Satu sisi, sisi satunya

Terlihat sebuah pengumuman di Tata Usaha TI:

Jadwal sidang Tugas Akhir mahasiswa:

Nama                         : Fulan

Jadwal sidang            : Jumat 16.00

Dosen penguji            : Dr. J

TTD,

Kaprodi TI

Satu sisi
Si Fulan melihat pengumuman. Terdiam cukup lama. Tegang bercampur semangat melihat hari dimana hidupnya akan berubah. Kemudian mencatat jadwalnya di agenda harian, kalender HP, google calendar, deelel.

Sisi satunya
Dr. J melihat pengumuman. Tak ada perasaan apa-apa. Kemudian meminta salah satu petugas TU untuk mengingatkannya kalau hari itu sudah tiba.

H-1 Sidang

Satu sisi
Fulan belajar dengan keras. Menghafal nama pembuat teori, kegunaan dari algoritma yang dipakai, menghafal daftar pustaka, teori-teori yang digunakan, metodologi penelitian, dll. Seluruh bagian TA ia pelajari dan hafalkan, bahkan sampai jenis font & spacing antar paragraf di tiap halaman. File ppt-nya ia desain se-artistik mungkin. Meminjam kemeja putih dan jas yang terlihat sangat elegan untuk dipakai besok, tak lupa dasi bercorak polkadot yang matching dengan kostumnya. “besok akan menjadi hari yang bersejarah bagiku”,pikirnya.

Sisi satunya
Dr. J sedang berada di ruang tengah bersama keluarga. Sang anak yang masih TK meminta kepada sang abi (Dr. J) untuk mengajak jalan-jalan sekeluarga camping weekend ini. Lalu rencana itu dibuat dan disepakati bahwa esok sorenya Dr. J sekeluarga akan berangkat bersama menuju Cisitugintung (anggaplah ini adalah nama tempat camping. Bukan nama daerah kos-kosan, bukan nama waduk, apalagi kolam buaya). Dr. J asik menyiapkan mobil dan perlengkapan liburan lainnya. Lupakah ia bahwa besok ada sidang yang akan ia uji?

Malam sebelum sidang Continue reading

Advertisements

Itikaf Bujang TI

IMG_0322

whehehe,, akhirnya jadi juga nih kumpul bujanggers TI 05. Setelah sekian lama ngerencanain adanya mabit bareng, ternyata baru sekarang bisa terealisasi (dasar ga konkrit 😀 ).

Dimulai dengan survei kesanggupan ikut itikaf, dimana 75% menyatakan kesanggupannya dan 25% abstein, alhamdulillah jadi juga dilaksanakan niat itikaf ini tanggal 24 September di Maskam Salman ITB.

Yah,, ditemani dengan laptop di depan masing2, di sela-sela ketatnya deadline laporan KP & PLO (alhamdulillah masih ada kesibukan positif selain nonton sinetron dan jalan-jalan ke Mall,,  ya ga pak Budi? 😛 ), dimulai lah itikaf yg qt rencanakan.

Walaupun mungkin ga bisa dibilang itikaf, dikarenakan beberapa hal berikut :

  1. tidak dilakukan di mesjid. tapi di sekre karisma yg berada di kompleks Mesjid Salman
  2. agenda tilawah & QL nya dikit banget. ngebuka pertemuan aja meski ngedenger tilawah dari syaikh lenovo. 😆
  3. 90% waktu digunakan di depan laptop ngerjain PLO & laporan KP. Dasar makhluk-makhluk kurang ajar 😈 . Mana sampe pagi masih belom selese pula.

Syukron atas kedatangan antum akh Surya, Wilaga, & Adhi. Moga our next meeting bisa lebih komplit lagi. Masih ada saudara2 qt yg belom sempat untuk dateng merasakan keindahan ini (sekitar 6 orang lagi yah). Masih banyak sebenarnya yg ana ingin sampaikan ke antum semua. Mungkin ga di pertemuan kali ini.

Moga jalinan ukhuwah dengan antum semua, yg ana anggap sebagai keluarga pertama yg anan temui di Bandung ini, terus dikuatkan oleh Allah SWT.