Presiden wanita pertama KM ITB

yah,, lagi-lagi hanya ingin mengucapkan selamat. Selamat kepada shana, maupun kepada bolang & fikrul yang amanahnya diringankan untuk sementara karena tak terpilih.

Setelah sekian tahun dipimpin oleh pria dan tak ada perubahan yang signifikan, akan kah kali ini akan terjadi perubahan yang diharapkan di kemahasiswaan ITB?

Kita tunggu saja dan yakinlah bahwa ini yang terbaik yang diberikan Allah.

berikut juga rekapan suaranya

TOTAL

1. Ruly-Fikri: 230
2. Bagus-Shana: 2182
3. Bobby-Gilang: 2154
Per Program Studi
Advertisements

satu kenangan lagi di kampus biru

9/3/08 – 01.30 AM

Kemahasiswaan

Bicara tentang kata yang satu ini memang tidak pernah membosankan – tentunya bagi sebagian orang dan tidak bagi sebagian yang lain – . Begitu juga dengan malam ini, tak terasa waktu yang sudah menunjukkan pukul 01.30 pagi, masih dapat membuat mata ini terbuka karena memikirkan tentang sesuatu yang disebut kemahasiswaan ini. Sebuah pengalaman dan perasaan yang sudah tak dirasakan lagi sejak berbulan-bulan lamanya,,, yup, and this happen tonight for me & some of my friends too.

Pemilu Raya KM ITB & Promotor

Entah mengapa,,, “terjebak” menjadi seorang promotor dari pasangan FikRu (Fikri – Ruly) sebagai pasangan calon Presiden dan MWA mahasiswa KM ITB. Sejak sang ketua kongres diundang ke markas besar di kosannya kandidat MWA untuk menjelaskan apa itu MWA, sang teman kosan, yang justru pendukung kandidat lainnya, malah menjebak saya sehingga tergabung dalam tim promotor. Lha wong awa ga tau apa-apa tugas promotor kok, yo wes jalani saja.,…. Lihat saja nasib kelanjutan sang promotor ini 8)

Deadline (in everything)

Batas IPK MWA adalah 2,75 -– IPK Ruly = 2,76 (gile bener. Selamat coy …. Fiuh,,,,)

Batas penyerahan lembar dukungan = 9 maret pukul 00.00 — kita menyerahkan tanggal 8 Maret pkl 23.59 (waaaa,,,, selamaaaaattttttttt jugaaaaaaaa)

Bener-bener bakalan jadi superteam nih 😀 – kita tunggu saja aksi tim promotor FikRu berikutnya. Wahaaawaahaa 😆

ITB malam hari

Biarpun sudah sangat larut, tapi ternyata aktivitas kemahasiswaan ITB ga sepi lho. Setidaknya ada dua agenda besar yang terlihat di kampus ketika saya berkeliling kampus di malam hari : di aula barat ada permainan kesenian, di daerah SR ada acara gelap-gelapan dengan cahaya lilin gitu deh. Wow, ternyata banyak makhluk malam juga nih di kampus……. Maklum lah yaa udah lama ga ke kampus malem2, ternyata kampus udah ga sesepi dahulu lagi,,,,,,

End

Yah,,, mungkin cukup sekian dulu. Sebenernya perasaan yang ada kini tak terbayangkan akan seperti apa, tak dapat dilukiskan lewat kata-kata di blog. Namun, semoga hal yang kini menjadi salah satu kenangan lagi di kampus ini, dapat menjadi bagian dari sejarah kehidupan saya yang menyenangkan di ITB.

Kegagalan Pemira ITB : Cerminan Kondisi Kemahasiswaan Indonesia

Pengulangan Pemilu KM ITB 2008 disebabkan karena ketiga bakal calon pasangan kandidat Presiden dan MWA mahasiswa tidak lolos verifikasi. hal ini dapat dibilang sebuah momen yang mengindikasikan kondisi kemahasiswaan kita. Sesuatu yang aneh, apalagi jika orang awam melihat kondisi ini, karena tak satupun bakal calon yang “layak” memimpin kemahasiswaan ITB.

Lantas, apa kata massa ITB nanti jikalau salah satu kandidat itu terpilih dalam pemilu kali ini? Apakah masyarakat kampus akan percaya kepada sang terpilih untuk menjalankan fungsi kemahasiswaan di ITB? Continue reading