Who Am I Meant to Be? [psikotes]

Kemaren iseng ngikut psikotes di situsnya Oprah Winfrey. Judulnya “who am i meant to be?”. Entah yaa ini tes buat perempuan doang atau bisa juga buat cowo ganteng kayak gw. Soalnya di bagian pembukanya nyebutin buat istri / ibu-ibu. Eniwei, hasilnya sebagai berikut

http://www.oprah.com/spirit/Who-Am-I-Meant-to-Be

YOU ARE STRIVING TO BE KNOWLEDGEABLE
You are an intellectual: As a leader, you’re often ahead of your time. As an employee, you try to surpass the competence level of peers, even managers. Incisive and curious, you’re driven to deeply understand how things work. But that’s things, not people. Oh, your family and friends are important; it’s just that you don’t need to spend hours engaging with them. Social validation isn’t your goal—you’re secure enough in your cerebral pursuits.

What to watch out for: When you can’t find a way to be the expert, you may withdraw or simply withhold information, which can make you seem smug or arrogant. If you feel yourself retreating into your own world, seek a friend’s help to pull you back. Also balance your cerebral tendencies through physical activities like jogging, hiking, or dance.

Looking ahead: You discover who you are meant to be through accumulating insight and knowledge. So follow your curiosity. Are you drawn to learning Mandarin? Join-ing a philosophy society? Studying and practicing Buddhist meditation? Delving into the complexities of computer programming? Writing a historical book? Pursuits that place you near the leading edge of technology, science, psychology, academia, or business are good bets. But any situation that allows you to work independently with freedom to investigate and innovate will fuel your drive.

Berdasarkan hasil, maka job yang cocok katanya sbb:
http://www.oprah.com/money/Whats-the-Best-Career-for-You_2

Striving to be knowledgeable: Deep thinking and an inventive spirit help this type excel in fields like:
Biomedical Research
Computer Programming
Law
Education
Engineering
Management
Environmental Planning
Telecomunications

Poin-poin yang digarisbawahi:

  • Kalo gw jadi pemimpin, gw ketat sama jadwal. (iya gitu?)
  • Kalo jadi karyawan, gw suka bersaing. (hmm,, bersaing ngejar pertamax)
  • Rasa ingin tahu yang besar kepada benda, tidak kepada orang. (pantesan gw ga suka gosip)
  • Di situasi tertentu, gw bisa jadi sombong (astaghfirullah)
  • Kalau sudah masuk ke “dunia sendiri”, saya butuh teman untuk bisa kembali ke dunia nyata. (hoho,, help me ,pren! please….. 😀 )
  • Untuk menyeimbangkan diri, gw perlu joging, hiking, atau dance (yang terakhir ga deh 🙂 )
  • Ke depannya, gw harus bisa fokus & tau curiousity gw(hmm,, mungkin TI dan IT, atau gabungan keduanya. plus engineering & bisnis)
  • Bekerja secara independen dan punya kebebasan itu lebih pas

Pengaruh bentuk gelas pada volume penuangan minuman

Journal Review
Journal of Consumer Research
Bottoms Up! The Influence of Elongation on Pouring and Consumption Value
Brian Wansink
Koert Van Ittersum

Pengaruh dari bentuk benda pada persepsi (perasaan) manusia sudah diteliti secara luas. Contoh yang dihasilkan misalnya benda berbentuk segitiga dipersepsikan lebih luas dibanding benda berbentuk segiempat, benda berbentuk segiempat dipersepsikan lebih luas dibandingkan benda berbentuk lingkaran, dan benda yang elongated (diperpanjang) lebih besar dibanding benda yang less elongated. Padahal benda tersebut bervolume sama.

Raghubir dan Krisna menunjukkan bahwa elongasi berpengaruh positif pada persepsi mengenai kapasitas pada gelas. Mereka juga menunjukkan bahwa terjadi pengaruh pada volume penuangan minuman pada gelas karena orang berpersepsi bahwa gelas yang terelongasi memiliki volume lebih besar. Rasionalisasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa elongasi membuat ekspektasi pada volume lebih besar, dimana hal ini tidak disadari/dipengaruhi oleh pengalaman mengkonsumsi minuman.

Ada tiga penelitian yang dilakukan untuk menguji hal ini. Penelitian ingin mengetahui pengaruh elongasi pada penuangan minuman yang dilakukan oleh anak-anak, orang dewasa, dan bartender, serta bagaimana persepsi (perasaan) mereka tentang volume minuman yang dituangkan.

Study dilakukan dengan metode experimental design. Beberapa orang sesuai kriteria penelitian (anak-anak, dewasa, dan bartender) diminta untuk menuangkan minuman di gelas yang berbeda. Gelas pertama adalah gelas tinggi langsing (tall-slender), sedangkan gelas kedua adalah gelas pendek gemuk (shrot-wide), yang keduanya memiliki volume sama. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode ANOVA.

Hasil yang didapat ialah sebagai berikut:

Kesimpulan :

–          Studi membuktikan bahwa memang terjadi pengaruh baik pada anak-anak, orang dewasa, maupun bartender, walaupun bias-nya berbeda-beda.

–          Hal ini merupakan salah satu penerapan keilmuan psikologi dalam marketing. Dimana kita memanfaatkan persepsi konsumen tentang volume minuman dengan merekayasa bentuk gelas

–          Pengaruh yang dapat dimanfaatkan oleh produsen atau pedagang berdasarkan hasil studi ini ialah dapat membuat pelanggan lebih puas dengan merekayasa bentuk gelas menjadi tinggi-langsing.

TI 2251 – Psikologi Industri

01-pengantar-pi.pdf
02-persepsi.pdf
03-kepribadian.pdf
04-tabel-kompetensi-individu-vers01.doc
06-motivasi.pdf
07-dinamika-kelompok.pdf
07b-konflik.pdf
09-komunikasi.pdf
09b-teori-kepemimpinan.pdf
10-arti-kerja.ppt
10b-analisis-jabatan.ppt
12-seleksi.ppt
13-pelatihan.ppt
14-kesehatan-dan-keselamatan-kerja.ppt
15-kompetensi-model-spencer.ppt

dasar2-perilaku.pdf
01-msdm-bk.ppt (manajemen sdm berbasis kompetensi)
14-kesehatan-dan-keselamatan-kerja.ppt
human-error.ppt
safety.ppt

Psikologi Industri