus ITB yang dulu-dulu, termasuk kasus Joki satu tahun lalu serta kasus mahasiswa yang meninggal saat OSPEK. Terus juga mulai dihubung-hubungi dengan orang-orang ITB yang korupsi lah “blablabla, korupsi bibitnya dari kampus lah,, di kampusnya aja udah curang apalagi jadi pejabat negara lah,, blablabla”.

*berikutnya skenario khayalan

Kemudian rektorat dan fakultas serta satgas khusus lainnya membentuk berbagai aturan baru. Mereka membuat teknologi yang bisa mendeteksi persentase probabilitas plagiarisme suatu tugas akhir. Kemudin melakukan scanning kepada seluruh TA, tesis, dan disertasi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir untuk memastikan tidak ada plagiarisme. Selain itu mereka juga membentuk aturan-aturan baru yang superketat dalam ber-Te-A agar tidak terjadi plagiat oleh calon alumni. Yang kemudian kebijakan ini menyulitkan semua mahasiswa yang masih belum lulus, termasuk saya. Sehingga saya dan teman-teman senasib membentuk aliansi “Selamatkan ITB dari kebijakan rektorat yang lebay!” atau aliansi “Luluskan kami apa adanya! Nanti sukses bapak dibagi” (jadi kaya’ lagunya Pandal neh :p)

Lalu karena kebijakan itu tidak berhasil, maka ITB mulai mencari-cari pembenaran lagi. Biasalah seperti mottonya Chatur Ramalingam “The Silencer” di film 3 Idiots ,”Two ways to being Top: one is to get mark by yourself, or try reducing other’s marks“. Lalu ITB membeberkan plagiarisme yang dilakukan alumni kampus-kampus tetangga. Yang katanya cuma ngubah judul TA dari ITB. dan seterusnya dan seterusnya

“CUT! Selamat, draft novel anda kami terima! Kalau perlu kita jadikan sinetron untuk mendongkrak rating stasiun TV kita dan mengalahkan sinetron Cinta Fitri itu. Jangan lupa diikutsertakan dalam ajang seperti Panasdingin gombal awards, siapa tau menang. Kalo menang kita publish di TV, kalo yang lain yang menang maka kita taroh saat iklan… hahaha”

*ehm,,back to topic

Yah,, menurut saya sie masalah utamanya sie bukan pada sistem pendidikan atau seleksi mahasiswanya. Bukan pada kebiasaan mahasiswa yang karena tugasnya banyak, maka hampir setiap PR (Pekerjaan Rumah/HomeWork) juga TP (Tugas Pendahuluan, Tugas Praktikum) dilakukan copypaste agar dapat dikumpulkan tepat waktu dengan kondisi nilai bagus. Tapi menurut saya masalah plagiarisme sekaligus solusinya itu ada di satu titik, di segumpal daging. Jika segumpal daging ini dalam kondisi baik, maka baik pula lah seluruh sikap dan aktivitas seseorang. Jika ia dalam kondisi buruk, maka buruk pula lah apa yang dilakukan pemiliknya. Dan segumpal daging itu ialah hati.

Dengan hati kita menjaga integritas kita. Dengan Ihsan, melakukan pekerjaan seolah-olah kita melihatNya, dan jika kita tidak melihatnya, maka kita yakin bahwa Ia tetap melihat kita. Makanya ikutan mentoring biar ga kena plagiat 🙂

Aal izz well,, aal izz well….. 8)

Trivia: 3 Idiots

Masih seputar film 3 Idiots. Baca juga tulisan sebelumnya [di sini] :mrgreen:

Aamir Khan (pemeran Rancho), adalah seorang yang berumur 44 tahun yang memerankan mahasiswa berumur 18-22 tahun. wew,,,

Lamanya ViruS menunggu seorang untuk diwariskan astronaut’s pen sama dengan lamanya rezim Soeharto 😀

Ingat dengan gedung paku tempat pertemuan Raju, Farhan, & Catur?


