Andai aku menjadi [volume 1 : calon presiden RI]

Preface

Bermimpilah sebelum bermimpi itu dilarang

Postingan seri “Andai Aku Menjadi” berisi tentang khayalan seorang DLN nu kasep yang semasa kecilnya ga punya cita-cita.

InsyaAllah diri ini akan menyiapkan diri sebagai orang yang berkapasitas seperti presiden dalam 15 tahun lagi. Tapi siapa juga yang mau jadi presiden? Semoga ada yang lebih layak nanti

_________________________

Volume #1 : Andai aku menjadi calon presiden Republik Indonesia

1. Tagline kampanye saya : “Untuk Indonesia yang lebih baik dan bermartabat” (sorry ngebajak PPSDMS 😀 )

2. Kriteria orang kedua (wakil presiden) yang saya cari:

a. Soleh(ah) >> biar gw juga ga futur waktu jadi Presiden
b. punya pemahaman ekonomi yang baik >> soalnya gw ga terlalu ngerti ekonomi dan sosial
c. punya basis massa pendukung petani/nelayan/pedagang pasar/rakyat kecil
d. ga perlu kriteria sipil/militer, jawa-luarjawa, dll. “kita ini satu Indonesia, Bung!”

3. Tiga buah Prioritas program yang saya kampanyekan :

a. Pemberantasan korupsi di seluruh sektor pemerintahan (pejabat publik, polisi, BUMN)
b. Pengembalian hutang-hutang negara & Nasionalisasi aset bangsa yang dikuasai asing
c. Reformasi birokrasi

4. Empat Partai politik yang saya prioritaskan untuk berkoalisi : PKS, Demokrat, Gerindra, PAN

5. Lima basis massa yang saya utamakan : blogger & internet user, teknokrat/akademisi, mahasiswa, pendukung anti-korupsi, warga Jakarta & Tangerang

6. Beberapa kebijakan:

a. ekonomi : meminimalisasi produk impor, pengembalian hutang, nasionalisasi aset negara. Bangsa ini harus jadi bangsa yang mandiri, kawan!
b. kominfo & teknologi : pembuatan infrastruktur IT,khususnya internet. Biar internet dapat digunakan oleh banyak orang. Serta program pemberdayaan kreativitas teknologi/science sebagai sumber ekonomi
c. Pendidikan >> harus bisa! Cukup teruskan & melakukan controlling programnya Bambang Sudibyo. Tambahan program pada kurikulum tentang program peningkatan moralitas berbasiskan ajaran agama (metodenya yang interaktif, ga konvensional)
d. hubungan luar : bantu Palestina meraih kemerdekaan dan perdamaian. Kalo engga hajar aja Israel!
e. Hukum >> Rekonstruksi pejabat hukum di Indonesia, terutama yang sudah terindikasi korup. Perbaiki juga penegakan hukum yang masih ga bener (akhir-akhir ini tentang kasus ITE misalnya)
f. administrasi publik : pelatihan karyawan yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik (pengurusan administrasi ga bertele-tele, karyawan murah senyum, ga korup, dll)
g. Energi >> segera mengusakan adanya PLTN di Kalimantan dan Jawa
h. Pariwisata >> tutup tempat maksiat di lokasi pariwisata (misal beberapa yang ada di Bali, pulau 1000, dll). Pariwisata Indonesia jangan melupakan moralitas
i. Agama >> bagi yang muslim kudu ngaji rutin bulanan

7. Jika saya menjadi capres 2009, maka beberapa orang penting yang akan saya beri jabaran yang sudah terpikirkan adalah sebagai berikut:

a. Menteri Ekonomi : Sandiaga Uno
b. Menteri Pendidikan : Anies Baswedan / Musholli
c. Menteri BUMN : I Dewa Gede Raka / Jusuf Kalla
d. Menkokesra : Prabowo Subiyanto
e. Menteri RisTek : Kusmayanto Kadiman / Warsito
f. Menteri agama : Hidayat Nur Wahid / Din Syamsudin
g. Menteri sekretaris negara : Hatta Rajasa
h. Menteri pertahanan : Djoko Santoso
i. Menteri Pertanian : Megawati S.P.
j. Menteri komunikasi dan informasi : M. Nuh / Budi Rahardjo
k. Menteri pemuda dan olahraga : Adhyaksa Dhault
l. Juru bicara kepresidenan : Tina Talisa
m. Menteri pemberdayaan perempuan : –
n. Menteri kesehatan : –
o. Gubernur BI : Sri Mulyani

Sekian dulu,,,,,,

Advertisements

Mahasiswa ITB dukung SBY-Boediono

Ayah pergi ke kantor.
Ibu pergi ke pasar.
Budi pergi ke pasar.

