Saatnya Melihat Potensi Bahari Indonesia

Hmm,, dua tahun sudah tinggal di asrama PPSDMS. Bersama-sama 29 sahabat satu angkatan [2006-2008] di regional II Bandung. Di masa akhirnya, qt ingin melihat lebih jauh potensi bahari Indonesia (sesuai tulisan di iklannya). Weleh-weleh,,,, padahal maksudnya jalan-jalan ke pulau seribu :mrgreen: .

Yah,,, moga-moga “kebersamaan terakhir” ini menjadi momen yang menyenangkan & ga ketiup ombak laut jawa 😀 . Sebelum check out dari asrama, mari qt kembali eratkan ukhuwah dihati para calon pemimpin masa depan ini (dengan jalan-jalan tentunya 😀 ,,, o,,yeah!!!!).

Semoga, dengan jalan-jalan ke laut, kita bisa mendapatkan pelajaran juga tentang kepemimpinan. Mungkin kepemimpinan yang dilakukan oleh nenek moyang kita. “Karena nenek moyang kita seorang pelaut” (halah ni apa coba maksud dan hubungannya ama nenek moyang? 🙄 aya-aya wae).

Kapan lagi bisa jalan-jalan ke laut 🙂 yippy 🙂 di Bandung mana ada laut……

Ayo temen2 regional II, pada dateng ye! Awas kalo sampe ada yang ijin.

Advertisements

Apa jadinya dunia (saat ini) tanpa listrik

Pemadaman listrik bergilir yang terjadi akhir-akhir ini menimbulkan berbagai penderitaan bagi rakyat. Penderitaan ini dapat berupa penderitaan besar, kecil, maupun amat besar.

Penderitaan yang besar dapat berupa kerugian di berbagai sektor industri (misalnya industri tekstil) dikarenakan produksinya berhenti karena tak ada pasokan energi listrik. Kerugian yang ditimbulkan pun dapat mencapai milyaran rupiah.

Kalau penderitaan yang kecil bisa terjadi pada individual-individual tertentu. Misalnya orang yang biasanya make komputer jadi ga bisa, orang yang biasanya mau belajar (menggunakan lampu) jadi ga bisa, orang yang punya alat-alat elektronik jadi ga bisa dipakai (TV, radio, dsb),orang yang mau internetan (termasuk ngeBlog, hoho 8) ) jadi ga bisa, dan berbagai kasus lain. Hal ini menyebabkan kegiatan produktif yang biasa dilakukan oleh orang dapat beralih menjadi kegiatan nonproduktif.

Misalnya saja tidur. Ternyata tidur merupakan solusi yang dipilih oleh banyak orang untuk dijadikan kegiatan lain ketika listrik padam. hal ini dibuktikan melalui survei di salah satu asrama yang membuktikan bahwa 8 dari 10 orang tertidur pada saat listrik padam.

Lalu, seperti apakah contoh untuk penderitaan yang amat besar yang ditimbulkan oleh listrik? Continue reading

Jangan tidur di kasurku!

Jangan tidur di kasurku!*

Kenapa:

1.Terlalu nyaman

Akibatnya :

1. 1)Susah bangunnya

2. 2)Solat jamaah telat karena ketiduran

3. 3)Mendzolimi amanah

4. 4)Ada hal lain yang seharusnya lebih prduktif yang bisa dilakukan

5. 5)Dan lain-lain

Astaghfirullah

Pren, jangan biarkan awak tidur di kasur itu lagi!!!!!

* : yang dimaksud adalah kasur yg berada di kamar dhimas-fiqih, yg berada di atas.

Dua dosen ITB jadi walikota

Sebut saja pak Arry Akhmad Arman, dosen STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika) sebagai calon wakil walikota dari pasangan independen synar (Syinar Budhi Arta – Arry Akhmad Arman), juga pak Taufikurahman, dosen & dekan SITH (Sekolah Ilmu Teknologi Hayati) sekaligus pembina PPSDMS Bandung (apa hubungannya coba?) sebagai calon walikota dari PKS (belum ada pasangan menurut berita di republika).

Kedua dosen ini punya kesamaan : sama-sama dosen blogger. Yang satu beralamat di http://kupalima.wordpress.com (pak Arry) dan yang satu lagi di http://taufikurahman.wordpress.com (pak Taufik). Biasanya blogger itu orang introvert, tapi begitu dia udah mulai “tampil keluar”, maka dia biasanya memiliki kepedulian yang lebih terhadap kondisi sekitar. Karena blogger yang menuliskan pemikirannya ke dalam tulisan, biasanya punya ide-ide baru dan memiliki kepekaan lebih dibanding orang yang hanya bisa celoteh saja tanpa ia menuliskan gagasan-gagasannya. Wallahu alam

Mengapa kedua dosen blogger ITB ini ingin menjadi walikota? Yah,,, semoga saja hal ini bukan karena berharap ketenaran belaka. Pak taufik yang dahulu pernah gagal menjadi rektor ITB kini kembali maju menjadi calon pemimpin di kotanya. Semoga keduanya memang membawa misi yang bersih dan suci, bersih dari ambisi pribadi, bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu.

Anyway,, by the way, karena ust. Taufik udah dua tahun ngebina di PPSDMS, awa “terpaksa” juga ngedukung orang ini ( 8) he2). Semoga bisa membawa harapan baru bagi warga Bandung!

Bagaimanakah lanjutan pertarungan kedua dosen ITB ini dalam kancah politik Kota Bandung? Kita saksikan saja kisah berikutnya di pilkada Bandung. o.. yeah!!!!…