21; we don’t gamble, we count

black jack 21Andai gw ga kenal Gamais waktu kuliah atau andai saja semasa kecil dulu ga diajarin baca tafsir Quran ama mami-papi, mungkin saat ini awak lagi berada di Kepulauan Seribu –atau mungkin di Las Vegas 😛 – sedang duduk-duduk sambil menghadapi beberapa deret kartu tertutup. haha,,

___________________________

Salah satu hal yang membuat sebuah film menarik ialah kemiripannya dengan kejadian yang pernah kita alami, atau bahkan kemiripan karakter dari tokoh yang bermain di film itu. “21” misalnya, salah satu film yang baru saja awak tonton. Tokoh utamanya adalah seorang bernama Ben Campbell. Beliau (ceilah kata gantinya gak nahan :P) adalah seorang mahasiswa MIT (bukan Mbandung Institute of Technology, tapi Massachusetts Institute of Technology :)), berumur 21 tahun (gue juga masih 21 dan masih single lho 😳 << ga penting), suka dengan matematika wabil khusus probabilitas, dan menggunakan teknik itu ketika bermain kartu 8) .

Yeah,, sometimes i wonder, kenapa bermain kartu identik dengan judi?! Padahal seperti yang dikatakan Micky Rosa di film ini, “We are not gambling, we are counting cards“. Atau juga kutipan dari film The Hangover, “Gambling? Who said anything about gambling? It’s not gambling when you know you’re gonna win. Counting cards is a foolproof system.“. Jikalau judi itu mengadu nasib, benar-benar untung-untungan, maka bermain kartu tidak selamanya seperti itu. Dengan teknik probabilitas (dan sedikit penerapan ilmu psikologi), “nasib” ketika bermain kartu bisa dihitung dan “diarahkan” untuk memihak kita.

Okey, okey,, i will not gambling. Or playing cards in Las Vegas, Thousand Islands, or other casinos. There will be always a better way to get money and fun, right?! 8)

________________________________________

Buat tambahan aja, beberapa quotes yang menarik tentang film ini 🙂 :

  • BlackJack >> Salah satu jenis card game, disebut juga “twenty-one”. Juga frase yang diucapkan ketika mendapat nilai 21
  • Variable changes. >>Dalam sebuah permainan, nilai probabilitas kemenangan dapat “berubah”. Gamblers should know & used this for his advance
  • “Dazzling” life experience. >> jika punya experience yang bener-bener “dazzling”, kesempatan beasiswa terbuka lebar 🙂
  • Winner winner. Chicken dinner. >> entahlah maksudnya apa. Tapi biasanya awak makan malem pake ayam 😀
  • Judi itu haram -Rhoma Irama-
Advertisements

Trivia: 3 Idiots

Masih seputar film 3 Idiots. Baca juga tulisan sebelumnya [di sini] :mrgreen:

Aamir Khan (pemeran Rancho), adalah seorang yang berumur 44 tahun yang memerankan mahasiswa berumur 18-22 tahun. wew,,,

Lamanya ViruS menunggu seorang untuk diwariskan astronaut’s pen sama dengan lamanya rezim Soeharto 😀

Ingat dengan gedung paku tempat pertemuan Raju, Farhan, & Catur?


Ternyata gedung ini ada lho di ITB 🙂 .sebelah perpus pusat


Film 3 Idiots menjadi the Highest grossing Bollywood Films
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_highest-grossing_Bollywood_films

Cerita tentang astronaut’s pen sering dijadikan lawakan di berbagai kuliah manajemen. Cerita ini mengisahkan persaingan astronot NASA yang melakukan penelitian mahal untuk membuat space-pen vs kosmonot Rusia yang menggunakan pensil.

in the 1960s, NASA astronauts discovered that their pens did not work in zero gravity. So like good engineers, they went to work and designed a wonder pen. It worked upside down. It worked in vacuum. It worked in zero gravity. It even worked underwater! And it only cost a million dollars!

The crafty Russians used a pencil.

Cerita lengkapnya (versi NASA) ada di sini: http://www.thespacereview.com/article/613/1 atau http://www.sciam.com/article.cfm?chanID=sa004&articleID=9CF01C5C-E7F2-99DF-3EEFFCD06138AEC4

Beberapa quotes yang “menarik”

  • Chase exellence – success will follow (Baba Ranchoddas)
  • Life is a race. If you don’t run fast, you’ll be like a broken egg of the cuckoo bird (ViruS)
  • Two ways of topping exam: one is to get mark by yourself, or try reducing other’s marks (Silencer)
  • Give me some sunshine, give me some rain, give me another chance, I wanna grow up once again (Joy Lobo)
  • A for Apple, B for Ball, D for Donkey, L for Lucky
  • Oh Emperor, you are great. Accept our gift!
  • aal izz well = all is well
  • If your friends fails, you feel sad. But if your friends come first, you feel even more sad
  • Farhanitrate, Prerajulisation