Ternyata gedung ini ada lho di ITB 🙂 .sebelah perpus pusat


Film 3 Idiots menjadi the Highest grossing Bollywood Films
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_highest-grossing_Bollywood_films

Cerita tentang astronaut’s pen sering dijadikan lawakan di berbagai kuliah manajemen. Cerita ini mengisahkan persaingan astronot NASA yang melakukan penelitian mahal untuk membuat space-pen vs kosmonot Rusia yang menggunakan pensil.

in the 1960s, NASA astronauts discovered that their pens did not work in zero gravity. So like good engineers, they went to work and designed a wonder pen. It worked upside down. It worked in vacuum. It worked in zero gravity. It even worked underwater! And it only cost a million dollars!

The crafty Russians used a pencil.

Cerita lengkapnya (versi NASA) ada di sini: http://www.thespacereview.com/article/613/1 atau http://www.sciam.com/article.cfm?chanID=sa004&articleID=9CF01C5C-E7F2-99DF-3EEFFCD06138AEC4

Beberapa quotes yang “menarik”

  • Chase exellence – success will follow (Baba Ranchoddas)
  • Life is a race. If you don’t run fast, you’ll be like a broken egg of the cuckoo bird (ViruS)
  • Two ways of topping exam: one is to get mark by yourself, or try reducing other’s marks (Silencer)
  • Give me some sunshine, give me some rain, give me another chance, I wanna grow up once again (Joy Lobo)
  • A for Apple, B for Ball, D for Donkey, L for Lucky
  • Oh Emperor, you are great. Accept our gift!
  • aal izz well = all is well
  • If your friends fails, you feel sad. But if your friends come first, you feel even more sad
  • Farhanitrate, Prerajulisation

Banyak tokoh, quotes, atau hal-hal menarik di film ini memiliki facebook fans page tersendiri. Bisa dicari lewat google. beberapa contohnya:

Ingat dengan adegan saat ngumpulin kertas ujian? itu pernah ada juga di (kalo ga salah) novel “Drop Out” . atau baca dimana gitu yah 🙄 lupa

Ternyata Hitler main film ini juga 😀

Masih ingat definisi “books” menurut Ranchoddas “Rancho” Shamaldas Chanchad? Coba kita tulis dengan standard penulisan APA (biar ga jadi kasus plagiat 😛 )

Instruments that record, analyse, summarize, organize, debate, and explain information. That are illustrative, non-llustrative, hardbound, paperback, jacketed and non-jacketed with forward introduction, table of contents, index that are indented for the englightnment, understanding, enrichment, enhancement and education  human brains of sense in root of vision… sometimes touch (Chanchad, 2009)

Sekarang masih ingat khan dengan definisi “Machine” menurut ucapan dari Chatur Ramalingam? Biar ga plagiat juga kita harus pakai netiket mengutip. Tapi sekarang pake standard penulisan yang lebih “modern” :mrgreen:

RT @Silencer: Sir, machines are any combination of bodies so connected that thier relative motions are constraint. And by which means force and motion maybe transmitted and modified as the screw in its nut or a lever range turnabout a fulcrum or a pulley by its pivot etc. esp a construction more or less complex consisting of a combination of moving parts or simple mechanical elements as wheels, levers, cams etc
2009 via 3Idiots

3 Idiots – how the engineer should be

Sekitar tahun 1960-an, disaat terjadinya perlombaan ruang angkasa, para astronot NASA menyadari bahwa pulpen yang mereka bawa tidak bisa digunakan. Lalu para ilmuan melakukan penelitian senilai 1.5juta dollar dan berhasil membuat “space-pen”. Pulpen ini dapat bekerja pada kondisi zero-gravity, menulis ke atas, ke bawah, menulis dari berbagai sudut dan juga temperatur. Sebuah inovasi yang luar biasa berguna.

Rancho [ask]: Kenapa NASA tidak menggunakan pensil? dengan begitu mereka tetap dapat menulis dan menghemat jutaan dollar?

