FreeCell

Maksudnya bukan lagi demo meminta pembebasan (free) dari sel (cell) penjara lho 😀 , ini lagi ngomongin game yang ada di mikroskop windos kesayangan anda itu, FreeCell. Mungkin ga banyak yang tahu kalo saya ini seorang gamer, karena emang saya jarang (terlihat) main game. Memang hal seperti ini harus dibatasi, karena hampir semua game bersifat addicted, bisa membuat ketagihan. Bermain game hanya dilakukan sebagai penghilang stres saja, jangan dijadikan sebagai hiburan utama 🙂 .

Cukup sekian basa-basinya. Sebagai postingan mengenai game di edisi perdana, adalah FreeCell, game koleksi mikroskop windos yang paling sering saya mainkan. Game yang ada di lebih dari 90% komputer yang ada di dunia ini sedikit berbeda dibanding umumnya Card Game. Kalau Card Game  biasanya kita berhadapan dengan banyak kartu tertutup, namun tidak dengan FreeCell. Pada game ini, kita bisa melihat keseluruhan kartu  dalam posisi terbuka. Hal ini menjadi menarik, karena kita tidak lagi bermain di ranah probabilitas, melainkan murni strategi & planning. Kita harus melakukan serangkaian langkah agar seluruh kartu dapat masuk ke dalam FreeCell-nya.

Bermain FreeCell ibarat menjalankan sebuah bisnis di bagian transportasi dan penyimpanan. Di sini kita harus melihat secara menyeluruh kesemua barang (kartu) dan posisinya. Karena kartu-kartu ini tidak disusun secara LIFO maupun FIFO, maka kita perlu menstrukturkan penyimpanan kartu-kartu agar mudah dipindahkan. Kita melakukan skala prioritas mengenai kartu mana yang harus dipindahkan dan dibebaskan terlebih dahulu. Karena setiap pergerakan untuk memindahkan kartu akan memakan cost berupa biaya “penyimpanan” di gudang (kotak yang ada di sebelah kiri maupun “gudang” space yang ada di bagian bawah). Jika terlalu banyak memakan space, maka kita bisa kalah karena tak ada lagi kartu yang bisa dipindahkan.

Game FreeCell dapat dibilang gampang-gampang-susah. Selain menguji skala prioritas, game ini juga dapat mengukur seberapa jauh visi kita ke depan. Bagi orang yang hanya dapat berpikir 5-7 langkah ke depan seperti saya, persentase kemenangan hanya sekitar 85%. Mungkin jika orang seperti Shikamaru yang main maka persentase kemenangan bisa 100% 🙂 .

Advertisements