Banyak tokoh, quotes, atau hal-hal menarik di film ini memiliki facebook fans page tersendiri. Bisa dicari lewat google. beberapa contohnya:

Ingat dengan adegan saat ngumpulin kertas ujian? itu pernah ada juga di (kalo ga salah) novel “Drop Out” . atau baca dimana gitu yah 🙄 lupa

Ternyata Hitler main film ini juga 😀

Masih ingat definisi “books” menurut Ranchoddas “Rancho” Shamaldas Chanchad? Coba kita tulis dengan standard penulisan APA (biar ga jadi kasus plagiat 😛 )

Instruments that record, analyse, summarize, organize, debate, and explain information. That are illustrative, non-llustrative, hardbound, paperback, jacketed and non-jacketed with forward introduction, table of contents, index that are indented for the englightnment, understanding, enrichment, enhancement and education  human brains of sense in root of vision… sometimes touch (Chanchad, 2009)

Sekarang masih ingat khan dengan definisi “Machine” menurut ucapan dari Chatur Ramalingam? Biar ga plagiat juga kita harus pakai netiket mengutip. Tapi sekarang pake standard penulisan yang lebih “modern” :mrgreen:

RT @Silencer: Sir, machines are any combination of bodies so connected that thier relative motions are constraint. And by which means force and motion maybe transmitted and modified as the screw in its nut or a lever range turnabout a fulcrum or a pulley by its pivot etc. esp a construction more or less complex consisting of a combination of moving parts or simple mechanical elements as wheels, levers, cams etc
2009 via 3Idiots

3 Idiots – how the engineer should be

Sekitar tahun 1960-an, disaat terjadinya perlombaan ruang angkasa, para astronot NASA menyadari bahwa pulpen yang mereka bawa tidak bisa digunakan. Lalu para ilmuan melakukan penelitian senilai 1.5juta dollar dan berhasil membuat “space-pen”. Pulpen ini dapat bekerja pada kondisi zero-gravity, menulis ke atas, ke bawah, menulis dari berbagai sudut dan juga temperatur. Sebuah inovasi yang luar biasa berguna.

Rancho [ask]: Kenapa NASA tidak menggunakan pensil? dengan begitu mereka tetap dapat menulis dan menghemat jutaan dollar?

3 Idiots, satu lagi film dari Bollywood yang sangat inspiratif. Menceritakan tentang kehidupan 3 sahabat di kampus teknik di India, semacem ITB nya India gitu.  Kalo dilihat sekilas *dicepet-cepetin ke tengah pake mplayer gitu* keliatan kaya’ film jadul, ga menarik, ga jelas gitu deh. Tapi begitu ngikutin ceritanya, wow,, it’s amazing. The best movie yang pernah awak tonton di tahun 2010, bahkan lebih bagus daripada Sang Pemimpi ataupun The Hurt Locker yang (entah konspirasi darimana) memenangkan banyak Oscar itu.

Berkisah tentang flashback tiga orang sahabat di kehidupan kuliahnya. Dengan tokoh utama bernama Rancho – what should i call it, “the true engineer”, serta dua teman sekamarnya Farhan & Raju. Ceritanya sie berkisar komedi, persahabatan, dan kehidupan, dengan tidak menghilangkan romantisme cinta & joged-joged khas Bollywood (ihiy prikitiw). Reviewnya bisa lah diliat di blog-blog lain yang udah banyak ngebahas ini. Tapi  ada hal lain yang bisa dilihat, yaitu dari view seorang engineer & dunia pendidikannya.

We all are studying engineering books, he applied it
-Farhan commented to Rancho when Rancho use his engineering skill-

Film ini banyak mengkritik sistem pendidikan yang masih belum baik (kalau tak mau dibilang ‘tidak baik’), terutama sistem pendidikan di institut teknologi. Ini poin utama yang membuat film ini menarik. Andai Indonesia banyak film begini, mungkin dalam 10 tahun sudah ga ada lagi tuh ketergantungan teknologi kepada asing. Harusnya ITB juga bikin film jenis gini, ga cuma film cinta. Yah,, film cinta juga ga papa sie kalo sekedar mengenang masa muda, tapi kalau bisa menekankan pada ‘teknologi’ & ‘pendidikan’nya khan bakal lebih banyak manfaatnya juga tuh, ya ga 🙂