3 Idiots, satu lagi film dari Bollywood yang sangat inspiratif. Menceritakan tentang kehidupan 3 sahabat di kampus teknik di India, semacem ITB nya India gitu.  Kalo dilihat sekilas *dicepet-cepetin ke tengah pake mplayer gitu* keliatan kaya’ film jadul, ga menarik, ga jelas gitu deh. Tapi begitu ngikutin ceritanya, wow,, it’s amazing. The best movie yang pernah awak tonton di tahun 2010, bahkan lebih bagus daripada Sang Pemimpi ataupun The Hurt Locker yang (entah konspirasi darimana) memenangkan banyak Oscar itu.

Berkisah tentang flashback tiga orang sahabat di kehidupan kuliahnya. Dengan tokoh utama bernama Rancho – what should i call it, “the true engineer”, serta dua teman sekamarnya Farhan & Raju. Ceritanya sie berkisar komedi, persahabatan, dan kehidupan, dengan tidak menghilangkan romantisme cinta & joged-joged khas Bollywood (ihiy prikitiw). Reviewnya bisa lah diliat di blog-blog lain yang udah banyak ngebahas ini. Tapi  ada hal lain yang bisa dilihat, yaitu dari view seorang engineer & dunia pendidikannya.

We all are studying engineering books, he applied it
-Farhan commented to Rancho when Rancho use his engineering skill-

Film ini banyak mengkritik sistem pendidikan yang masih belum baik (kalau tak mau dibilang ‘tidak baik’), terutama sistem pendidikan di institut teknologi. Ini poin utama yang membuat film ini menarik. Andai Indonesia banyak film begini, mungkin dalam 10 tahun sudah ga ada lagi tuh ketergantungan teknologi kepada asing. Harusnya ITB juga bikin film jenis gini, ga cuma film cinta. Yah,, film cinta juga ga papa sie kalo sekedar mengenang masa muda, tapi kalau bisa menekankan pada ‘teknologi’ & ‘pendidikan’nya khan bakal lebih banyak manfaatnya juga tuh, ya ga 🙂

Di film ini juga menceritakan tentang seorang “engineer sejati”, Rancho (atau di akhir film bernama Phunsukh Wangdu). Banyak inspirasi kehidupan yang bisa digali dari tokoh ini, terutama anda yang seorang engineer. Cerita tentang pulpen astronot di awal adalah salah satu adegan filosofis bagi Rancho dan seorang Dosen (atau rektor juga ya?). Dalam sambutannya kepada mahasiswa baru, sang dosen mengkisahkan tentang kehebatan sebuah space-pen yang dimilikinya, yang katanya akan ia wariskan jika ia menemukan seorang engineer yang “extraordinary”. Namun selama 32 tahun (sama dengan lamanya rezim Soeharto 😛 ) ia belum menemukan seorang untuk diberikan pulpen itu. Lalu setelah penjelasan sang dosen selesai, Rancho bertanya dengan memberikan usul yang sederhana, “why not use pencil in space?“. Sebuah anekdot yang belum bisa dijawab sang dosen pada saat itu. Sampai di akhir cerita di saat menjelang ujian terakhir, si dosen baru bisa memberikan jawabannya tentang potensi bahaya pensil di ruang angkasa dan diakhiri dengan memberikan space-pen itu pada Rancho. Cerita anekdot space-pen ini juga tersebar di berbagai situs dan kuliah marketing, lengkapnya coba cek [di sini].

Sepanjang film, dikisahkan juga ada tiga orang mahasiswa teknik yang mencoba bunuh diri karena masalah akademiknya. (Wew,, jangan coba-coba gan 😀 !). Ada yang stres karena bakal di-DO, salah jurusan, juga karena stres TA & bakal telat diwisuda (jadi inget lagunya koboy kampus). waduh, gawat bener dah gan,, jadi inget kejadian yang di NTU dulu,, moga-moga ane ga kepikiran deh buat bunuh diri 😈 atapiloh.