Okey itulah contoh-contoh di jaman pendidikan (harus bisa!) dasar  dahulu tentang kalimat berpola SPK (bukan Sistem Pendukung Keputusan, bukan pula Syiar dan Pelayanan Kampus, tapi tepatnya Subjek-Predikat-Keterangan).

Kalo dipikir-pikir, ngapain ya si Budi pergi ke pasar? Bukannya dia biasanya ke sekolah? hoho,,kayanya dia lagi meneliti pasar deh (istilah kerennya:market research). Mungkin untuk mencari tahu potensi pasar (market potential) dan perkembangan pasar (market growth), biar bisa tau market share & analisis pasar lainnya. Sekalian mau bikin bisnis plan tugas renstra kali ye? hehe

Okey okey, to the point aja. Maksud postingan ini untuk memperjelas pro kontra isu yang berkembang di media-media. Ada yang bilang mahasiswa ITB dukung salah satu calon lah, ada yang bilang mahasiswa ITB anti neo & anti orang-orang tua lah, sok netral lah, de es be.

Sekali lagi, untuk memperjelas postingan yang dulu di sini, maka dengan ini saya sebagai salah satu mahasiswa ITB menyatakan dukungannya terhadap salah satu pasangan calon. Tentunya yang paling berbudi pekerti. Terserah media mau ngomong apa, terserah sebagian mahasiswa yang lain mau ngomong apa, atau mengatasnamakan institusi apa yang tentunya ga bisa menggeneralisir sembarangan.

Saya menghindari orang yang banyak omong tapi ga punya ilmunya, orang yang asal tuduh, mengatas namakan islam tapi ilmunya ga seberapa, plin-plan, orang yang ga punya pendirian jelas, orang yang punya pendirian jelas tapi ga punya alternatif solusi kongkrit untuk dibuktikan saat ini juga, dan orang-orang yang banyak berdebat tidak cerdas.

So, kesimpulannya ialah saya: Mahasiswa ITB mendukung SBY-Berbudi, karena saat ini alternatif itulah yang terbaik. Begitu juga dengan mahasiswa-mahasiswa ITB yang lain akan mendukung calon yang sama karena akan terhasut oleh saya.

Hahaha.

Saya ga salah tulis tentang status mahasiswa. Saya warga negara Indonesia yang JUGA mahasiswa ITB. Saya juga bukan orang yang akan golput karena alternatif golput adalah yang terburuk (setelah memilih megawati) dari semua alternatif kesempatan yang ada. Banyak orang menganggap golput adalah suatu pilihan cerdas dan bersih, padahal golput menunjukkan kebimbangan karena keputusasaan mereka sendiri. dan menurut statistik, golput hanyalah hasil survei yang tidak akan dihiraukan nilainya karena memang suaranya menjadi tak bernilai. Kasihan sekali para pendewa golput yang membuat dirinya tak bernilai.

Eniwei, Selamat UAS buat para mahasiswa ITB yang mendukung SBY-Boedhiono!!!! Suxes slalu

_setelah ini bisa belajar dengan lebih tenang :mrgreen:_

Pernyataan Sikap (Salah Seorang) Mahasiswa ITB Terkait Momentum Pilpres RI 2009

Salam Alaikum

Menanggapi pernyataan KM ITB yang menggeneralisasi kata “mahasiswa” pada notes di agendaganesha dan notes lain yang beredar seperti ini:

Salam Ganesha!!!

Menanggapi pernyataan berita dalam detik.com pada tanggal 10 Mei yang menyebutkan bahwa mahasiswa ITB mendukung pencalonan SBY untuk kursi RI-1. Maka, dengan ini kami dari Kabinet KM-ITB, yang mewakili segenap mahasiswa ITB menyatakan :

  1. Bahwa mahasiswa ITB tidak pernah mendukung salah satu calon presiden maupun calon wakil presiden,
  2. KM-ITB menjamin netralitas kampus ITB dalam PilPres RI 2009,
  3. KM-ITB mendukung penuh pelaksanaan PilPres RI 2009 dan berusaha menstimulus mahasiswanya untuk menggunakan hak pilihnya.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat untuk menegaskan sikap kami dalam menyongsong momentum PilPres RI 2009.

Maka dengan ini saya sebagai mahasiswa ITB menyatakan bahwa:

  1. Saya mendukung salah satu calon presiden, khususnya yang berbudi pekerti
  2. Saya tidak menjamin netralitas saya dalam kampus ITB pada Pilpres RI 2009
  3. Saya mendukung penuh pelaksanaan Pilpres RI 2009 dan berusaha menstimulus (apa ini?) mahasiswa lain untuk memilih pilihan saya

Demikian pernyataan sikap ini saya buat untuk menegaskan sikap saya dalam menyongsong momentum Pilpres RI 2009

Mahasiswa ITB,
Dhimas Lazuardi Noer
13405105