Di film ini juga menceritakan tentang seorang “engineer sejati”, Rancho (atau di akhir film bernama Phunsukh Wangdu). Banyak inspirasi kehidupan yang bisa digali dari tokoh ini, terutama anda yang seorang engineer. Cerita tentang pulpen astronot di awal adalah salah satu adegan filosofis bagi Rancho dan seorang Dosen (atau rektor juga ya?). Dalam sambutannya kepada mahasiswa baru, sang dosen mengkisahkan tentang kehebatan sebuah space-pen yang dimilikinya, yang katanya akan ia wariskan jika ia menemukan seorang engineer yang “extraordinary”. Namun selama 32 tahun (sama dengan lamanya rezim Soeharto 😛 ) ia belum menemukan seorang untuk diberikan pulpen itu. Lalu setelah penjelasan sang dosen selesai, Rancho bertanya dengan memberikan usul yang sederhana, “why not use pencil in space?“. Sebuah anekdot yang belum bisa dijawab sang dosen pada saat itu. Sampai di akhir cerita di saat menjelang ujian terakhir, si dosen baru bisa memberikan jawabannya tentang potensi bahaya pensil di ruang angkasa dan diakhiri dengan memberikan space-pen itu pada Rancho. Cerita anekdot space-pen ini juga tersebar di berbagai situs dan kuliah marketing, lengkapnya coba cek [di sini].

Sepanjang film, dikisahkan juga ada tiga orang mahasiswa teknik yang mencoba bunuh diri karena masalah akademiknya. (Wew,, jangan coba-coba gan 😀 !). Ada yang stres karena bakal di-DO, salah jurusan, juga karena stres TA & bakal telat diwisuda (jadi inget lagunya koboy kampus). waduh, gawat bener dah gan,, jadi inget kejadian yang di NTU dulu,, moga-moga ane ga kepikiran deh buat bunuh diri 😈 atapiloh.

Masih banyak lagi hal yang menarik di film ini. Misalnya kisah Farhan, ahli fotografi yang “nyasar” di kampus teknik (hayoo ngaku yang merasa “salah jurusan”? :)). Kisah persaingan dengan si “sok pintar”, kisah menggunakan kemampuan engineer di kehidupan nyata, engineer yang berinovasi bukan robot yang membaca buku, dan lain sebagainya. Bisa ditonton sendiri :mrgreen: . Intinya film  ini  cocok banget ditonton buat para engineers wannabe, termasuk para dosen & orang-orang yang “nyasar” di kampus teknik. Film ini juga bisa nyemangatin para mahasiswa yang lagi stress TA lho 🙂

aal izz well

nb: baca juga Trivia 3 Idiots [di sini]

The Dreamers

Baru aja nonton Sang Pemimpi.  It’s really a damn good movie. Hampir sama seperti Laskar Pelangi, ada adegan yang membangkitkan kenangan masa lalu. Can’t hold my tears. (Love U Dad. I’m sorry for often dissappointing you and made you worry)

Eniwei, selamat buat Pak Arifin Panigoro yang mendapat gelar Honoris Causa dari ITB. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa ITB pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Sering-sering aja nih ada alumni ITB ngajakin nonton gratis. haha,, . Pertama kalinya awak nonton di bioskop sejak 5 tahun lalu. Biasanya ngedunlut pelm dari ril*eks XD.

.

Kita semua pasti pernah punya mimpi, setidaknya mimpi masa kecil kita. Teruslah berikhtiar mengejar mimpi, semoga Allah mewujudkannya.

Big things come from big dreams, big dreams come from big sleep
[dreamers. mm,,, actually sleepers]

Continue reading

Film Sang Murabbi

Alhamdulillah akhirnya bisa mendapatkan VCD original Film Sang Murabbi. Thx to shiro-dj yg jadi distributor VCD nya.

Tapi,, eh gimana cara nontonnya yak? Filenya ga bisa kebaca di laptop awak (tadinya). Hehe,, baru ngeliat ada VCD yg ga bisa dibajak. Andaikan semua VCD or DVD dibikin seperti ini, maka pembajakan dapat diberantas (walaupun resikonya rileks mungkin jadi sepi :mrgreen: ).

Sedikit pesan yg ada di cover CD nya :

Akankah dakwah ini kedepan dibangun dengan cara-cara yang tidak benar?

Menghalalkan pembajakan dengan mengatasnamakan amal shaleh?

Sesungguhnya tujuan yang baik, harus dibangun dengan cara-cara yang baik pula.

(ampun ustadz,,, 😀 . Serem betul yak pesan-pesannya. Gimana nih para pembajak & pendonlot rileks-ers?)

Alhamdulillah sekarang bisa nonton pelm nya. Thx to Adhi & milis PKS for the information. Cara nontonnya pake software VLC media player. Donlot installernya di sini :

http://vlc-media-player.en.softonic.com/download atau

http://free-en.softonic.com/windows/VLC_English.EXE

Stop Pembajakan! Beli yg asli! (padahal sekali-kalinya beli film asli juga baru sekarang 😀 )