Masih banyak lagi hal yang menarik di film ini. Misalnya kisah Farhan, ahli fotografi yang “nyasar” di kampus teknik (hayoo ngaku yang merasa “salah jurusan”? :)). Kisah persaingan dengan si “sok pintar”, kisah menggunakan kemampuan engineer di kehidupan nyata, engineer yang berinovasi bukan robot yang membaca buku, dan lain sebagainya. Bisa ditonton sendiri :mrgreen: . Intinya film  ini  cocok banget ditonton buat para engineers wannabe, termasuk para dosen & orang-orang yang “nyasar” di kampus teknik. Film ini juga bisa nyemangatin para mahasiswa yang lagi stress TA lho 🙂

aal izz well

nb: baca juga Trivia 3 Idiots [di sini]

Menjadi Perguruan Tinggi “Masa Depan”

Jikalau ditanya mengenai perguruan tinggi (PT) idaman, mungkin setiap orang akan punya bayangan yang berbeda. Ada yang bilang perguruan tinggi idaman itu adalah universitas yang masuk list world class university. Sebagian bilang universitas yang kegiatannya melakukan riset terus-menerus. Ada yang (mungkin) bilang perguruan tinggi idaman itu ialah yang mahasiswa drop-out nya pun bisa jadi orang terkaya sedunia (sambil membayangkan jadi Bill Gates & Steve Jobs, kebayang juga Mack Zuckerberg yang ga lulus-lulus tapi duitnya udah bisa ngebail-out sepuluh Bank Century. Hehe). Ada juga sekelompok orang yang ketika ditanya “perguruan tinggi idaman”, maka jawabannya adalah “iTeBe! ITeBe! IiiiiTeBeeee!” (*sambil meneriakkan yell ala OSKM 😀 )

Tak mengapa mempunyai pandangan yang berbeda mengenai bagaimana mendefinisikan perguruan tinggi idaman. Namun pada dasarnya, PT yang baik ialah yang dapat memenuhi kebutuhan mahasiswanya – sebagai “konsumen” pendidikan di PT tersebut, serta dapat mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi; pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Jika kita berbicara kriteria PT yang baik, akan ada banyak indikatornya. Pendidikan yang berkualitas, fasilitas yang memadai, dosen yang berkompeten, punya perpustakaan besar, biaya yang terjangkau, banyaknya beasiswa, kepastian pekerjaan setelah lulus, pendidikan hardskill & softskill untuk mahasiswa, dan lain sebagainya. Semua parameter itu dapat dibilang sebuah hal yang “kudu” ada di kampus manapun yang ingin menyandang predikat sebagai kampus favorit. Tapi untuk menjadi perguruan tinggi idaman, terbaik, spesial, maka PT haruslah memiliki sebuah “keunikan” tersendiri – sesuatu yang masih jarang ditemukan di kampus lain.

.

.

The Future University

Salah satu ide yang bisa disiapkan oleh kampus yang ingin menjadi kampus favorit adalah menjadikan dirinya sebagai “kampus masa depan”. Kampus masa depan menyiapkan dirinya untuk menghadapi situasi kebutuhan bangsa di masa depan. The Future University memberikan solusi bagi permasalahan-permasalahan yang ada saat ini untuk mulai disolusikan mulai dari level kampus. Beberapa kriterianya menurut saya ialah sebagai berikut:

Eco-Friendly Campus

Kampus masa depan adalah kampus yang ramah lingkungan dan hemat energi. Kita dapat membayangkan sebuah kampus hijau nan asri, di mana pejalan kaki dan pengguna sepeda lah yang mendominasi. Tidak seperti kebanyakan kampus di kota besar yang warganya ingin tampil mewah dengan menggunakan mobil pribadi untuk berangkat ke kampus. Jangan sampai perguruan tinggi malah menjadi kontributor utama polusi di kotanya. PT haruslah menjadi teladan pertama dalam permasalahan lingkungan & energi.

ICT Based Campus

Information & Communication Technology (ICT) akan terus menjadi teknologi yang berkembang pesat di masa depan. Perguruan tinggi haruslah segera tanggap menghadapi hal ini, jangan sampai malah “ketinggalan jaman”. Seminimalnya permasalah administrasi di kampus dapat mulai dikerjakan dengan IT. Bahkan jika memang cocok, e-learning bisa dijadikan metode pembelajaran yang cukup efisien di kampus.

Interaksi sosial warga kampus

Saat ini gap (kesenjangan) antar masyarakat semakin terlihat. Menurut saya, salah satu kriteria plus yang perlu dimiliki perguruan tinggi terbaik ialah adanya hubungan yang baik antara dosen, karyawan, mahasiswa, serta masyarakat. Jangan sampai ada salah satu golongan yang “sok jaim” dan merasa lebih tinggi daripada yang lain. Alangkah indahnya ketika rektor dapat duduk bersama mahasiswanya untuk makan siang bersama, juga suasana keakraban antara dosen dengan masyarakat sekitar kampus.

Kampus sebagai Community Development Center (CDC)

Peran kampus masa depan sebagai pusat pengembangan komunitas di masyarakat sekitar perlu ditingkatkan. Sebagian kampus sudah menerapkan hal ini melalui kegiatan kemahasiswaannya seperti kegiatan pengabdian masyarakat dari BEM maupun himpunan jurusan. Selain untuk membantu masyarakat sekitar, kegiatan CDC juga menjadi ajang latihan bagi mahasiswa menerapkan bidang keilmuannya sesuai jurusan masing-masing. Ada baiknya penyelenggara kampus (rektorat, dosen)juga ikut berpartisipasi dalam program CDC di kampus masa depan.

Research University

Melakukan kegiatan riset (penelitian) merupakan sebuah keharusan bagi PT sesuai tridharma perguruan tinggi.  Perguruan tinggi favorit Indonesia sudah selayaknya memiliki banyak hasil riset dan publikasi, jadi gelar profesor yang banyak didapat di Indonesia tak sebatas digunakan untuk kepentingan “ekonomi pribadi” saja, tapi juga untuk memperkaya kebendaharaan karya ilmiah di negeri ini. Selain banyaknya riset & publikasi ilmiah, satu hal yang perlu ditekankan lagi ialah asas kebermanfaatan dari hasil riset itu. Karena ada pula kampus yang melakukan banyak penelitian namun hasilnya tidak aplicable untuk diterapkan. Riset di sebuah kampus masa depan akan lebih baik jika bermitra dengan para stakeholder kampus; pemerintah, industri, maupun masyarakat.

University of Future Leaders

Poin terakhir yang ingin saya sampaikan mengenai kampus masa depan ialah fungsi utama sebuah perguruan tinggi untuk mencetak alumninya yang berkualitas, tak hanya sebagai “buruh” industri, namun juga sebagai calon pemimpin bangsa. Kampus terbaik adalah kampus yang mencetak para calon pemimpin masa depan di berbagai sektor: pemerintahan, swasta, dan masyarakat. Program-program seperti ini semakin marak terutama dilakukan oleh NGO, berupa program pendidikan “khusus” kepada mahasiswa untuk disiapkan sebagai pemimpin masa depan, seperti PPSDMS misalnya. Pendidikan di kampus ini menghasilkan alumni-alumni yang memiliki kapasitas bagus, bervisi strategis, memiliki komitmen pada moral dan agama yang baik, berintegritas tinggi, serta peduli terhadap bangsa dan negaranya.
Jikalau UII (Universitas Islam Indonesia) ingin menjadi perguruan tinggi favorit Indonesia, keenam hal di atas lah yang perlu dipenuhi.

.

.

Itulah definisi perguruan tinggi idaman menurut saya. Bagaimana dengan anda?

.

.

.

.

.

.

————————————–

Inspirasi:
http://itb.ac.id
http://ppsdms.org
– Link lain yang terkait langsung dapat di-klik pada artikel
NB:
-yang baca wajib komennnnnnn!!!!!
-artikel ini diikutsertakan pada lomba blog UII
-jangan lupa dikomen & dirate. bintang 5 yah kalo bisa 🙂